Jellyfish Dalam Lensa

Josh Chen – Global Citizen

 

Liburan Lebaran 2011 yang beberapa bulan lalu kami sekeluarga lewatkan untuk mengunjungi Hong Kong. Kunjungan kali ini sebenarnya untuk “menebus” kekecewaan kami tahun 2010 pada waktu ke sana yang disambut tiga hari tiga malam hujan terus menerus. Hampir seluruh trip ke sana, kami tidak menikmatinya, termasuk gagal mengunjungi Ocean Park. Kali ini kami berhasil mengunjungi Ocean Park yang sangat menarik.

Salah satu yang untuk kami sangat menarik adalah melihat jellyfish di dalam aquarium raksasa di sana. Berbagai jenis jellyfish, dari yang besar, sedang, kecil – berbagai jenis jellyfish – nampak berenang-renang indah.

Mengutip dari Wikipedia: http://en.wikipedia.org/wiki/Jellyfish deskripsi tentang jellyfish adalah:

Jellyfish (also known as jellies or sea jellies or a stage of the life cycle of Medusozoa) are free-swimming members of the phylum Cnidaria. Medusa is another word for jellyfish, and refers to any free-swimming jellyfish life stages among animals in the phylum. Jellyfish have multiple morphologies that represent cnidarian classes including the Scyphozoa (over 200 species), Staurozoa (about 50 species), Cubozoa (about 20 species), and Hydrozoa (about 1000–1500 species that make jellyfish and many more that do not).

Jellyfish are found in every ocean, from the surface to the deep sea. Some hydrozoan jellyfish, or hydromedusae, inhabit freshwater; freshwater jellyfish are less than an inch (2.5 cm) in diameter, are colorless and do not sting. Large, often colorful, jellyfish are common in coastal zones worldwide. Jellyfish have roamed the seas for at least 500 million years, and possibly 700 million years or more, making them the oldest multi-organ animal.

In its broadest sense, the term jellyfish also generally refers to members of the phylum Ctenophora. Although not closely related to cnidarian jellyfish, ctenophores are also free-swimming planktonic carnivores, are generally transparent or translucent, and exist in shallow to deep portions of all the world’s oceans.

Alternative names for groups of jellyfish are scyphomedusae, stauromedusae, cubomedusae, and hydromedusae. These may relate to an entire order or class.

Yang saya jepret ini adalah dari keluarga Chrysaora. Saya kurang jelas apakah ini Chrysaroa quinquechirra (Atlantic sea nettle) atau saudaranya, yaitu Chrysaora fuscescens (Pacific sea nettle) yang sedikit lebih besar.

Masih mengutip Wikipedia:

Chrysaora quinquecirrha (known as the Atlantic sea nettle or East Coast sea nettle) is a species of jellyfish that inhabits Atlantic estuaries, such as the Chesapeake Bay. It is smaller than the Pacific sea nettle, and has more variable coloration, but is typically pale, pinkish or yellowish, often with radiating more deeply-colored stripes on the exumbrella, especially near the margin.

Chrysaora fuscescens (commonly known as the Pacific sea nettle or West Coast sea nettle) is a common free-floating scyphozoa that lives in the Pacific Ocean.

Sea nettles have a distinctive golden-brown bell with a reddish tint. The bell can grow to be larger than one meter (three feet) in diameter in the wild, though most are less than 50 cm across.

The long, spiraling, white oral arms and the 24 undulating maroon tentacles may trail behind as far as 3.6 to 4.6m (12 to 15 feet). For humans, its sting is often irritating, but rarely dangerous.

Chrysaora fuscescens has proven to be very popular for display at public aquariums due to their bright colors and relatively easy maintenance. It is possible to establish polyps and culture Chrysaora in captivity. When provided appropriate aquarium conditions, the medusae do well under captive conditions.

Dari keterangan yang saya baca penampakan kedua saudara dekat ini mirip sekali. Manapun itu, yang saya tahu pasti, mahluk ini indah sekali. Gerakan gemulai mereka di dalam air nampak magis dalam dunianya yang sunyi senyap di kedalaman samudera.

 

 

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

60 Comments to "Jellyfish Dalam Lensa"

  1. J C  7 April, 2013 at 11:26

    pak Bo Logiantara: terima kasih banyak untuk e-mail dan kesediaan Anda mampir di sini serta berkomentar. Saya memang senangnya setelah motret coba mencari apa yang saya jepret, supaya paling tidak ada sedikiiiiitttt info objek yang saya jepret…sekali lagi hartelijk bedankt…

  2. Bo Logiantara  6 April, 2013 at 17:13

    Ini seri pemotretan yang sangat bagus dan menarik. Tidak hanya motret tetapi juga dipelajari apa yang sedang dipotret. Semoga artikel ini mempengaruhi kami semua, jangan hanya motret tetapi terutama juga mempelajari apa yang dipotret. Jempol Josh.

  3. Juwii  27 January, 2012 at 04:27

    * tak jempoli…

  4. Lani  23 December, 2011 at 07:32

    AKI BUTO : yang ahli itu sak-benere dirimu……..semuanya dirangkep-kep…….msh aja dilempar ke aku……doh!

  5. J C  22 December, 2011 at 20:13

    Dewi Aichi: lho masih lanjut tho showercap Elnino… iya, iya, salam buat Gabriel…

    Mbak Adhe: matur nuwuuuuunnn…waduh gak tahu lho beracun atau tidak, yang pasti di dalam aquarium sih…hehehe…jadi tenang saja…

    Lani: ternyata selain ahli blekok, kowe ahli ubur-ubur yo…

  6. Lani  22 December, 2011 at 11:42

    53 ADHE : ubur2 ada yg beracun ada yg tdk…….spt yg didanau di PALAU……..tp jgn nanya jenisnya yg mana, dan apa heheheh…………klu itu balik tanya ke aki buto…….aki kita sbg kamus berjalan……….

  7. Lani  22 December, 2011 at 11:41

    AKI BUTO : dirimu yg mendpt pertanyaan dr ISK……ya dijawab duoooonk……..mosok dilempar ke aku seh? ndak adil ah buto……

    hayo jawab apa beda UNDUR2 DAN UBUR2???????………mungkin El-nano-nano ato prof. Pakem bs membantu tuh……..hehehe…….plg jawaban-e diblasuk-e……..

    nah, nek ndak bs trima syaratku……..ya ndak usah memfoto diriku hahahha…….geli campur kemekelen……….buto ndak berani pake thong buat renang dilaut……….whoaaaaaa

  8. Adhe  21 December, 2011 at 21:16

    JC…..ubur2nya cantik tapi penuh racun hihi….

  9. Dewi Aichi  21 December, 2011 at 21:00

    Estou no Brasil…eu Gabriel

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.