Orhiba – Olahraga Hidup Baru

Linda Cheang – Bandung

 

Salam kepada rekan Baltyrans semua.

Kembali saya menulis setelah beberapa waktu lamanya saya harus istirahat panjang gara-gara sakit. Seusai sakit itulah, saya melakukan kembali olah raga yang sebenranya sudah pernah saya temukan artikelnya sekitar 15 tahun lalu, tapi karena kemalasan saya, jadinya olah raga ini saya hentikan sampai akhirnya setelah sakit terakhir kali, saya sampai demam tinggi mencapai 41°C, sebagai akibat  dipicu dari penyakit  sinusitis yang timbul karena alergi, maka saya merasa perlu kembali melakukan gerak tubuh untuk menjadi sehat.

Saya mencari olah raga yang gratis, tidak harus menguras kocek saya dalam-salam karena harus bayar iuran untuk ke pusat kebugaran, mudah dilakukan karena gerakannya sederhana, berkahsiat, karena setelah melakukan olah raga tsb secata rutin, khasiatnya terasa sekali, kemudian olah raga itu  harus praktis, dalam arti saya tidak harus memerlukan alat-alat olah raga tertentu dan saya juga tidak memerlukan tempat khusus untuk melakukannya, seperti harus pergi ke pusat kebugaran, misalnya atau ke gunung mencari sungar berarus deras untuk arum jeram.

Maka, kembalilah saya mencari ORHIBA alias Olah Raga HIdup BAru, yang sebenarnya merupakan rangkaian gerakan senam sederhana digabung dengan pernapasan. Sekalipun gerakan-gerakannya sederhana, hanya terdiri dari 24 gerakan yang dilakukan sebanyak 24 kali hitungan setiap gerakannya, tetapi hasil yang saya dapatkan sangat luar biasa. Saya tidak harus keluar uang untuk membeli peralatan apapun, atau pakaian olah raga khusus. Saya juga tidak harus keluar dari rumah hanya untuk mencari tempat berolah raga. Teras kebun di belakang rumah menjadi tempat favorit saya melakukan ORHIBA ini apalagi dengan udara yang masih bersih, biasanya pagi hari atau sore hari sehabis turun hujan.

Paing asyik melakukan ORHIBA ketika di atas bukit atau lokasi pegunungan dengan udara yang bersih, namun lebih afdol lagi, jika bisa melakukan ORHIBA ini di pinggir pantai yang bersih dengan pemandangan laut yang indah, dan pakai bikini. Sayang sekali, saya tidak punya bikini yang kiwir-kiwir. Mungkin Yu Lani di Kona sana, mau coba olah raga ini sambil berbikini kiwir-kiwirI lengkap dengan  manik-manik yang panjang dna banyak, sehingga selesai ORHIBA, bisa berlanjut dengan latihan Tari Perut :D

Rekan-rekan Baltyrans bisa membaca tentang ORHIBA ini di link yang akan saya lampirkan di akhir artikel ini. Silakan dicetak sendiri untuk keterangan mengenai gerakan-gerakannya. Selanjutnya saya akan ceritakan mengenai hasil yang saya rasakan setelah rutin melakukan ORHIBA.

Sebelum saya jelaskan hasil dari ORHIBA, saya juga ingin bagikan rumus untuk hidup lebih sehat dan lebih langsing yaitu : kurangi 4G tambah 1G. Alias : kurangi Garam, Gula, Gajih (lemak), dan Gurih, tapi tambahkan Gerak alias rajinlah berolah raga. Ini gaya hidup yang lumayan afdol jika Anda, semua pembaca Baltyra ingin hidup lebih sehat dan jika Tuhan mengizinkan, Anda akan berumur panjang dan memperlambat pikun. Siapa tahu Oom Dj juga berminat mencoba gaya hidup ini? Daripada “menginap” di klinik, ya, toh, Oom? Hehe…

Hasil/Efek dari ORHIBA

Hasil yang saya rasakan setelah rutin melakukan ORHIBA, yang sudah pasti menyenangkan, karena saya menjadi lebih sehat dan yang bikin saya lebih senang, badan saya jadi lebih ramping, terutama ada penurunan besaran lingkar pinggang secara signifikan. Tapi hasil-hasil lainnya yang lebih menyenangkan lagi tentu saya bersedia bagikan pula karena ini akan jadi bahasan yang menarik terutama buat para cowok.

Bentuk tubuh selain jadi ramping juga otot-otot menjadi lebih berisi, tidak kalah dengan hasil boleh nge-gym, tapi yang asyiknya, otot-otot dada juga jadi berkembang sehingga membuat saya harus berpikir, sudah saatnya saya mengganti ukuran kap Elling bra saya dengan ukuran kap yang lebih besar dari ukuran yang sekarang saya pakai. Tentang Elling Bra, lihat tulisan saya sebelumnya  di Payudara dan Bra. Alhasil berkat ORHIBA, sekarang bentuk tubuh saya jadi atletis. Lengan jadi terlihat lebih indah, tungkai kaki juga lebih sedap dipandang dengan pinggang yang meramping dan otot –otot pinggul  serta bokong yang lebih baik, dan betis yang terlihat bagai padi bunting. Pokoknya kalau pakai baju yang pas badan, saya jadi pede. Tapi tolong jangan tanya saya, apa jadinya bila Buto JC rutin melakukan ORHIBA juga. Mungkin saja JC akan jadi lebih tinggi, lebih besar dengan otot-otot yang kekar, bisa menyaingi besarnya sosok Hulk, Si Buto Ijo……

Dari segi kesehatan, ORHIBA ini sangat membantu saya mengatasi nyeri haid ketika sakit bulanan itu datang. Bila sebelumnya saya selalu merasa tidak nyaman semasa haid tiba karena perut bawah dan panggul yang terasa sakit dan kadang membuat saya sampai berkeringat dingin menahan sakit, berkat ORHIBA, nyeri haid tsb hilang dan sayapun bisa tidur dengan nyenyak tanpa gangguan nyeri haid lagi. Lagipula, ada beberapa gerakan di ORHIBA ini yang manfaatnya lebih dahsyat daripada sekedar melakuakn Senam Kegel, untuk memperkuat otot-otot panggul dan organ-ornag intim. Siapa tahu Kang Anoew bisa membujuk Nyonya Anoew untuk bersama-sama ber-ORHIBA, dan setelah 4 minggu melakukan ORHIBA rution tiga kali seminggu, kegiatan intim-intim suami-istri bisa menghasilkan efek lebih dahsyat. Mau coba, Kang?  :D :D

Selain itu ada beberapa laporan dari pelaku ORHIBA lain yang menyatakan bahwa berkat ORHIBA secara teratur, gangguan kesehatan karena penyakit degeneratif seperti diabetes, stroke, serangan jantung, kolestrol, tekanan darah tinggi sampai asma, bisa diatasi lebih mudah. Tentu saya berharap dengan melakukan ORHIBA ini secara rutin, kelak saya bisa mengatasi sinusitis karena alergi, tanpa harus keluar uang banyak.

Tentu saja ada hal yang bikin saya jadi “susah” karena efek dari ORHIBA ini. Selain urusan bra tadi, jika saya ingin membeli kemeja baru, saya kesulitan mencari kemeja yang ukuran dadanya XL namun ukuran pinggangnya M. Jadi saya harus beli kemeja ukuran L yang ukuran Amerika, barulah kemeja itu bisa muat di tubuh saya. Kemudian jika mencari celana panjang jins baru, sampai detik ini saya masih belum bisa menemukan celana jins yang dijual di pasaran dengan ukuran pinggulnya misalnya berukuran 36, tapi yang ukuran pinggangnya 34. Ini artinya untuk pakaian, saya harus membuat secara customized, baru bisa pas dengan ukuran tubuh saya.

Baiklah, semenjak ada ORHIBA, saya tidak lagi punya alasan untuk malas berolah raga. Saya lakukan secara rutin tiga kali seminggu. Apalagi olah raga ini jika dilakukan sesuai petunjuknya dengan benar dan tidak terburu-buru, menghabiskan waktu pas 30 menit. Maka dengan tiga kali tigapuluh menit dalam seminggu, sudah cukup untuk membuat tubuh bugar ditambah gaya hidup yang sehat dengan dibantu rumus : kurangi 4G tambah 1G tadi.

Bagaimana? Apakah rekan-rekan sekalian berminat mencobanya?

PS: lebih lengkapnya untuk semua gerakan dan detail penjelasan bisa ke http://orhiba-baru.blogspot.com/

 

Salam sehat ORHIBA,

Linda Cheang

Awal Maret 2012

 

About Linda Cheang

Seorang perempuan biasa asal Bandung, suka menulis tentang tema apa saja, senang membaca, jalan-jalan, menjelajah dan makan-makan. Berlatar pendidikan sains, berminat pada fotografi, seni, budaya, sastra dan filsafat

My Facebook Arsip Artikel Website

31 Comments to "Orhiba – Olahraga Hidup Baru"

  1. Budi Rachmat  3 June, 2020 at 08:34

    ORHIBA – Olahraga Hidup Baru ini yg diajarkan alm ayah saya pada tahun 1970an.

    Hari ini, 2 Juni 2020, saya lakukan hanya dgn 5 hitungan tuk setiap gerakan, kurleb cuma 30 menit + 10 menit pemanasan dan 10 menit coolingdown. Klo dilakukan dgn benar, keringat udah bercucuran, mandi keringat…

    Olahraga yg ringan (tidak melelahkan/capek), tapi keringan bercucuran…

    Salam tuk semua…

    Budi Rachmat di Jakarta Pusat…

  2. sutikno imam  5 February, 2019 at 09:37

    Orhiba 24 gerakan 40 tahunan yang lalu pernah saya lakukan, selama sekitar 4 tahunan. kemudian tidak lagi melakukan diganti olah raga lain. Hasilnya saat itu meningkatkan phisik & psikis shg sangat menunjang kelancaran aktivitas lainnya. Sekarang ingat lagi orhiba dan buka internet. ternyata sekarang ada gerakan tunggal. saya ingin mencoba, hasilnya bagaimana ? mudah2an sama dengan yg 24 gerakan. saya dulu punya buku petunjuk yg 24 gerakan itu (sangat gamblang penjelasan setiap gerakan). saya kepingin mendapatkan buku itu lagi. jika ada yg masih punya bisa dikirimikan. sangat perlu.

  3. ariffani  12 October, 2013 at 20:55

    waahhh sepertinya boleh di coba,,melihatgambarnya kok seru…

  4. wayan adnyana  12 October, 2013 at 10:33

    umurku sekarang hampir 60 tahun. aku sudah lebih dari 10 (sepuluh) tahun melakukan orhiba setiap hari setiap pagi dan hasilnya luar biasa. karena aku sudah merasa “PD” dengan orhiba, akupun selalu melakukannya sendiri di belakang rumahku sampai aku divonis prostat oleh dokter dan disarankan utk operasi. pada suatu hari aku dengar di radio akan ada pelatihan orhiba bersama di taman kota. akupun ikut dan aku sadar selama ini ada gerakanku yang salah terutama kurang menggerakkan pinggul dan menegangkan badan. setelah latihan yang benar, prostatku sembuh total (tanpa operasi). selama ini aku tak pernah sakit kecuali prostat yang aku sebut di atas. Terima kasih, Tuhan telah memperkenalkan aku dengan orhiba.

  5. ngurah ama bagus  2 October, 2013 at 15:10

    Orhiba sdh saya kenal sejak kecil dan saya suka gerakannya yg 24 dan krn kesibukan saya sdh lama tdk melakukan gerakan tsb,,mulai hari ini saya mulai melakukannya.

  6. I Putu Suweta  2 April, 2013 at 23:40

    Salam hidup. Cintai dan kasihi dri sebagai ciptaan yang kramat>

  7. Benny  4 May, 2012 at 12:28

    Hi Lin,

    Saya dulu pernah diajari teman ber-orhiba. Terus terang hasilnya bagus. Badan jadi lebih sehat, rematik hilang n instink jadi lebih tajam. Memang yang saya kenal juga 24 gerakan, sedangkan yang berkembang sekarang yaitu gerakan tunggal. Hasil dari gerak tunggal juga terasa baik, tapi saya pribadi percaya kalo 24 gerakan akan lebih optimal. Namun 24 gerakan tsb memakan waktu lebih lama dan lebih sulit dilaksanakan. Gerak tunggal tsb selain sangat mudah dilaksanakan juga bisa mengatasi kemalasan berolah raga seperti saya. Saya kenal gerakan tunggal tsb dari internet dan telah mencobanya karena saya setelah 20 tahun absen ber-orhiba, maka saya agak lupa. Lin, kalo ga keberatan bisa tolong gambar 24 gerakan ukuran A4 atau folio di emailkan ke saya. Setahu saya dulu gambar aslinya ukurannya A4 atau folio. Dulu teman Amerika pernah beri saya fotokopi buku Orhiba dlm English, tapi blm sempat baca dihilangkan oleh teman lain; sdgkan teman yg memberi itu sdh pindah n kehilangan jejak. Thx berat ya sebelumnya. SALAM HIDUP n SEHAT.

  8. dodik  25 April, 2012 at 23:21

    MANUSIA adlh RAHASIA dari segala RAHASIA; BADAN adlh ciptaan AJAIB&KERAMAT.

  9. Linda Cheang  24 March, 2012 at 21:57

    Buat Jeng Surya, saya tidak tahu untuk ORHIBA yang hanya 1 gerakan, jadi saya tidak bisa menjawab pertanyaan Anda. Maaf, ya.

    Saya hanya bisa menduga, tentu hasilnya akan lain daripada ORHIBA yang saya jelaskan dari tulisan ini.

  10. Jeng Surya  24 March, 2012 at 06:04

    saata ini orhiba yang berkembang Orhiba satu gerakan, apa beda hasilnya? Saya kenal orhiba sejak kecil dan nama saya adalah nama pemberian Papi Tus Saerang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.