Sarapan Yuuukkk…

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO  BALTYRAER  YANG  BERBAHAGIA……

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Jujur, sebenarnya Dj. mau istirahat nulis, karena kadaan badan yang kurang sehat. Maaf, tapi bukan hal itu yang ingin Dj. ceritakan…..

Saat Dj. chatting dengan anak Dj. di Puertorico yang di Jawa Tengah, dia bilang selalu menanti oret-oretan Dj. Kemudian…. ada photo Dj. dan Susi yang Dj. pajang di FB tahun 2009, jadi sudah 2 tahun lebih dan juga hanya 1-2 komentar.

Dj. anggap normal, kan tidak setiap orang tengok FB orang lain. Tapi dalam bulan ini, entah ada malaikat dari mana yang lewat, kok tau-tau mbludak komentar, Dj. sungguh heran. Photo yang Dj. maksudkan.

Entah apa yang menarik dalam photo di atas, kok mendadak banyak sekali yang memberi komentar dan jempolnya….Olehnya Dj. sangat berterimakasih kepada anda semua yang telah memberi komentar, juga yang telah meninggalkan jempolnya.

Apa mungkin “orangen juice” nya yang menarik ya…???  Hahahahahahahaha….!!! Bahkan ada yang bertanya, ini dalam acara apa…??? Dalam acara apa…???  Dj. yang malah jadi bingung untuk menjawabnya…Karena ini hanya saat sarapan bersama dengan anak-anak dan cucu, seperti biasa, hampir setiap week end.

Kelihatan kan, wajah yang baru bangun, tapi sudah selesai mandi dan bau wangi…hahahahahaha….!!! Olehnya hari ini, tgl. 19 Ferbruari pagi, saat kami sarapan, timbul idee untuk mengucapkan terimakaksih kepada anda semua dengan
memperlihatkan apa yang kami makan pagi hari ini….

Cucu kami di David semalam tidur di tempat kami, hal ini sudah dia minta seminggu sebelumnya. Pagi sekali dia sudah bangun, mungkin kabiasaan bangun pagi, karena harus ke Kinder Garten. Akhirnya di pagi ini dia dan omanya sama-sama mengatur meja makan, sambil menunggu orang tuanya datang. Setelah semua siap dan orang tuanya datang, maka kami mulai dengan lagu-lagu pujian….Dan inilah sarapan kami hari ini…

Salmon asap, yang mana David menyebutnya ikan mati (Totefisch). Beberapa tahun lalu, saat dia pertama kali makan salmon asap, Dj. hanya bilang, itu ikan mati. Maka dia cerita ke ayahnya dengan bangga, dia telah makan ikan mati…. Hahahahahaha…!!!

Hanya 4 macam sosis lunak (yang juga bisa dioles diroti)

Sosis salami keras yang cukup pedas.

Telur setengah mateng, tidak ketinggalan.

Di meja yang satunya, ada bebarapa macam marmelade, juga keju keras dan lunak, juga madu dan sirup dari palm (Dj. menyebutnya kinco) ….

Kalau week end, brotchennya (roti kecil), keluar dari oven. Sedangkan hari biasa, malah dari toko….hahahahahahaha….

Kemarin sore, setelah kerja, Daniel juga pulang ke rumah, karena juga ingin lihat karnaval di Mainz.  Kakaknya sangat senang, karena memang sudah 1 bulan lebih Daniel tidak pulang…. Eva Dewi tidak bisa datang, karena dia ada beberapa temannya yang dari luar kota yang menginap di rumahnya. Mereka juga ingin melihat karnaval di Mainz…..

Jelas, setalah semua siap dan mengcap syukur, maka kami juga molai dengan proooost…!!!

Dj. hanya jepret apa yang ada di depan Dj. yang Susi telah bikinkan. Yaitu kesukaan Dj. brotchen dengan salmon asap dan ditaburi bawang merah di atasnya. Dua telur setengah matang, itu sudah lebih daripada cukup, (bohooooong….!!!!  hahahahaha….!!!)

Nah ini salah satu contoh telur natur produkt (bio) , yang mana lebih kecil dari yang biasanya dan sedikit sulit ngupas kulitnya hahahahahahahahaha….!!!

Okay…..Dj. rasa banyak sudah yang Dj. pamerkan… Maaf kalau bukan selera anda, karena Dj. tau, kalau di Indonesia, maka sarapan akan sangat meriah. Baik di hotel, apalagi kalau dirumah, pasti ada macam-macam makanan yang sangat menggiurkan. Seperti sotonya pak Lamiyun di Jalan Nias di Surabaya yang suangat uenak, atau rawon setan di jalan Embong Malang. Kalau di Bandung, jelas Linda bisa lebih tau, tapi kami pernah sarapan yang uenak di Rumah Makan “Pagoda” malah harus antri dan nunggu dimobil…. hahahahahaha….!!!

Di Semarang di Hotel Gumaya, juga sarapannya lengkap, ada bubur ayam dan kesukaan Dj. pecel dengan bermacam-macam sayuran dan juga lontong…

Di Ibis Hotel, malah ada yang juual jamu. Tapi di gang Lombok, makan 5 lumpia, juga kenyang… hahahahahahaha….!!! Di Puertorico di Jawa tengah, kata Krist  banyak sekali macamnya, dari pecel, tempe Mendoannya sampai semua jajanan pasar. Di Jogja, sarapan gudeg di rumah makan bu Ahmad di Mbarek atau di Bumbu Desa di jalan kartini…. hhhhmmm….!!!

Tidak tau apa yang mbak DA makan saat sarapan, apa bikin gudeg, atau makan pasta atau entah apa makanan orang Brazilia. Kalau sarapan di Hawaii, yu Lani makan  apa yu…??? Atau mungkin yu Lani malah tidak sarapan, agar bikininya tetap muat….??? Jadi penasaran, nanti di Bali, sarapan bersama mbak Kornelya…

Mudah-mudahan tidak kaget melihat Dj. makan yang buanyak….hahahahahahaha….!!! Kalau mas Iwan, pasti sudah mendengar dari adiknya yang pernah menengok kami di Mainz.

Okay, terimakasih untuk kesabaran anda semuanya….Mohon maaf bila banyak kata-kata yang tidak berkenan ya….
Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu bersabar menerima dan menayangkan oret-oretan Dj. Semoga Jaya selalu…!!!

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

Share This Post

Google1DeliciousDiggGoogleStumbleuponRedditTechnoratiYahooBloggerRSS

86 Comments to "Sarapan Yuuukkk…"

  1. Dj. 813  10 March, 2013 at 16:01

    Hallo Ikha…
    Terimakasih sudah mampir…
    Dj. yakin di Kudus atau Indonesia pada umumnya, banyak makanan enak.
    Itu sudah jelas…
    Apa sih makanan khas Kudus….???
    Kok Dj. belum tau….???
    Salammanis dari Maiinz.

  2. Ikha Ismawatie  10 March, 2013 at 15:36

    Klo ak, walaupun udah makan macam2 tp belum makan nasi tetep aja nyebutnya belum makan, maklum perut Jawa…hehehe
    Di Kudus juga banyak makanan enak lho pak Dj.

  3. Dj.  17 June, 2012 at 23:41

    as Bagong…
    Matur Nuwun mas….
    Lha kok malah jadi nambah, ada yang masih ingin beri komentar lagi…..
    Benar mas, Jaran Kepang modern juga sudah takut makan kalkun hidup… Hahahahahaha….!!!
    Salam sejahtera dari Mainz mas….

  4. Bagong Julianto  17 June, 2012 at 21:33

    KangMas Dj>>>

    Kosakata: mangan iwak wader mati; mangan iwak pitik mati, hehehe ini memang nalar yang Jawa banget….
    Siapa pula yang berani makan salmon hidup atau kalkun hidup……jaran kepang ‘po?!

    Suwun….
    Selalu sajikan kehangatan keluarga yang jadi berkat bagi banyak pembaca…..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *