Sebulan Yang Lalu

El Hida

 

Sebulan yang lalu, kau membawaku ke sebuah rumah berisi perasaanmu
Kau hidangi aku rindu yang mengkarat dari pelupuk mata bathinmu
Hingga aku tak ingin keluar lagi dan menjadikannya tempat tinggal

ya, itu sebulan lalu.

Sebulan yang lalu aku berkata padamu
Bahwa langit tak akan padam
Selama masih kau simpan musim-musim yang kutanam di hatimu

ya, itu sebulan yang lalu.

Sebulan yang lalu, kulukis pelangi dengan tinta hujan di matamu
Wajahmu begitu hening kulihat dari senja jendela kalbuku
Kau memelukku dengan sajaksajak yang kau tulis dalam kanvas jiwamu

ya, itu sebulan yang lalu.

Sebulan yang lalu, hari seakan malam purnama sepanjangnya
Saat wajahku yang kau pohonkan di hatimu
Mengakar dalam setiap nafas yang kau hela

ya, itu sebulan yang lalu

Sebulan yang lalu, kita reguk asmara demi asmara
Lalu mabuk di atas sejadah sunyi
Tadzkir-tadzkir kemarau kita basahi
Dan kerinduan yang langit senja itu
Kita sarungkan dalam mimpi

ya, itu sebulan yang lalu

Seabad yang akan datang, aku masih akan mencintamu
Dengan kata tak terkalamkan
Dengan lisan tak terlapadzkan

 

4 Comments to "Sebulan Yang Lalu"

  1. el hida  23 February, 2012 at 14:03

    xixi, sebulan yang lalu adalah saat kita memulai bercinta..

    terimakasih semuanya

  2. J C  20 February, 2012 at 09:34

    Sebulan yang lalu Tahun Baru Imlek…

  3. anoew  18 February, 2012 at 11:33

    Sebulan yang lalu dari sekarang berarti bulan Januari tanggal 18.

  4. Kornelya  18 February, 2012 at 11:12

    Dimanakah dia sekarang? Salam. Numero uno.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.