Josh Chen – Global Citizen
Artikel ini tidak banyak bercerita. Gambar-gambar di sinilah yang akan bercerita. Beberapa waktu lalu waktu saya bongkar-bongkar “harta karun” keluarga, dalam salah satu kotak ada kertas lumayan besar yang sudah menguning. Setelah saya buka, saya tersenyum dan terkagum-kagum sendiri, ternyata kertas itu adalah iklan satu film di bioskop ketika itu. Tak menunggu lama, segera saya scan.
Sayang sekali tidak tercantum angka tahun dan susah untuk menebak kisaran tahunnya. Yang pasti sudah cukup tua karena bahasa Melayunya cukup koeno dan juga ada bahasa Belandanya. Entah apakah sebelum atau sesudah kemerdekaan, tapi sepertinya tidak jauh-jauh setelah kemerdekaan.
April 30th, 2012 at 14:39
Mpiet: huehehe…ini juga satu-satunya iklan yang masih utuh. Banyak sih yang lain tapi biasanya sudah tidak utuh lagi…
elnino: banjak terima kasih, Pandjenengan soedah soedi mampir di saia poenja advertentie ini. Sjoekoerlah kalaoe memang advertentie ini sanggoep membangkitken kenangan djaman2 itoe…
April 30th, 2012 at 12:23
Saia soenggoeh terpesonah melihat ini advertentie. Kata2 jang digooenaken soenggoeh seoeai dengen saia punja oemeoer (djadoel banget saia). Berarti Itsmi jang soeka menggoenaken achiran ‘h’ pada kata pemoedah, tipoe dajah dll….masih termasoek orang2 koeno ja?
Pokonja iklan ini bener2 oke poenja… ^angkat doea djempol
April 30th, 2012 at 11:49
sukaa banget liat benda2 djadoel gini
April 29th, 2012 at 20:42
Dewi Aichi: kalau sastra Melayu kuno, aku nyerah…
bukan bidangku sama sekali…
Itsmi: wah, aku tidak tahu, yang pasti sepertinya iklan ini salah satu koleksi kliping engkong yang masih tersimpan rapi…
Lani: amiiiiinnnn…
Kang Anoew: aku gak punya iklan bioskop jadul, Kang…
Indri: danke schone…
hahaha…film ini jelas sudah tidak ada, kalaupun ada, aku rasa malah ketawa sendiri nontonnya, akting dan teknologinya jauh banget dibanding sekarang… 
April 29th, 2012 at 06:38
@Lieber Josh
Keren … bisa disimpan di museum tuh … tentang perjalanan film Indonesia
Kalau saya hanya punya perangko Indonesia, dari zaman belanda, jepang dan setelah kemerdekaan … perangko2 ini saya bawa ke Jerman mengingat cuaca disini tidak terlalu lembab seperti di Tanah Air …
Met week-end dan selamat nonton film Perang Doenia ke 2
April 28th, 2012 at 19:33
Kang, gk punya iklan-iklan kuno tentang pemutaran film biosko jadul po? Sekitar tahun 70-an ke atas, konon pemainnya ‘antik-antik’ lho..
April 28th, 2012 at 13:35
AKI BUTO : nek ngono dikau iso pensiun dini duonkkkkkkk………trs ngiter2 ndonya…….