Tentang Negeri Samba (2): Brasil, Pais Alegria, Carnaval E Globeleza

Dewi Aichi – Brazil

 

Sekarang sudah menjelang akhir Februari, nuansa carnaval sudah ada di Sao Paulo  dan Rio de Janeiro . Setelah para orang tua diembat habis-habisan dengan kebutuhan (yang sebenarnya tidak penting), yaitu pesta akhir tahun dari Natal dan juga tahun baru.

Setelah tahun baru, adalah masa tahun ajaran baru anak sekolah yaitu masuk ke jenjang berikutnya ataupun pendaftaran anak-anak untuk masuk sekolah atau playgroup. Saya pernah menceritakan mengenai material escolar tahun lalu(http://baltyra.com/2011/03/07/material-escolar-2011/ ). Yang bagi orang tua tentu saja pengeluaran yang tidak sedikit.

Jadi begitulah, di Brasil, pada umumnya, pengeluaran dana besar-besaran dari Natal hingga bulan Februari. Tetapi dasar masyarakat Brasil ini memang gemar pesta pora, hidup boros. Yang menurut saya pribadi, Brasil adalah negara liberal geral, sangat meriah. Masyarakat  Brasil sendiri mengakui bahwa Brasil adalah “Pais mais alegria”, maksudnya Brasil adalah sebuah negara dimana masyarakatnya sangat ceria, meriah, pesta, pesta dan pesta.

Anak-anak sekolah libur sejak awal Desember hingga awal Februari. Panjang ya..eh maksud saya lama ya liburnya? Nah…baru masuk sekolah 2 Minggu-an, sudah libur lagi carnaval, libur seminggu. Kapan belajarnya ya? Tentu saja, acara pesta lagi.

Libur carnaval tahun ini dimulai dari 18 Februari yang jatuh pada hari Sabtu, hingga 22 Februari (Rabo Abu). Sabtu dan Minggu adalah jadwal desfile(pawai) carnaval untuk Sao Paulo. Sedangkan Senin dan Selasa adalah jadwal untuk Rio de Janeiro. Dilanjutkan dengan pekerjaan dewan juri yang akan menentukan sekolah samba mana yang akan memenangkan tahun ini. Setelah pesta carnaval, Rabu Abu biasanya suasana sepi, banyak warga masyarakat pergi ke gereja. Sebagian masyarakat juga ada yang masuk kerja setelah jam makan siang.

Kalau tidak pesta ya “viajar”.  Masyarakat Brasil itu, jika long weekend saja, sudah merencanakan viajar. Viajar artinya yaitu, meninggalkan rumah untuk beberapa hari, keluar kota, liburan. Kalimat”vou viajar” yang artinya saya akan berlibur sekian hari, atau kalimat tanya “vai viajar?”, yang artinya anda akan berlibur  adalah sangat umum terdengar.

Gambar-gambar yang terpasang di sini adalah Aline Prado, wanita simbol globeleza tahun 2012, adalah masih wanita yang tahun lalu menjadi simbol globeleza,. Dengan musik yang sangat menjiwai carnaval seluruh Brasil yaitu “La’ Vou Eu, La’ Vou Eu”, dipakai untuk mengiringi Aline Prado dalam tarian samba Globeleza, yang ditayang semenjak carnaval akan diselenggarakan.

Brasil juga terkenal masyarakatnya yang gemar sekali dengan pantai.  Jika sudah panas sedikit saja, pantai-pantai akan penuh. Apalagi sekarang ini, yang sangat terkenal adalah pantai Copacabana. Jangan harap bisa mendapatkan penginapan yang layak sampai libur carnaval akhir Februari ini. Tayangan dalam TV Globo kemarin tentang pantai Copacabana yang sudah penuh manusia setiap harinya. Apa ngga kerja mereka ya?

Pemandangan di pantai di Brasil sangat jauh berbeda dengan di Indonesia. Masyarakat Brasil khususnya wanita, gemar sekali berjemur dengan memakai cream yang bisa mempercepat kulit berubah warna menjadi bronze. Selain itu, pemandangan di pantai yang banyak sekali pemain surfing, baik itu wanita maupun pria.

Kedua foto di atas saya ambil dari sebuah situs berita, yang menampilkan suasana pantai Copacabana pada hari Sabtu, 18 Februari 2012.

Liburan kali inipun masih seperti biasanya, macet macet dan macet bagi siapapun yang akan meninggalkan kota São Paulo. Hanya Sambodromo (lokasi untuk defile carnaval), yang saat ini sedang menjadi pusat perhatian. Selain tempat itu, sepi. Seperti saya sekeluarga yang carnaval kali ini memilih untuk beristirahat di rumah.

Tahun lalu http://baltyra.com/2011/04/04/mereka-carnaval-kami-pilih-ke-hutan/

Malam tahun baru lebih parah, pantai juga menjadi sasaran pesta kembang api. Masyarakat yang akan melewatkan malam tahun baru di pantai, biasanya tidur seadanya di pantai, bawa alas untuk sekedar merebahkan. Karena jika menjelang tahun baru, jangan harap bisa menyaksikan pesta kembang api di pantai. Dari rumah saya ke pantai yang paling dekat sekitar 1 jam perjalanan normal. Tetapi jika tahun baru, bisa ditempuh 8 hingga 12 jam. Saking antrinya mobil-mobil masuk ke arah yang sama.

Dalam suasana penuh manusia tersebut, bisa dibayangkan, apapun yang diinginkan secara urgen tidak akan bisa. Misalnya mau ke toilet, antri bisa 2 jam. Mau beli sarapan, makanan atau minuman, juga antriannya lama sekali. Tetapi meski demikian, banyak yang tidak menghiraukan kesulitan tersebut. Yang penting pesta dan meriah.

Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis tentang Brasil dan masyarakatnya.

Ikut carnaval yuk….! http://baltyra.com/2010/02/18/brazil-carnaval-2010/

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona. Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

49 Comments to "Tentang Negeri Samba (2): Brasil, Pais Alegria, Carnaval E Globeleza"

  1. Dewi Aichi  14 February, 2013 at 08:00

    pak Handoko…..buanyaaakkkkkkkk ..buanyak banget…tapi pede lho pamer lemak ha ha..

  2. Handoko Widagdo  14 February, 2013 at 07:48

    Tapi mengapa banyak perempuan Brazil yang sekarang gendhut-gendhut?

  3. Dewi Aichi  17 March, 2012 at 10:30

    Lani…halah njur piye…mau ke Brasil untuk di lukis?

  4. Lani  17 March, 2012 at 07:18

    DA : pertanyaanku belon dijawab…….sanggupkah dikau mencarikan body painter buatku????? tenan iki, aku ingin bs dilukis…….mumpung durung ngglembrehhhhhhhh koyok wewe…..wakakakak

  5. Dewi Aichi  17 March, 2012 at 02:21

    Anoew..ha ha…jaman SD itu nonton film Erick Estrada …….ya memang banyak kulit warna seperti Aline ato Rihanna, cantik cantik….dan memang di carnaval juga ada yang kulit putih..banyakkkkkk…..

  6. anoew  16 March, 2012 at 23:18

    Wik, yang kulite item malah jadi favorit? Waaah…, sama eric estrada (dulu main film chips) item mana? Lha trus apa mereka memang item-item gt? Yang putih bening pada kemana?

  7. Dewi Aichi  16 March, 2012 at 21:36

    Silvia…..begitulah saya saat dijadikan duta carnaval he he he…

  8. SU  16 March, 2012 at 21:22

    Wuih beneran super keren tuh body tanpa permak…….Suit, suit

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.