Pengalaman Tinggal di Cairo (10)

Titin Rahayu

 

Artikel sebelumnya:

Pengalaman Tinggal di Cairo (9)

Waduh !! Siapa yang mau ndorong mobil sejauh itu ?? Setelah berunding bersama kita memutuskan buat nunggu orang lewat, dan berusaha minta tolong buat mendapatkan bensin. Hari itu kita benar-benar beruntung karena gak lama kita menunggu, di kejauhan terlihat 2 pengendara sepeda motor, kita berusaha menghentikan mereka dan berusaha minta tolong buat jadi tukang ojek kita untuk mendapatkan bensin, ternyata mereka malah menawarkan bensin dari tanki sepeda mereka buat mobil kita, tentu saja kita tidak menolaknya. Sebagai tanda terimakasih kita ingin memberikan sejumlah uang buat mereka berdua tapi mereka menolaknya !! Duuuhhhh. . kita benar-benar berterimakasih kepada mereka berdua. Kalo gak ada mereka berdua kita semua pasti bermalam di tengah-tengah padang pasir, karena sepanjang jalan kita gak ketemu seorangpun di jalanan yang sepi itu.

Kali ini menyambung cerita yang lalu, biar foto-foto ini saja yang bicara.

Selamat menikmati pemandangan padang pasir serta oasenya yang cantik…

 

13 Comments to "Pengalaman Tinggal di Cairo (10)"

  1. Dewi Aichi  8 February, 2012 at 08:04

    TAON PIRO? melu-melu pak Han

  2. Handoko Widagdo  8 February, 2012 at 07:51

    JC kemarin Flores sekarang Middle East…TAON PIRA?

  3. nu2k  8 February, 2012 at 07:34

    Mbak Titiiiinnn, cerita oase di tengah gurun pasirnya kok ditelan timbun pasir ya… Jadi susah dibacanya… Alias tidak terlihat… Wouuuwww, bagusnya bukit-bukit hasil hembusan sang bayuuuu… Selamat menikmati..
    Kalau dimas JC ke gurun, tambah satu pesertanya ya….Ikutan……Salam en doe doei, nu2k

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.