Apfel Kuchen

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER YANG BERBAHAGIA…..

Maafkan Dj., yang mana baru mau molai oret-oreta ini, Dj. mesti menahan tawa, karena ingat “swike ayam” nya Mei…Maaf Mei ya, bukan mau mentertawakan hasil karyamu, hanya sekedar lucu baca komentar yang begitu bervariasi.

Apalagi baca komentar dimas Josh Chen yang menulis….

J C Says:

Hahahaha…pak Djoko, swike babi, swike burung puyuh (Hennie punya) boleh-boleh saja lah, tukang masaknya mau kasih nama apa ya terserah yang masak sih… swike wirok, swike sapi, swike udang…semua boleh dah…

Hal ini yang Dj. tidak tahan harus tertawa, sampai keluar air mata……Kang Dinata…ini tertawa yang paling murah, tiidak perlu ke gedung theater. Nah ya, Dj. hanya melihat akan kekreativan Mei….Saluuut Mei…!!! Lain kali bikin soto kodok ya Mei….

Nah… emangnya sobat yang lain lebih pinter dari pada Mei…??? Dj. bisa jawab “ya” dan “tidak” , kita disini mau saling belajar. Jadi ya silahkan saja, mau bikin apa dan dikasi nama apa, yang jelas bisa bikin kita belajar tertawa kan…???

Well, sekarang Dj. mau bikin oret-oretan apa ya…???Mau cerita apa…. Kebanyakan tertawa, jadi lupa…hahahahaha…!!! O….ya…. (sambil menepuk telapak tangan ke dahi), karena Susi bikin kue apfel, maka Dj. akan pamer….

Tadi Dj. dikagetkan dengan adanya suara Mixer dari dapur….Hhhhmmmmm…. Dj. pikir……Susi pasti bikin kueh. Bingo…!!! Dj. lihat Susi sedang potong-potong apfel, selanjutnya bisa anda lihat sendiri….

Silahkan coba dan selamat menikmati…!!!

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa dan anda semua yang selalu bersabar membaca dan meninggalkan komentar. Kiranya TUHAN selalu menyertai kita semua dengan Berkat dan KasihNya.

Untuk dimas Josh Chen…. mas Iwan…..O…bu GuCan juga mau…??? Silahkan ambil, kalau kurang Dj. bikin lagi…Dj. bikinkan nasi goreng pete, silahkan coba. Ketagihan tidak ditanggung….hahahahahaha…!!!

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

139 Comments to "Apfel Kuchen"

  1. Dj.  19 March, 2012 at 23:18

    Benar yu, dia bilang, dia sering dipanggil bossnya, hanya untuk ngobrol, kalau selesai kerja. Malah diajak ke cafe.
    Daniel cerita, kalau dia tidak kuliah, dari sekolah kejuruannya saja. Kalau dia mau kerja disitu, dia akan langsung diterima. Tapi Dj. selalu ingatkan, agar selesaikan kuliahnya dulu, karena dengan atau tanpa diplom, maka gajinya juga lain. Jelas akan lebih banyak yang pakai diploma.
    Dia yang paling muda di tempat dia kerja dan banyak dapat sympati dari teman-teman kerjanya.
    Karena kalau dia kerja serius dan hasilnya juga bagus.
    Bahkan kaka-kakanya sering minta pendapatnya kalau menemui satu masalah.

    Mengenai anak-anak kami, jelas kami akan selalu beri perhatian dan menasehati, kalau ada yang tidak beres.
    Itulah mengapa mereka sedikit lain dari anak-anak di Jerman yang sepantaran mereka. Anak-anak kami masih mau dengar dan nurut. Walau mereka sudah punya apartment dan tinggal dirumah sendiri-sendiri, tapi kalau kami panggil, tidak ada yang pernah menolak. Tapi kamipun juga tidak mau terlalu mencampuri urusan mereka.
    Dewo sudah 35 tahun, Dewi 31 tahun dan Daniel 21 tahun.

  2. Lani  19 March, 2012 at 23:01

    MAS DJ : ya bukan ikut campur to, sbg ortu kan boleh sll mengingatkan……..krn klu sampai penyakit berdatangan, jg bikin repot semuanya……..tp ngomong2 bapaknya jg kdg bandellllllllll………nekad gitu, makan sak-wokeh2-e hahahha…..ampe sakit…….

    ya disyukuri saja ttg den bagus Daniel, dia untung…….pegawai part time, tp sdh dipercaya……boss nya mungkin memperhatikan cara kerja dia

  3. Dj.  19 March, 2012 at 22:57

    Benar yu, itu yang selalu Dj. katakan…
    Tapi dia sudah cukup dewasa, jadi Dj. juga tidak bisa banyak turut campur.
    Hanya kadang masih mengingatkan saja.
    Barusan kami bertiga ngumpul di cafe dikota.
    Dj. baru saja bayar rekening di Bank, bersama Dewo, taunya ketemu Dewi, selesai ngajar.
    Jadi kami sedikit banyak ngobrol di Cafe.
    Kadang kalau sedang ngobrol bertiga dengan anak-anak begitu, tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya.
    dulu datang sendiri ke Jerman, sekarang sudah ada Dewo dan Dewi.
    Daniel dapat tugas keluar kota dari tempat dia bekerja.
    Satu kagetan yang luar biasa, karena dia kan kerja sambilan, yang nr. 1 kan kuliahnya.
    Dia hanya kerja 3 jam / hari dan 3 hari / seminggu.
    Karena banyak ujian di Univ, maka bulan ini dia kerjanya sangat sedikit.
    Dia minta agar setelah ujian, dia boleh kekrja tambahan.
    taunya oleh bossnya dia malah dikirim ke Hamburg, bersama 2 teman kerjanya untuk membuka cabang dari perusahaan yang dia kerjakan di Hamburg.
    Dia sangat bangga, satu pengalaman yang baru, dimana dia dari perusahaannya dikirim begitu jauh dan tinggal di hotel. Dia cerita penuh semangat, karena teman-teman kerjanya yang 2 orang juga heran, kok Daniel sudah boleh ikutan. Karena dia kan bukan pekerja tetap, hanya sebagai tenaga tambahan saja.
    Nah ya, itu hokinya dia, walau hanya untuk beberapa hari saja.

  4. Lani  19 March, 2012 at 22:42

    MAS DJ : naaaaaaah, klu soal Dewi beda dunk…….soale ini menyangkut kesehatan! nanti klu kebablasen le mlendhung……banyak penyakit berdatangan, apalagi dia msh muda, jd hrs dijaga……..jd bukan hanya masalah penampilan, yg utama adl buat kesehatan dia………..

  5. Dj.  19 March, 2012 at 18:04

    Yu Lani….
    Hahahahahahahahahaha….!!!
    Bener yu, mau begini, nggak mau ya salah sendiri.
    Itu yang sering Dj. dengar dai Dewi, karena dia gemuk, suka Dj. bilangin, agar berusaha nurunin berat badan.
    Kalau gemuk mulu, nanti tidak ada yang mau.
    E…dia jawab, biar saja, mau begini, nggak mau yang tidak jadi masalah…. Hahahahahahaha….!!!
    Nah ya, namanya anak wedhok siji, kok yo karep e dewe….
    Suwun yu…

  6. Lani  19 March, 2012 at 14:32

    MAS DJ : hahahah……ndeso kluthuk……msh ingat dgn istilah itu to mas?????? ada lagi ndesit……ndeso puncrit gunung………aku jg ndak suka bermake up kok mas……adanya gini, ndak mau ya rugi dewe……….kkkkkkk…….pokok-e PD waelah……

  7. Dj.  15 March, 2012 at 16:22

    Hallo Yu…..
    Memang benar, Susi wong ndeso kluuthuk…
    Hahahahahahahahaha….!!!
    Kalau diundang pesta, kadang Dj. minta dia setidaknya pakai sedikit dan dia mau.
    Sampai rumah, langsung cuci muka lagi…. Dasar wong ndeso ya yu, soko gunung kidul, opo wetan…
    Hahahahahahahaha….!!!
    Selamat istirahat dan mimpi yang indah yu…

  8. Lani  15 March, 2012 at 13:43

    131 MAS DJ : wakakak……mosok mbakyu Susi wong ndeso???? aku yakin, semua itu pilihan…..ada yg suka make-up ada yg ndak suka…..ada yg suka sedikit saja……..nek semuanya sama dunia menyebalkan mas………makane berwarna warni

  9. Dj.  13 March, 2012 at 23:53

    Lani Says:
    March 13th, 2012 at 12:56

    MAS DJ : kok aneh men, yg tanding wong lanang hadiahnya kosmetik?????? wakakakak………apane sing meh dioles mas??? untung ada Dewi yg suka kosmetik, aku jg ora seneng kosmetik……ya ginilah, polosan wae
    ———————————————————

    Yu Lani…..
    Itu dia , tapi namanya hadiah , ya tidak ditolak.
    Kalau Dewi saat itu tidak mau, ya pasti kami kasikan orang lain….
    Benar, Susi juga begitu…
    Kadang suka Dj. paksa beli Lipstick, tapi kalau dia beli, ya hanya di lemari dan tidak dia pakai.
    Mungkin memang watak wong ndeso ya yu… Hahahahahahahaha….!!!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.