Tahiyat Waktu

El Hida

 

Berjalan di antara Aku
Lalu kelu saat kubuka pintu
Kita ternyata debu

Satu-satu kuhitung warnaMu
Sedikit-sedikit jatuh wajahku
Kian diriku tak punyai malu

Kuhampiri sebuah ketir dalam ruku’
Telanjangku menata masa terdahulu
Menanti hilang rasa tiada menentu

Dalam takbir yang menderu kalbu
Kutamatkan dengan tahiyat segala pilu
Dilipat dalam taslim-taslim merdu

Kini tinggal kurasa rindu
Mataku tuk segera mereguk temu
Engkau Yang Satu

Bila Kau tutup masaku
Khatamkan aku tiada ragu
Hingga kupeluk mesra Arrohiimu

Aku mohon, jangan Kau Cemburu
Izinkan aku menatap DzatMu
Dengan keteduhan penuh rayu

Rabb, adakah yang lebih indah dari mataMu
Adakah yang lebih sejuk dari kalamMU
Adakah yaa waduudu

Hanya Engkau Pelindungku
PadaMu jua ku mengadu
Dan tak bosan kupohonkan lagu kalbu

elhida
090312

 

9 Comments to "Tahiyat Waktu"

  1. J C  12 March, 2012 at 12:15

    Hhhhmmm…

  2. mariana diahsusilawaty  12 March, 2012 at 09:37

    waktuku kecil hidupku
    alangkah senang-senang di pangku di pangku di peluknya
    serta dinamakan kesayangan …
    hehehe jagi kana lagu TK
    siplah ma kasih

  3. Dj.  11 March, 2012 at 18:26

    Berjalan diantara paku.
    untuk menutup pintumu.
    Dada yang berdebu-debu

    Ku bingung dengan banyaknya namamu.
    Sedikit- sdikit kok nesu.
    Biarkan badai berlalu… lalu…???

    Salam,

  4. anoew  11 March, 2012 at 13:56

    Waktu aku beli duku
    Ketemu kamu
    Waktu aku beli mlinjo
    Ketemu Handoko
    Waktu aku makan kwaci
    Inget Lani

  5. Lani  11 March, 2012 at 12:49

    HAND : tersungkur???? emangnya kepleset kulit pisang to? wakakakak

  6. Handoko Widagdo  11 March, 2012 at 11:21

    tersungkur di kakiMu

  7. el hida  11 March, 2012 at 10:53

    second time

  8. James  11 March, 2012 at 10:33

    One Waktu

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.