Srikaya China di Depan Rumah

Handoko Widagdo – Solo

 

Halaman rumahku tidaklah luas. Hanya tersisa 1,5 X 11 meter saja. Maklum ini adalah rumah BTN. Saya berupaya memanfaatkan lahan halaman sempit ini untuk tanaman buah. Selain buah naga yang merambat di pohon juwet putih http://baltyra.com/2011/05/16/buah-naga-di-depan-rumah/, ada juga sebuah pohon srikaya.

Pohon srikaya ini adalah varietas srikaya dari China. Penampakan pohonnya tidaklah sesubur srikaya lokal. Daunnya cenderung lebih jarang.

Namun di setiap cabang tumbuh bunga. Bunga srikaya China lebih besar dibanding dengan srikaya lokal. Warna bunganya lebih putih dari srikaya lokal.

Buahnya mulus dan tidak mudah terserang hama.

Ukuran buahnya juga jauh lebih besar. Mata kulit buah lebih lebar dan bentuknya kurang simetris.

Berbeda dengan srikaya lokal, kulit buah srikaya China bisa terkelupas, terpisah dari daging buahnya. Daging buah srikaya China lebih tebal, sehingga kita tidak disibukkan dengan biji yang terlalu banyak. Dan…rasanya lebih manis.

Cara tanamnya? Mudah saja. Lempar bijinya di tanah, maka sebulan kemudian anak pohon srikaya akan muncul di halaman rumah Anda.

 

About Handoko Widagdo

Berasal dari Purwodadi, melanglang buana ke berpuluh negara. Dengan passion di bidang pendidikan, sekarang berkarya di lembaga yang sangat memerhatikan pendidikan Indonesia. Berkeluarga dan tinggal di Solo, kebahagiaannya beserta istri bertambah lengkap dengan 3 anak yang semuanya sudah menjelang dewasa.

My Facebook Arsip Artikel

87 Comments to "Srikaya China di Depan Rumah"

  1. Handoko Widagdo  5 March, 2012 at 13:59

    SU, ya daging buah srikaya dibuat selay. Seperti membuat selay dari buah-buah lainnya.

  2. SU  5 March, 2012 at 12:24

    Maksudnya mikir gimana sih bikin selai srikaya dari buah srikaya…..

  3. SU  5 March, 2012 at 12:24

    Komen Sasayu di no 81 koq saya juga ngalamin juga….

  4. Handoko Widagdo  3 March, 2012 at 08:43

    Elnino, jangan lupa biji srikayanya ditanam ya. Awas kalau lupa.

  5. Handoko Widagdo  29 February, 2012 at 17:29

    Maksud saya selay cap srikaya

  6. Handoko Widagdo  29 February, 2012 at 17:28

    Sasayu, ooo gitu ya ceritanya.

    Selay srikaya memang ada. Tapi ada juga selay can srikaya.

  7. Sasayu  29 February, 2012 at 17:25

    Ya bakal dibasmi karena si Mbah akan selalu bersin2 dan meriang setiap ada Srikaya . Dulu waktu masih kecil, aku selalu mikir gimana bikin selai srikaya, secara selai sama buahnya kan rasanya beda jauh, ternyata emg ga ada sangkut pautnyaa…kekekekek

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *