Khas Semarang Peranakan (2): Angsio Hisit ala Pawon Peony

Peony – Serpong


Dear Sahabat Baltyra di manapun berada…

Semoga semuanya selalu dalam lindungan Tuhan YME ya…

Hari ini Peony lanjut dengan sajian khas Semarang Peranakan ala Pawon Peony berikutnya yaitu.. Angsio Hisit

Menu ini juga belum pernah Peony temui di luar Semarang.. jadi kalau sedang kangen ya Peony mesti masak sendiri ^-^

Yang perlu dipersiapkan…

  • 250 gr hisit (bisa juga pakai imitation hisit seperti Peony pergunakan kali ini)
  • 250 gr daging babi tanpa lemak (boleh diganti dengan daging ayam)
  • 500 gr daging dada ayam
  • 250 gr bawang bombay
  • 1 kg sawi putih ambil batangnya saja (sisihkan daunnya untuk menu selanjutnya)
  • 100 gr jamur hyoko kering, rendam sampai mekar, iris tipis
  • 2 ruas jahe (uk. 5cm)
  • 3 sdm kecap asin (bukan kecap ikan ya)
  • 8 sdm kecap manis
  • 12 sdm ‘mushroom soy sauce’
  • 1 sdt cuka hitam
  • 2 sdm tepung maizena, larutkan
  • minyak untuk menumis
  • garam dan merica secukupnya
  • air

Kemudian…

  • Iris semua bahan dengan ukuran serupa batang korek api.
  • Rebus hisit dengan sebagian irisan jahe, sampai hisit empuk.
  • Tumis potongan batang sawi putih sampai keluar air dan airnya mengering, sisihkan.
  • Tumis bawang Bombay + sisa irisan jahe hingga bawang layu dan matang, masukkan irisan daging, aduk-aduk hingga daging kaku, masukkan hisit, irisan jamur hyoko, kecap asin, merica, aduk-aduk, masukkan 800 ml air + kecap manis+ mushroom soy sauce, masak hingga mendidih, jika perlu tambahkan garam, kemudian masukkan larutan maizena, aduk-aduk hingga kuah agak mengental, beri 1 sdt cuka hitam.
  • Angsio Hisit siap disajikan.

 

Sedikit tips nih.. jika menggunakan imitation hisit, masukkan imitation hisit sesaat sebelum memasukkan larutan maizena biar imitation hisit (shark fin) tidak hancur.

Oh ya resep ini sebenernya sih udah pernah tayang di rumah tetangga jaman baheula, tapi mungkin ada juga Sahabat Baltyra yang belom membacanya khan..

Mudah kan bikinnya… ayo silakan dicobain siapa tau cocok dengan selera..

Selamat menikmati ya… Sampai jumpa diresep-resep khas Semarang peranakan berikutnya ya..

Selalu memasak dengan sepenuh hati, Peony…

Dear Redaksi Baltyra.com… terima kasih banyak ya.. juga buat Sahabat Baltyra, terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu membaca sajian ala Pawonku… Pawon Peony (http://pawonpeony.blogspot.com/)

 

36 Comments to "Khas Semarang Peranakan (2): Angsio Hisit ala Pawon Peony"

  1. Robert  13 March, 2019 at 13:26

    Sekalian buka di serpong.
    Nanti owe mampir Peoni

  2. Henny  30 March, 2012 at 18:03

    Wow …. akhirnya nemu juga Kangen banget sama masakan 1 ini … yang cuman ada kalo Imlek karena cuman nenek yang bisa masaknya Ga sabar mau cari bahan n cepet2 coba … Thanks Peony

  3. Peony  16 March, 2012 at 09:12

    Pak Handoko…. speechless deh saya

  4. Handoko Widagdo  16 March, 2012 at 07:26

    Peony saya kira respon Peony akan bilang: “Pak kalau ingan nenek, silahkan lihat foto saya Pak!”

  5. Peony  15 March, 2012 at 11:52

    Dear Pak Handoko, makasih ya udah mampir dan jg buat apresiasinya

    Pak, kalau teringat akan nenek yg suka memasak menu ini, silakan dicobain aja Pak resep ini

  6. Handoko Widagdo  15 March, 2012 at 09:22

    Peony ……. kejamnya dikau mengingatkanku akan nenekku yang suka masak seperti ini….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.