Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Oma & Cucu

Friday, 27 January 2012

Viewed 963 times, 2 times today | 47 Comments |

Silvia Utama – Bumi

 

Kisah di akhir pekan lalu

Anak saya yang bungsu (umur 5 tahun. Cowo) itu lagi seneng banget main Animal Kaiser. Suami dan saya membatasi dia hanya boleh main paling banyak main itu tiga kali di akhir pekan saja.

Si Bungsu:  “Oma, yuk kita pergi main Animal Kaiser.”

Oma: ”Kan kemarin sudah main. Oma ga punya duit lagi.”

Si Cikal (umur 8 tahun. Cewe) yang lagi baca buku di samping omanya lari ke lemari bukunya demikian pula si Bungsu. Dengan kompak mereka bawa celengan mereka menghampiri mama saya.

Si Cikal & si Bungsu: “Oma, ambil celengan kami. Supaya Oma jadi kaya dan punya duit banyak.”

Sang Oma ambil tissue dan menghapus airmatanya.

Kisah di Malam Imlek

Tahun ini karena kesehatan nenek dari pihak papa suami saya menurun dratis beberapa bulan ini, kami memutuskan untuk menghabiskan Imlek di tempat saja tidak pergi ke luar kota. Seperti biasa malam sebelum Imlek, kami semua menuju rumah neneknya suami ini untuk makan malam bersama dengan keluarga besar suami. Nah setelah makan malam sebelum kami pulang, anak-anak kami menerima angpao dari para paman suami saya dan juga dari papa mertua. Setelah mengucapkan terima kasih, si Bungsu menghampiri kakaknya sambil berbisik, “Ci, angpaonya kita kasihin ke Oma yuk, supaya Oma duitnya jadi banyak.” Kakaknya tanpa banyak bicara menjawab,”OK.”

Saya jadi terharu dan berkaca-kaca mendengar hal ini. Sampai di rumah saya memberitahukan hal ini ke mama dan mama saya juga berkaca-kaca.

 

Catatan:

Setelah papa saya meninggal mama memang saya ajak tinggal bersama saya.  Saya sangat bersyukur suami saya juga tulus mengasihi mama saya. Suami bilang,”Mama mu itu kasihnya tanpa pamrih sekali ya.”

Seperti kemarin ini saya sih malas banget pergi ke China Town dempet-dempetan sama banyak orang pas Imlek begini. Tapi mama saya itu menikmati banget suasana China Town sebelum Imlek dengan segala hiruk pikuknya dan melihat aneka pernak-pernik yang dijual di China Town. Suami ingat akan hal ini dan dia menjanjikan kepada mama saya untuk mengajak beliau di akhir pekan untuk ke China Town.  Dia juga menikmati hal tersebut. Jadi saya ikut deh ke China Town.

Saya bersyukur dengan segala kekurangan anak-anak saya, mereka juga tulus mengasihi mama saya. Mereka tahu mama saya sangat mengasihi mereka setulus hati.

Saya bersyukur untuk karuniaNya.

 

Share This Post

Posted by Friday, 27 January 2012 on 07:51.

Categories: Kehidupan. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

47 Responses to “Oma & Cucu”

Pages: [5] 4 3 2 1 »

  1. 47
    Swan Liong Be Says:

    @Alvina jawaban no.36: Mau koreksi sedikit Alvina, sorry baru baca postingnya.
    Tidak semua negara ada chinatownnya, misalnya diJerman pada umumnya tidak ada chinatown seperti dinegara lain, tapi adanya “Little Istanbul” hehehe….. Di Berlin “turkish town”nya besar sekali, diMunich daerah sekeliling Centralstation adalah daerah Turki, restaurant “Döner Kebab” berjejeran.
    Chinese community diMunich tersebar diseluruh kota , tidak terkonsentrasi seperti di kota² besar lainnya.
    Btw, Chinatown diMontreal juga tidak begitu besar ya, sedangkan Vancouver , hampir seluruh kota chinatown kan?!

  2. 46
    SU Says:

    Maaf banget ya terlambat banget balasin komen teman-teman semua. Lagi banyak komitmen

  3. 45
    SU Says:

    Linda: Hihihi iya ya….saya ini kan usianya sudah kepala 4, cuma masih suka pakai baju yang ada gambar Star Wars, Superman, dsb. Nah beberapa waktu yang lalu saya pakai jeans yang banyak robek-robeknya dan pakai jaket Star Wars. Terus ada teman saya yang usianya memang lebih muda dari saya baru kepala 3,” Jeans kamu banyak bener robek-robeknya.” Saya bilang,”Supaya kelihatan lebih muda.” Terus ada anak temen saya yang lain yang sudah kerja jadi pilot dan biasa panggil saya , “Kakak” yang sengaja ngisengin saya, “Tante.” Saya pura-pura marah dan bilang,” Kamu ga dengar ya tadi jawaban saya ke M saya sengaja pakai jeans robek2 dan jaket Staw Wars supaya kelihatan usianya masih diawal kepala 3 eh kamu malah kenceng2 manggil ‘Tante”.” Semua jadi tertawa-tawa Temen saya yang mamanya pilot ini memang menikah diusia muda. Cantik. Papanya juga cakep. Jadi anak2 mereka semua cakep2.

  4. 44
    SU Says:

    Hallo Ibu Nunuk. Semoga Ibu sekeluarga dalam keadaan sehat walaupun dengar kabar di Belanda lagi dingiiiiin banget hari-hari ini.

    Belum lama ini mama bilang ke saya,” Kamu kalau waktu mama sudah tiba jangan terlalu sedih ya. Kamu sudah kasih yang terbaik buat mama dan mama berterima kasih sekali. Mama mengerti kalau kamu suka ngirit2 buat diri sendiri untuk memberkati mama. Mama tahu kalau kamu rejekinya lebih besar pasti ga sungkan kasih mama lebih juga. Mama sudah senang dengan semuanya. Mama juga sudah lega suami kamu sayang dengan tulus sama. Terus yang rukun ya sama suami.”

    Jadi betul sekali apa yang Ibu tulis, mama memang tidak peduli seberapa remeh apa yang kami berikan tapi beliau menghargai. Buat saya ini juga anugerah. Karena Ibu saya juga menyaksikan sendiri ada ibu-ibu yang menuntut kepada anak-anaknya tanpa mau tahu apa kondisi anak-anak-nya tersebut. Ada orang tua yang memperlakukan anak-anaknya berbeda-beda.

    Anak Ibu juga sangat beruntung punya Ibu yang mengasihi tanpa pamrih sedemikian rupa.

    Ya semoga anak-anak kami bisa ambil hal2 yg baik dari suami & saya dan ga tiru yang kurang baik (Kami ini masih disempurnakan Bu….masih ada hal-hal yang kami juga masih belajar utk lebih baik lagi).

  5. 43
    SU Says:

    Alvina, betul ini yang saya sangat syukuri. Memang anak-anak itu seiring usia kesukaan nya berganti2 ya. Ini sekarang anak saya yang bungsu senengnya sudah berubah….bukan seneng main Animal Kaiser lagi tapi Digimon.

    Mama saya juga sering terharu karena mengerti betapa cucu2nya sangat mengasihi beliau. Mama suka cerita sama cicinya bagaimana cucu2nya sangat mengasihi mama. Cici nya mama bilang tidak heran cucu2nya mama mengasihi mama sampai sedemikan soalnya mama juga telaten banget sama cucu2nya.

    Anak2 saya kalau ke supermarket itu dan mama ga ikut bisa ingatkan saya untuk jangan lupa membelikan buah-buahan, snack atau es krim kesukaan mama.

    Saya tinggal di Asia

  6. 42
    SU Says:

    Oom ODB: Saya juga tidak sempat berjumpa dengan almarhum papa. Sebentar lagi hari Valentine….akan genap 7 tahun papa meninggalkan kami.

    Memang memiliki orang tua yang mengasihi anak2nya tanpa pamrih itu luar biasa sekali.

  7. 41
    SU Says:

    Lani, memang kadang kepolosan mereka memang bisa bikin kami orang2 dewasa tertawa geli.

Pages: [5] 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)