Selamat Hari Raya Paskah 2012

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER DIMANA SAJA ANDA BERADA….

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. yang tidak muncul di hari Selasa seperti biasanya. Pertama Dj. ucapkan….SELAMAT HARI RAYA PASKAH…..!!!

Beberapa hari yang lalu, kami jalan-jalan dekat kampus Univ, yang tidak jauh dari tempat kami tinggal. Baru ingat, kalau di tempat ini ada dijual bunga yang bisa petik sendiri. Apa anehnya, apalagi di Belanda, juga sangat banyak ya….

Nah ya, kalau hari libur dan tidak ada toko buka, maka bunga yang bisa dibeli dengan memetik sendiri, akan sangat berguna, walau sdikit lebih mahal daripada di toko.

Ladangnya sih tidak begitu besar dan di sana setiap orang bisa petik atau potong bunga yang disuka. Harganyapun ada tertera di papan kuning. Benar tidak ada sama sekali yang jaga, jadi kalau mau beli, bisa datang, ambil pisau kecil yang sudah disediakan di sana.

Kalau sudah ambil pisaunya, ya langsung saja ke tempat dimana bunga yang disuka akan anda potong. Bisa anda lihat, kebanyakan bunga tulip masih kuncup.

Susipun mulai beraksi memotong tulip yang dia inginkan.

Nah kalau sudah dapat yang diinginkan, maka saatnya membayar, dengan memasukan uang ke dalam kaleng yang sudah disediakan. Dengan mengambil 10 tangkai bunga, maka bisa memasukan € 5,- ke dalam kaleng.

Hal ini adalah kesadaran masing-masing orang, apakah mau membayar pas, lebih atau kurang. Tapi di hari Paskah…??? Biasanya orang akan memberi lebih….Mungkin Mastok bisa contoh, kan mau akan jualan bambu, tidak usah dijaga dan orang bisa bayar dengan memasukan uang ke kaleng yang mas Tok sediakan.

Dan keesokan harinya, bunga yang ada di vase, sudah ada yang mulai mekar….Dj. ambil dengan lensa macro 105 mm.

Indah bukan….??? Sebagai penutup, perkenankan Dj. menuliskan kata-kata dari seorang saudara di Belanda. Ada seorang saudara di Belanda yang kebetulan juga kirim photo bunga tulip lewat e-mail dengan kata-kata yang sangat indah…..

Hi mas Djoko…

Aku minggu lalu beli bunga tulip di pot…Ada 5 batang…aku perhatikan setiap saat pertumbuhan tulip itu… (sangat cepat). Dan aku seolah melihat ke diriku sendiri…

Lahir… tumbuh.. berkembang… dewasa.. pada saatnya akan lemah karena usia…

Layu dan terakhir mati…

Kalimat-kalimat di atas, sangat dalam dan bagus untuk direnungkan. Bahwa tidak ada manusia yang bisa hidup selamanya. Anda mau percaya atau tidak, yang jelas, kita semua pasti satu saat akan mati! Dan hal ini lebih cepat dari apa yang anda bisa bayangkan.

Bagi umat yang percaya, kematian bukan hal yang akhir, karena masih ada harapan. TUHAN telah mati dan BANGKIT untuk kita semuanya yang percaya kepada KebangkitanNya. Amin !!!

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa dan anda semua yang telah begitu sabar membaca oret-oretan Dj. di atas. Kiranya Damai Paskah, menaungi kita semuanya.

Salam manis dari kami di Mainz.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 2 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

57 Comments to "Selamat Hari Raya Paskah 2012"

  1. Lani  17 April, 2012 at 02:15

    MAS DJ : kapan to mangkat rehab????? semoga semuanya berjalan dgn lancar, dan balik cepet sehat kembali…….pagi ini ora lariiiiiiiiii…….badan rasanya capai banget, tp jam 7 pagi udah nggaru dan siang nanti nggaru lagi sampai malam……..

    trima kasih atas doanya, agar Tuhan jualah yg akan memberikan kerjaan yg hanya 5 hr/minggu…….aku percaya itu akan datang pd saat NYA………….

  2. Dj.  17 April, 2012 at 00:29

    Hallo SU….
    Sementara Susi tidak bisa nulis, karena sedang sharing dengan anak-anak soal mata püelajaran di
    sekolah. karena si Dewi hari ini molai ngajar lagi.

    lagu itu ( Anak Allah )
    Kami sering nyanyikan ( Duet ) di dalam kebaktian-kebaktian.
    Karena kami merasa, bahwa hidup ini, hanya karena Dia, yang memegang hari esok.
    Sehingga hidup ini ada artinya dan tidak sia-sia.
    kalau setelah mati dan selesai, maka itu adalah kehidupan yang sia-sia.
    Untuk apa harus belajar, harus bekerja, harus menolong orang sakit, orang miskin, kalau tokh setelah mati, tidak ada kelanjutannya….???
    Puji TUHAN….!!!
    Kita memiliki IMAN, kepada anak Allah, yang rela mati, untuk menebus dosa-dosa kita.
    Baik dosa keturunan, maupun dosa yang kita bikin sendiri…

    SU…
    Pasti ingat akan Firman yang tertulis..

    Jangan campakan mutiaramu kepada babi, maka mereka akan menginjak-injak nya.

    Mengapa orang farisi tidak bisa menerima Firman yang hidup…???
    Mengapa mata hati mereka masih juga diselubungi oleh selaput…???
    Karena memang orang yang ditentukan untuk binasa.
    Itu bukan persoalan kita, kecuali TUHAN berikan kepada kita untuk membimbingnya.
    tapi jangan sekali-kali berusaha dengan kekuatan sendiri.
    Karena lawan kita bukannya dari dagin, tapi roh-roh penguasa diudara.
    Olehnya kenakan pakaian Firman dan ketopüong kebenaran.

    Kiranya TUHAN selalu menyertai kita selamanya.
    Shalom….!!!

  3. Dj.  17 April, 2012 at 00:19

    Hallo Neverg….
    Malam ini kami makan malam bersama.
    Dewo dan Dewi yang sediakan macam-macam untuk bikin Hamburger sendiri-sendiri….
    Cukup seru juga, karena setiap orang, bikin yang lain dari yang lainnya.
    Sampai-sampai Hend Dj. kotor kecipratan aus BBQ.
    Tapi kami sekeluarga relax dan hepi, sambil ngobrol kiri-kanan….
    Karena besok pagi jam 7:40 Dj. dengan K.A. meneuju ke rehab didekat kota Basel .
    Jadi di perbatasan antara Jerman dan Swiss.

    Okay…
    Dj. mana pernah nyangkul dengan penuh semangat… Hahahahahaha….!!!
    Penyakit ini bisa timbul juga dengan salah gerak atau mungkin tanpa pemanasan.

    Salam manis untuk keluarga di Ambon Manise.

  4. Silvia  16 April, 2012 at 14:59

    Dear Ibu Susi,

    Senang luar biasa saya mendapat balasan dari Ibu Susi. Betul, betul memang begitu liriknya dalam bahasa Indonesia.

    Saya ini salut luar biasa akan kasih Ibu terhadap keluarga sehingga mau melayani suami, anak-anak, menantu dan cucu sedemikian rupa.

    Saya ini bukan orang yang terlahir dengan hikmat luar biasa.Seiring saya hidup didalam Kristus, saya berusaha sedapat-dapatnya punya teman2 yang dikasih hikmat Tuhan. Sehingga selain belajar dari Roh Kudus langsung saya juga bisa belajar dari orang-orang disekeliling saya dan orang-orang yang hadir dalam kehidupan saya. Ya salah satunya dari kisah-kisah kehidupan Dj dan keluarga lewat tulisan2 Dj.

    Terima kasih atas doanya Ibu. Saya terima dan aminkan. Kiranya Tuhan memberkati Ibu sekeluarga juga ya.

    Salam hormat,
    Silvia

  5. nevergiveupyo  16 April, 2012 at 14:45

    wah… so sorry to hear….

    semoga Onkel lekas pulih kembali ya…lancar seluruh proses rehabilitasinya… Amen

    (usul : besok2 ndak usah terlalu semangat mencangkulnya.. kasih kesempatan kepada yang lebih muda saja…nanti giliran mereka sudah dapat rumput..Onkel ambil sebagian untuk Onkel..hehehehehe)

  6. Dj.  13 April, 2012 at 18:39

    Hallo Silvia
    Terimakasih sudah memberi komentar.
    Saya dan Djoko sering menyanyikan lagu ini,
    Hanya saj didalam bahasa Indonesia dan Jerman.
    :
    ANAK ALAH JESUS NAMANYA.
    Menyembuhkan, menyucikan.
    Bahkan mati tebus dosaku.
    kubur kosong membuktikan JESUS HIDUP.

    Sbab Dia hidup, aku sanggup tabah.
    Sbab Dia hidup, ku tak gentar.
    Karna kutahu Dia pegang hari esok.
    Hidup jadi berarti, sbab Dia hidup.

    Jerman

    Weil Er noch lebt, gibt es noch ein morgen.
    Weil Er noch lebt, hab`ich keine Furcht.
    Weil Er noch lebt…. erhält die Zukunft
    Erhält das Leben einen Sinn, weil Er noch lebt

    TUHAN MEMBERKATI ANDA:
    ( Susi )

  7. Dj.  13 April, 2012 at 18:26

    Hallo Meitasari….
    Terimakasih sudah memberi komentar ( Susi )

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Image (JPEG, max 50KB, please)