Wednesday, 14 March 2012
Dewi Aichi – Brazil
Sekarang sudah menjelang akhir Februari, nuansa carnaval sudah ada di Sao Paulo dan Rio de Janeiro . Setelah para orang tua diembat habis-habisan dengan kebutuhan (yang sebenarnya tidak penting), yaitu pesta akhir tahun dari Natal dan juga tahun baru.
Setelah tahun baru, adalah masa tahun ajaran baru anak sekolah yaitu masuk ke jenjang berikutnya ataupun pendaftaran anak-anak untuk masuk sekolah atau playgroup. Saya pernah menceritakan mengenai material escolar tahun lalu(http://baltyra.com/2011/03/07/material-escolar-2011/ ). Yang bagi orang tua tentu saja pengeluaran yang tidak sedikit.
Jadi begitulah, di Brasil, pada umumnya, pengeluaran dana besar-besaran dari Natal hingga bulan Februari. Tetapi dasar masyarakat Brasil ini memang gemar pesta pora, hidup boros. Yang menurut saya pribadi, Brasil adalah negara liberal geral, sangat meriah. Masyarakat Brasil sendiri mengakui bahwa Brasil adalah “Pais mais alegria”, maksudnya Brasil adalah sebuah negara dimana masyarakatnya sangat ceria, meriah, pesta, pesta dan pesta.
Anak-anak sekolah libur sejak awal Desember hingga awal Februari. Panjang ya..eh maksud saya lama ya liburnya? Nah…baru masuk sekolah 2 Minggu-an, sudah libur lagi carnaval, libur seminggu. Kapan belajarnya ya? Tentu saja, acara pesta lagi.
Libur carnaval tahun ini dimulai dari 18 Februari yang jatuh pada hari Sabtu, hingga 22 Februari (Rabo Abu). Sabtu dan Minggu adalah jadwal desfile(pawai) carnaval untuk Sao Paulo. Sedangkan Senin dan Selasa adalah jadwal untuk Rio de Janeiro. Dilanjutkan dengan pekerjaan dewan juri yang akan menentukan sekolah samba mana yang akan memenangkan tahun ini. Setelah pesta carnaval, Rabu Abu biasanya suasana sepi, banyak warga masyarakat pergi ke gereja. Sebagian masyarakat juga ada yang masuk kerja setelah jam makan siang.
Kalau tidak pesta ya “viajar”. Masyarakat Brasil itu, jika long weekend saja, sudah merencanakan viajar. Viajar artinya yaitu, meninggalkan rumah untuk beberapa hari, keluar kota, liburan. Kalimat”vou viajar” yang artinya saya akan berlibur sekian hari, atau kalimat tanya “vai viajar?”, yang artinya anda akan berlibur adalah sangat umum terdengar.
Gambar-gambar yang terpasang di sini adalah Aline Prado, wanita simbol globeleza tahun 2012, adalah masih wanita yang tahun lalu menjadi simbol globeleza,. Dengan musik yang sangat menjiwai carnaval seluruh Brasil yaitu “La’ Vou Eu, La’ Vou Eu”, dipakai untuk mengiringi Aline Prado dalam tarian samba Globeleza, yang ditayang semenjak carnaval akan diselenggarakan.
Brasil juga terkenal masyarakatnya yang gemar sekali dengan pantai. Jika sudah panas sedikit saja, pantai-pantai akan penuh. Apalagi sekarang ini, yang sangat terkenal adalah pantai Copacabana. Jangan harap bisa mendapatkan penginapan yang layak sampai libur carnaval akhir Februari ini. Tayangan dalam TV Globo kemarin tentang pantai Copacabana yang sudah penuh manusia setiap harinya. Apa ngga kerja mereka ya?
Pemandangan di pantai di Brasil sangat jauh berbeda dengan di Indonesia. Masyarakat Brasil khususnya wanita, gemar sekali berjemur dengan memakai cream yang bisa mempercepat kulit berubah warna menjadi bronze. Selain itu, pemandangan di pantai yang banyak sekali pemain surfing, baik itu wanita maupun pria.
Kedua foto di atas saya ambil dari sebuah situs berita, yang menampilkan suasana pantai Copacabana pada hari Sabtu, 18 Februari 2012.
Liburan kali inipun masih seperti biasanya, macet macet dan macet bagi siapapun yang akan meninggalkan kota São Paulo. Hanya Sambodromo (lokasi untuk defile carnaval), yang saat ini sedang menjadi pusat perhatian. Selain tempat itu, sepi. Seperti saya sekeluarga yang carnaval kali ini memilih untuk beristirahat di rumah.
Tahun lalu http://baltyra.com/2011/04/04/mereka-carnaval-kami-pilih-ke-hutan/
Malam tahun baru lebih parah, pantai juga menjadi sasaran pesta kembang api. Masyarakat yang akan melewatkan malam tahun baru di pantai, biasanya tidur seadanya di pantai, bawa alas untuk sekedar merebahkan. Karena jika menjelang tahun baru, jangan harap bisa menyaksikan pesta kembang api di pantai. Dari rumah saya ke pantai yang paling dekat sekitar 1 jam perjalanan normal. Tetapi jika tahun baru, bisa ditempuh 8 hingga 12 jam. Saking antrinya mobil-mobil masuk ke arah yang sama.
Dalam suasana penuh manusia tersebut, bisa dibayangkan, apapun yang diinginkan secara urgen tidak akan bisa. Misalnya mau ke toilet, antri bisa 2 jam. Mau beli sarapan, makanan atau minuman, juga antriannya lama sekali. Tetapi meski demikian, banyak yang tidak menghiraukan kesulitan tersebut. Yang penting pesta dan meriah.
Tulisan ini adalah pandangan pribadi penulis tentang Brasil dan masyarakatnya.
Ikut carnaval yuk….! http://baltyra.com/2010/02/18/brazil-carnaval-2010/
February 14th, 2013 at 08:00
pak Handoko…..buanyaaakkkkkkkk ..buanyak banget…tapi pede lho pamer lemak ha ha..
February 14th, 2013 at 07:48
Tapi mengapa banyak perempuan Brazil yang sekarang gendhut-gendhut?
March 17th, 2012 at 10:30
Lani…halah njur piye…mau ke Brasil untuk di lukis?
March 17th, 2012 at 07:18
DA : pertanyaanku belon dijawab…….sanggupkah dikau mencarikan body painter buatku????? tenan iki, aku ingin bs dilukis…….mumpung durung ngglembrehhhhhhhh koyok wewe…..wakakakak
March 17th, 2012 at 02:21
Anoew..ha ha…jaman SD itu nonton film Erick Estrada …….ya memang banyak kulit warna seperti Aline ato Rihanna, cantik cantik….dan memang di carnaval juga ada yang kulit putih..banyakkkkkk…..
March 16th, 2012 at 23:18
Wik, yang kulite item malah jadi favorit? Waaah…, sama eric estrada (dulu main film chips) item mana? Lha trus apa mereka memang item-item gt? Yang putih bening pada kemana?
March 16th, 2012 at 21:36
Silvia…..begitulah saya saat dijadikan duta carnaval he he he…
March 16th, 2012 at 21:22
Wuih beneran super keren tuh body tanpa permak…….Suit, suit
March 16th, 2012 at 20:12
Meita..wooo…weekend juga kumat yo? Seharusnya kanan pake high heels, kiri pake sepatu ket…nginang…sambil bawa tablet ….kuno modern gitu….kombinasi yang passs