Monday, 19 March 2012
Peony – Serpong
Dear Sahabat Baltyra di manapun berada…
Semoga semuanya selalu dalam lindungan Tuhan YME ya…
Melanjutkan sharing Peony untuk menu-menu istimewa khas Semarang Peranakan, kali ini Peony mau sajikan salah satu camilan favoritku… Siomay... tentu nya ala Pawon Peony…
Langsung aja yukkk… siapkan…
1) 250 gr udang cincang
2) 250 gr daging paha ayam cincang
3) 75 gr bengkuang, potong dadu kecil
4) 150 gr jamur kuping segar, cincang kasar
5) 50 gr wortel, potong dadu kecil
6) 2 batang daun bawang, iris tipis-tipis
7) 100 gr tepung sagu tani
8) 5 sdm gula pasir
9) 1 sdm garam (sesuai selera, bisa dikurangi)
10) 1 sdm kecap ikan
11) 4 sdm minyak wijen
12) 1 butir telur ayam, kocok lepas
13) 2 sdm angciu (boleh tidak dipakai)
14) 5 sdm parutan wortel
15) ±25 lembar kulit pangsit/siomay siap pakai
Kemudian…
•Campur semua bahan (No. 1-13), aduk-aduk hingga rata.
•Panaskan kukusan (steamer), bungkus tutupnya dengan kain bersih (biar uap air-nya tidak menetes ke makanan yang dikukus).
•Bentuk siomay: 1 sendok adonan isi siomay diletakkan ditengah-tengah 1 lembar kulit, bungkus menyerupai pundi uang, beri sejumput parutan wortel. Lakukan sampai seluruh adonan habis.
•Susun siomay dalam kukusan, kukus hingga siomay matang.
•Siap disajikan dengan ’sambal bangkok’.
OK, seperti biasa dan selalu, menu ala Pawon Peony, guampangggg dan praktis… dan tentunya… uenakkk lho.. jadi.. selamat mencoba ya.. semoga cocok dengan selera.
Ohya resep ini sebenernya sih udah pernah tayang di rumah tetangga jaman baheula, tapi mungkin ada juga Sahabat Baltyra yang belom membacanya khan..
Selalu memasak dengan sepenuh hati, Peony…Dear Redaksi Baltyra.com… terima kasih banyak ya.. juga buat Sahabat Baltyra, terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu membaca sajian ala Pawonku… Pawon Peony (http://pawonpeony.blogspot.com/)
March 21st, 2012 at 08:17
Dear Ci Lani… iya Ci… apapun “lakon” hidup yang sedang kita jalani sekarang memang harus kita nikmati…. biar berasa lebih enteng buat ngejalaninya…
take care Cici
March 21st, 2012 at 08:14
Dear Mawar, terima kasih ya sudah mampir dan juga buat apresiasinya
kalau aku bikin seringnya daging ayamnya kucampur dengan daging babi, tapi dikasih daging ikan pasti enak juga ya
met nyobain siomay versiku ya… salam masak juga
March 21st, 2012 at 04:57
PEO : perjalanan hidupku banyak berubah, salah satunya hobby masakku jd telantar, krn kesibukan yg aujubillah…….ke-ponthal2….kerja lari sana sini….oleh krn nya baru masuk dapur…….hehehe dapur lagi yg dibicarakan……sekalian masak yg macam2 dan disimpan di freezer……..
tp kdg badan udah mo ambrollllllll…….jd ya tepar menggeletak dikasur……capaiiiiii banget……tp aku nikmati saja…..nek dipikiri banget2 malah stress……….
March 21st, 2012 at 00:51
Peony : terima kasih ya sudah berbagi resepnya disini. Kalau lagi rajin saya juga suka bikin, biasanya saya tambahkan dengan sedikit daging ikan dan bikin yang banyak sekaligus jadi bisa di simpan di freezer. Ingin coba resep versimu . Salam masak !!
March 20th, 2012 at 15:40
Sama-sama Hennie
selamat mencoba ya..
March 20th, 2012 at 15:19
Oh benar juga ya. Terima kasih sekali lagi penjelasannya, Peony.
March 20th, 2012 at 15:00
Hennie, kulit siomay nya tidak perlu diberi perekat tambahan karena isian nya kan sudah mengandung telur, jadi sudah melekat sendiri, tinggal tekan-tekan saja kulitnya perlahan.
Terima kasih juga Hennie.
March 20th, 2012 at 14:55
Peony, merekatkan kulit siomaynya pakai telur atau air? Makasih ya.