Kari Ayam ala Peranakan Singapura Malaysia

Silvia Utama – Bumi

 

Seperti yang pernah saya tulis di sini http://baltyra.com/2009/11/28/peranakan-food/ saya ini baru menyadari saya ini keturunan Peranakan setelah beranjak besar. Walaupun suami ini orang Hokkian, tapi dia juga suka sekali masakan Peranakan.

Ternyata kari ayam yang diajarkan mama saya itu berbeda dengan kari ayam kaum Peranakan yang berdomisili di Singapura dan Malaysia.

Nah ini resep kari ayam ala Peranakan Singapura dan Malaysia. Sebetulnya resep asli sih memakai santan kental dan santan cair. Tapi biasa untuk sehari-hari saya mengganti santan dengan susu carnation atau mencampur antara santan dengan susu.

Bahan:

  • 1 ekor ayam dipotong 10 bagian
  • 10 buah kentang ukuran kecil, kupas dan rebus sampai ¾ matang
  • 12 butir bawang merah, kupas dan iris tipis
  • 100  ml air
  • 200 g bubuk kari (untuk daging) campur dengan air sedikit air sehingga menjadi larutan kental.
  • 2 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek
  • 3 buah serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
  • 10 buah kentang ukuran kecil, kupas dan rebus sampai ¾ matang
  • 1,5 cm kayu manis
  • 1 buah pekak
  • 2 buah kapulaga
  • 8 buah telur ayam kampung rebus
  • 1 keping asam gelugur/asam keping
  • Daun kari (daun salam koja) secukupnya
  • Gula pasir, garam sesuai selera
  • 400 ml santan sedang (tidak terlalu kental atau terlalu cair)
  • 150 ml susu carnation
  • Minyak goreng untuk menumis bumbu

 

Bumbu halus:

  • 5 cm jahe segar, kupas
  • 8 buah cabe merah segar (bijinya bisa dibuang jika tidak mau terlalu pedas)
  • 3 buah cabe kering, rendam air panas, setelah lunak potong-potong halus agar lebih mudah untuk dihaluskan
  • 5 siung bawang putih kupas

 

Cara membuat:

  1. Tumis bawang merah sampai harum.
  2. Masukkan bumbu halus, serai, kayu manis, pekak, kapulaga dan daun jeruk purut sampai harum.
  3. Masukkan bumbu kari dan tumis selama 2 menit.
  4. Masukkan potongan ayam.
  5. Setelah ayam layu, masukkan kentang rebus, daun kari, garam, gula dan asam keping.
  6. Kecilkan api & beri air, sambil sesekali diaduk agar tidak hangus.
  7. Setelah ayam lunak, tambahkan santan dan susu (harus tetap diaduk sesekali) dan setelah mendidih, matikan api dan siap disantap.

Kari ayam ini juga enak dimakan dengan roti Perancis (French loaf) yang kulitnya keras itu.

Semoga cocok.

 

35 Comments to "Kari Ayam ala Peranakan Singapura Malaysia"

  1. ana riana  4 September, 2019 at 20:19

    Hallo kak resep cara membuat kari ayam ini sangat menarik dan mudah untuk dipahami. Terimakasih atas informasi yang diberikan.

  2. Silvia  9 June, 2012 at 10:06

    Sama2 Itsmi.

    Masak itu mmg resep biasa disesuaikan dg selera yg mau makan. Kadang bikin mskn dua versi. Krn anak yg sulung tidak suka pedas, adiknya senang kalau ada pedas2 sedikit. Seperti makan tom yum, si bungsu bilang,”Ma, saya keringatan kepedasan nih.” Tapi nanti tambah

  3. Itsmi  9 June, 2012 at 02:06

    Silvia, trims jawabannya, aku udah coba buat karinya cuma ragu2 pakai 200 gram waktu itu karena aku pikir banyak sekali jadi aku hanya pakai 80 gram saja tapi rasanya juga enak sekali, kari cocok pakai ayam kampung karena rebus lama tidak cepat hancur dagingnya, lain kali kalau buat lagi akan pakai kari 200 gram ingin tau rasanya, kari ini cocok dimakan bersama roti turky atau suriname.

  4. Silvia  8 June, 2012 at 18:23

    Hai Itsmi. Alamat email ini sdh di tutup, jd sy ga dpt pemberitahuan bhw ada komen tambahan dr Itsmi. Maaf ya. Itu saya pk mmg 200 gr. Kalau rasanya tidak mau terlalu kuat, boleh dikurangi koq suka2…….Suami sukanya yg kental & rasanya kuat. Mknya dia tidak menjdkan kari ayam ala mama sy yg mmg kuahnya relatif encer & rasanya ringan dibanding kari ini sbg favoritnya.

  5. Itsmi  8 June, 2012 at 17:10

    Silvia, saya masih tunggu jawabanmu….

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.