Boneka Cantik (bukan) dari India

Dewi Aichi – Brazil

 

Ibunya temannya anak saya, Arthur, namanya Roberta, pekerjaannya sebagai perawat. Suami Roberta namanya Leonardo, Dr. Leonardo. Keluarga kami akrab dengan keluarga Leonardo dikarenakan anak-anak kami bersahabat di sekolahnya.

Arthur menderita kanker otak sudah sekitar 2 tahun. Sudah dioperasi sebanyak 2 kali, sekarang tinggal kemo, menjalani kemo. Rambutnya sudah rontok karena kemo. Kalau jalan, sangat pelan. Setiap menjelang kemo, tidak keluar rumah beberapa hari untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap stabil. Sehingga kemo bisa dilakukan sesuai jadwal.

Karena alasan kesehatan Arthur, maka Roberta mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai perawat. Kini sehari-harinya menjaga anak pertamanya itu. Di sela-sela waktunya mendampingi anak, Roberta iseng membuat pernak pernik kerajinan tangan dari E.V.A (saya tidak tau namanya, bahannya seperti alas sandal jepit, tetapi dengan ketebalan 1mm.

Ketika saya mengunjungi rumahnya dan juga bermaksud menjemput anak saya yang pada waktu itu bermain ke rumahnya, saya melihat boneka-boneka hasil karya Roberta. Aduh..cantik-cantik sekali. Padahal Roberta belum pernah membuat kerajinan tangan jenis apapun sebelumnya. Dengan hasil yang secantik itu, menurut saya adalah sangat luar biasa.

Saya ingin sekali bisa. Sekali saya belajar, tetapi belum berhasil. Dengan melihat cara membuatnya, sepertinya sangat mudah. Tetapi begitu saya praktekkan, sungguh tak bisa disebut boneka cantik. Bentuknya tidak karuan, lemnya tidak bisa merekat..pokoknya belum berhasil.

Dengan bahan E.V.A, lem, gabus berbentuk bola, dan gunting, Roberta mengisi waktunya dengan iseng-iseng membuat boneka. Boneka-boneka itu berukuran tinggi 25-35 cm.

Selain membuat kerajinan tangan, Roberta mendadak bisa membuat truffa(chocolate isi cream rasa buah), dan kue yang di Brasil disebut pão de mel. Semuanya itu hasil dari selama Roberta di rumah. Dari teman ke teman, hasil bikinan Roberta banyak disukai, sehingga mulai ada pemesan. Lama-lama banyak pesanan, dari cendramata untuk pernikahan dan juga beberapa rumah makan yang memesan truffa dan kue.

Lumayan cantik juga kan hasilnya?

Tetapi Roberta sadar, waktu utamanya hanya untuk anaknya yang sakit. Kesempatan membuka usaha untuk sementara harus ditunda, jika hanya sedikit, maka akan diterimanya pesanan. Yang penting tidak menyita waktu untuk menjaga dan merawat anaknya.

Saya hanya berharap, persahabatan anak saya dan Arthur senantiasa indah. Persahabatan yang membawa dua keluarga saling berbagi suka dan duka.

 

About Dewi Aichi

Berasal dari Sleman Jogjakarta, saya blasteran (antar kelurahan maksudnya), happily married to a Brazilian guy. Dari Jogja merambah dunia. Pernikahan lintas benua adalah pilihannya. Setelah beberapa tahun di Distrik Aichi, Jepang, sekarang tinggal di Brazil bersama keluarga tercintanya. Tingkat sudrunnya setara dengan saudara-saudara sepersudrunannya seperti Nur Mberok, Elnino, Fire dan jelas Lani van Kona.

Di sini saya bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, saya hanya sekedar menulis apa yang saya rasakan, apa yang saya alami, dan apa yang menarik buat saya untuk ditulis. Jika ini bermanfaat untuk diri saya sendiri dan juga untuk teman-teman, saya sangat bersyukur

My Facebook Arsip Artikel Website

47 Comments to "Boneka Cantik (bukan) dari India"

  1. Dewi Aichi  28 April, 2012 at 18:48

    Pampam……aku sih mau saja…..kalau kamu serius pengen pesan, nanti aku pesankan…ngirimnya mahal ato ngga, aku belum tau, boneka itu ringannnnn banget seringan sandal jepit, mungkin masih lebih ringan bonekanya…bener PAM, lebih ringan dari sandal jepit, bukan barang pecah…ngga bakal rusak, ….

  2. [email protected]  24 April, 2012 at 09:59

    WAAAAAAAAAAAAAAH!!!!!!!!!!…….. so cute…. kok yang tengah mirip gue ya…
    ahahahhahahaha….

    eh, nanya beneran yooo….

    kalo dikirim pake parcel dari sono ke mari… mahal gak ya?
    trus…
    …..
    takut hancur… =) atau pecah….

  3. Dewi Aichi  23 April, 2012 at 08:39

    Ini janjiku untuk pampam untuk mengupload boneka baru..

  4. Dewi Aichi  19 April, 2012 at 17:58

    Pampam…sudah dijelaskan sama manajerku Elnino ya….judulnya oleh oleh he he….pokoknya beres, nanti aku pesan boneka paling indah untuk kalian.., boneka ini ringan sekali…cuma ngga bisa ditaruh di koper, harus ditenteng, agar tidak rusak…itu yg bikin aku ngga bisa bawa banyak..harganya? Beragam, ada yang 20 dolar, ada yang 30 dolar, ada yang lebih mahal lagi…nanti aku upload lagi, weekend aja..pas ada waktu…!

  5. [email protected]  19 April, 2012 at 08:45

    lho… kok dua, saya cuma mau satu…
    satu yang ini
    satu yang itu
    satu yang kanan
    satu yang kiri
    satu yang tengah

    tuh….

    semua cuma satu…. benerkan seperti Dewi bilang, kalo satu gratis…

  6. elnino  19 April, 2012 at 08:34

    Pams, kalo cuma satu, gratis…kan judulnya oleh2. Nah kalo kamu mau dua, bayar deh satunya lagi… ^manajernya Dewi

  7. [email protected]  19 April, 2012 at 08:20

    Aku seneng ama yang paling atas atau yang lagi megang kue tart
    berapaan kah satunya?…. =)

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *