Maya dan Nyata (1)

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER YANG BERBAHAGIA…..

Perkenankan kali ini Dj. sedikit menceritakan tentang “Persahabatan” di dunia maya dan nyata. Mungkin oret-oretan ini sedikit lain dari yang sudah-sudah, semoga juga berkenan di hati anda semuanya.

Mengingat, kata “ PERSAHABATAN “ yang sungguh dalam artinya untuk Dj. pasti juga untuk anda semuanya. Seorang sahabat, jelas lebih dari sekedar seorang teman. Seorang sahabat bisa lebih dekat dan relax saat berbicara dalam pergaulan, karena sudah sedikit saling mengerti.

Seorang sahabat, bahkan bisa berbicara yang mana “mungkin” untuk orang lain sedikit konyol, tapi bisa ditanggapi dengan senyuman dan tidak dimasukan dalam hati. Orang Semarang, bisa misuh dengan kata “ Kakek ane” atau di Surabaya dengan kata “Diamput” atau di Ambon orang bisa berkata “Cukimai”, nah kata-kata ini sudah menjadi kata-kata persahabatan.

Lebih berani dari sekedar seorang teman, yang masih ada jarak dan sifat yang saling berhati-hati. Bersahabatpun, juga perlu ada jarak, walau mungkin hampir tidak kelihatan, karena kalau tidak, seorang sahabat, bisa jadi musuh bebuyutan….

Seorang sahabat dari dunia maya, yang saat bertemu, juga bisa seperti anak kembar… Hahahahaha…!!!

Dalam beberapa minggu ini, banyak sekali ingatan tentang kejadian, demi kejadian yang sudah lewat dan juga yang masih berjalan hingga saat ini. Banyak dari kita yang ingin berkenalan dengan seseorang di dunia maya (baik secara sengaja, maupun tidak). Kalau cocok, maka perkenalan bisa berjalan dengan baik dan bahkan bisa menjadi seperti sahabat.

Kita bisa bersenda garau seperti layaknya seorang sahabat. Kalau tidak cocok, mungkin karena salah bicara, bisa membikin seseorang mundur dan mencari yang lainnya…

Dj. sangat berterimakaksih boleh mengenal “KO-KI” (Kolom-Kita), diawali dengan membaca di Kompas on-line di Kolom Kesehatan. Entah beberapa tahun yang lalu, bahkan selanjutnya boleh ikutan mengirim oret-oretan Dj. Boleh mengenal pengasuh Ko-Ki saudari kita Zeverina (Alm), juga dimas Josh Chen dan banyak lagi yang lainnya.

Dari oret-oretan Dj. di Ko-Ki yang sangat sederhana, tidak Dj. sangka, banyak yang menanggapi dan juga mengirim e-mails ke Dj. secara japri. Lama-kelamaan bisa mbludhak (meluap) dan benar-benar kewalahan, tapi dengan adanya banyak e-mails, maka hati ini juga sangat senang.

Karena banyak menambah teman dan yang bisa menjadi sahabat.

Dengan persetujuan pengirim e-mails dan untuk memudahkan komunikasi, maka dibuatlah satu millis. Akhirnya yang tinggal di Hollywood, mengusulkan, agar Group ini di namakan “ DJOKO AND THE GANG “ (kedengaran angker)

Semua setuju, tapi…… setelah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, jadinya….. “ GEROMBOLANNYA MAS DJOKO “ disingkat jadi (GMDj.) . Dan tahun 2007 terbentuklah gerombolan si berat (GMDj.).

Hanya satu contoh, logo GMDj, saat KopDar akbar selama 3 hari dan yang cukup meriah di Ciloto 2010 .

Persaudaraan di GMDj. terjalin sangat baik. Pada awalnya banyak sekali saling menyapa dan juga komentar yang lucu-lucu dan memang banyak yang hanya berhaha-hihi, cerita ngalor-ngidul tidak karuan, cerita tentang photo, liburan dan kadang ada kata nasehat, yang jelas semua hepi.

Dan ini yang sangat menarik perhatian Dj., karena tidak ada yang berbicara tentang politik, agama dan sara, semuanya hepi-hepi saja. Tapi kalau seseorang sehari nulis 1 – 4 X, maka dalam sehari, seorang bisa menerima e-mail sekitar 300-400 emails.

Kalau seminggu tidak buka internet, maka bisa ribuan yang masuk, Dj. rasa dimas Josh Chen dan bung Gandalf, Sierli, Nana, mbak Indri, masih ingat bukan…??? Hari demi hari, minggu demi mingggu dan bulanpun bersinar terang…. semuanya masih okay-okay saja…

Bahkan dari bercanda dalam e-mails, akhirnya… jelas ada keinginan untuk saling bertemu muka (bertatap muka…???). Lha ini yang tidak mudah, karena sobat GMDj. berada hampir diseluruh 5 benua, mana mungkin…??? Dan kalau iyapun akan bertemu di mana….??? Dan yang lucu, yang mengusulkan, bahkan yang tinggal di Australia.

Olehnya dimulai dengan pertemuan-pertemuan kecil terlebih dahulu di setiap negara masing-masing….Yang di Indonesia, tersebar dari Medan sampai ke Kupang, inipun sudah mengalami kesulitan.

Jadi dimulai dengan yang tinggal di Jakarta, bisa bertemu muka, seperti biasa, sambil makan di rumah atau di restaurant. Yang di Jerman, lebih mudah bertemu, juga yang di Belanda, yang di Amerika, yang di England, juga yang di Australia. Terjadilah satu kegembiraan masing-masing sobat di daerahnya sendiri-sendiri…..

Dan semuanya diceritakan dalam millis dengan sangat meriah beserta photo-photo yang cukup banyak dan lucu-lucu. Ternyata setelah bertemu muka, banyak perubahan dalam menuliskan di Email…Maksud Dj. saat sebelum bertemu muka, sobat bisa berkata apa saja dan ditanggapi dengan baik dan penuh humor.

Tapi saat bertemu muka, banyak juga terjadi perubahan, ternyata dia itu orangnya begini, begitu, tidak seperti di tulisannya di email dsb.

Maklum, walau kami semua orang Indonesia, tapi sobat GMDj. dari berbagai daerah di Indonesianya, dengan watak dan kebiasaan yang berbeda. Di mana-mana akan selalu ada perbedaan dan hal inilah yang membikin GMDj. semakin indah.

Tapi keberanian bahkan pengorbanannya yang luar biasa, hanya karena ingin bertemu dengan sobat yang lain. SALUUUT…!!! Puji TUHAN….!!!

Banyak yang cocok dan bahkan bisa bergaul akrab seperti saudara. Mereka yang tadinya tidak saling mengenal, bisa dipertemukan di GMDj dan menjadi teman atau bahkan sahabat. Bahkan ada yang mati-matian datang ke Mainz, hanya ingin bertemu dengan sobat GMDj. yang di Jerman dan Dj. sekeluarga .

Dia seorang ibu yang sangat lemah lembut, tapi juga pemberani dan juga cukup terkenal di dunia Ko-Ki. Dia telpon dari Inggris dan bertanya….: Dj. kapan Susi UlTah…???

Setelah Dj. jawab, dia bilang, kami akan datang beberapa hari sebelumnya dan bawa kagetan seorang Ko-Ki yang lain yang juga tinggal. di Inggris. HEBAAAAAT….!!! (pikir Dj.), karena yang satu ini tinggal di satu pulau kecil di inggris, dia harus naik feri dan kemudian dengan kereta api beberapa jam ke London dan masih harus terbang ke Frankfurt.

Mana bawa anak perempuannya yang masih kecil dan yang mengherankan saat sampai di Mainz dan dia cerita….Suami mereka yang mengantar ingin tau, jelas ada rasa khawatir akan keadaan mereka di Jerman nantinya dan bertanya……

Kamu tau benar kemana kamu akan pergi…??? Mereka jawab “YEEEES !!! ” Kamu kenal / tau benar, siapa mereka…??? YEEEES…!!! Apa kamu pernah bertemu dengan mereka….??? Jawabnya “ NOOOO…!!! “ Suami mereka bilang…. YOU ARE CRAZY…!!! Ini hanya bisa terjadi pada orang Indonesia yang dengan mudah, begitu saja percaya. Puji TUHAN…!!!

Melalui e-mail yang simpang siur, maka banyak juga sobat di Jerman yang bersedia ngumpul di rumah kami. Akhirnya mereka sampai di Jerman dengan selamat dan kami sambut dengan rasa syukur dan gembira, oleh semua sobat GMDj. di Jerman.

Sedikit informasi juga untuk mbak Indri… yang waktu itu tidak bisa datang, mungkin juga sudah lihat photo-photo ini. Yang dari Jerman, datang dari Braunschweig, Düsseldorf, Frankfurt, Rüsselsheim, Weinheim, Lampertheim dan juga ada dua keluarga dari Mainz.

Setelah merayakan di kebun, maka sebagian pulang karena perjalanan yang cukup jauh dan sebagian, meneruskan di dalam rumah.

Dan ini yang dari Inggris bersama Susi begitu mesranya, dimas Josh Chen kenal bukan…??? Mereka tinggal di Frankfurt di satu keluarga yang punya rumah dan tempat untuk menampung mereka.

Nah inilah sedikit cerita persahabatan, persaudaraan di GMDj…..Sekedar persahabatan yang pasti bisa dijalin dimana-mana, juga sudah terbukti di BalTyRa yang Dj. sendiri juga sudah alami. Tidak ada pertemuan yang sempurna, karena kita juga tidak sempurna…

Kesalahan, kekurangan bisa terjadi dimana-mana, tapi bila kita mau saling berusaha untuk sedikit mengerti sobat yang lain dan memaafkan (bila terjadi salah paham), maka Dj. yakin, semua bisa berjalan dengan baik.

Ada satu yang ingin Dj. sarankan dalam bersahabat dengan orang lain… (Dj. yang sok tau…. hahahahaha…!!!). Janganlah terlalu berharap yang berlebihan, karena setiap orang mempunyai kelebihan, kekurangan dan kebiasaan yang lain dengan yang kita miliki.

Dan mau mengutamakan orang lain daripada diri sendiri, jagalah sopan-santun, maka anda semua akan bisa bersahabat dengan baik. Tapi juga harus tegas dan jangan terlalu ketakutan, atau terlalu merendah, karena kita semuanya sama dan tidak ada bedanya….

Okay. sudah kepanjangan dan jangan khawatir, bila anda masih belum bosan, maka masih ingin Dj. lanjutkan di oret-oretan yang akan datang.

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa dan anda semuanya yang telah bersabar menayangkan dan membaca oret-oretan di atas. Mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan.

Salam Sejahtera dari Mainz dan semoga KASIH serta BERKAT TUHAN, selalau menaungi kita senantiasa, sampai selama-lamanya.

 

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

94 Comments to "Maya dan Nyata (1)"

  1. Dj.  31 March, 2012 at 15:20

    Selamat Pagi yu….
    Benar, Dj. juga demikian, hampir setiap hari jam 4 pagi bangun, tapi balik badan, lalu tidur lagi.
    Hahahahahahahaha….!!!ha Susi masih tidur, kalau Dj. bangun, takut dia terganggu dan ikut bangun.
    Juga Sbatu Minggu, Dj. selalu bangun pagi dan ke kamar tamu, lihat e-mail

  2. Lani  31 March, 2012 at 04:58

    MAS DJ : maunya aku bs tangi rodo awan……mbangkong, tp kok ndak bs ya????? mo kerja kek, libur kek…..tetep aja mata udah melek jam 4:00pagi……..jd ya langsung aja lariiiiiiii……..trs dilanjut dgn kegiatan lainnya…….

  3. Dj.  30 March, 2012 at 15:07

    Yu Lani….
    Hahahahahahaha….!!!
    Benar yu, santai saja….
    Kalau hari libur, kami sarapan memang agak siang.
    Walau Dj. sendiri selalu bangun pagi, tapi anak-anak bangun siang…
    Ya dinikmati saja….
    Salam manis dari Mainz….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *