Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Seratus Tahun Hamengkubuwono IX (2): Penyelamat Republik Indonesia

Thursday, 5 April 2012

Viewed 1274 times, 1 times today | 32 Comments |

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

MENGINGAT Republik Indonesia tidak mungkin melupakan Jogjakarta dan menyebut Jogjakarta tidak bisa mengabaikan Republik Indonesia. Kasultanan Jogjakarta yang diperintah Sultan Hamengkubuwono IX pada saat Republik Indonesia baru berdiri sebagai negara baru, telah memberikan sebuah peran sangat maha penting bagi kelangsungan sebuah negeri yang bernama Indonesia.

Di saat negeri ini masih lemah dan dianiaya kekuatan asing, Sultan Hamengkubuwono IX memberi perlindungan dengan menawarkan kesultanannnya sebagai rumah dan tempat berlindung bagi Indonesia. Ibukota Indonesia pun diam-diam pindah, dari Jakarta ke Jogjakarta.

Selama empat tahun Jogjakarta menjadi pusat magma perjuangan Indonesia dan Hamengkubuwono IX serta Paku Alam VIII berada di tengah perjuangan itu. Masa-masa sulit dan mengenaskan dilalui Indonesia selama berlindung di kesultanan itu dan akhirnya masa kritis dan sulit itu dengan kemenangan dan harga diri Indonesia yang mengagumkan.

Peristiwa dan masa perjuangan itu tak akan bisa dilepaskan dari peran Sultan Hamengkkubuwono IX. Sang sultan bukannya saja dilahirkan untuk menurunkan titah Sultan Agung untuk memerintah kerajaan Mataram, tetapi Sultan Hamengkubuwono IX dilahirkan untuk kemuliaan negara Republik Indonesia.

 

Share This Post

Posted by Thursday, 5 April 2012 on 09:21.

Categories: Nusantara. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

32 Responses to “Seratus Tahun Hamengkubuwono IX (2): Penyelamat Republik Indonesia”

Pages: [4] 3 2 1 »

  1. 32
    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:

    Terima kasih Mas Atmo. Tetep ikut Sultan, bukan SBY!

  2. 31
    atmolaksito Says:

    PEJAH GESANG NDEREK NGARSO DALEM INGKANG SINUWUN KANGJENG SULTAN!

Pages: [4] 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)