Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta
JAUH sebelum kapal Royal Merchant Ship Titanic (nama resminya) tenggelam pada Senin pagi dini hari pukul 2.20 tanggal 15 April 1912 di perairan dekat pantai Newfoundland di laut Atlantik utara yang dingin, sebenarnya kapal itu sudah “tenggelam”.
Tahun 1898 sebuah novel yang mirip-mirip judulnya dengan cerita tentang sebuah kapal bernama Titan yang tenggelam. Titan atau Titanic bukan nama keperkasaan lagi atau kesombongan. Titanic adalah kemalangan dan juga bermakna kematian di akhir cerita.
Sampai kini tidak ada kapal sebesar apapun mengambil nama ‘Titanic 2′ atau ‘New Titanic’ atau ‘New Unsinkable Titanic’. Karena kalaupun ada, tak ada yang mau membeli tiket Titanic.
May 15th, 2012 at 14:06
Mohon maaf teman-teman Baltyra dan pembaca. Ternyata analisa saya salah besaer bahwa tidak akan ada kapal bernama Titanic lagi. Ternyata….. ini baru saya tahu setelah sebulan tulisan ini dibuat.
Seorang milyuner Australia, Clive Palmer, pemiliki dan raja tambang, sudah membuat kapal besar sekelas Titanic yang tenggelam. Namanya Titanic II dan akan diluncurkan tahun 2012 ini.
Maaf.
April 23rd, 2012 at 13:25
Perdukunan modern?