Reha (1)

Djoko Paisan – Bad-Säckingen, Jerman

 

HALLO BALTYRAER YANG BERBAHAGIA……!!!

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. Yang mana, kali ini Dj. tulis dari Klinik di Bad-Säckingen dan Dj. ingin cerita sedikit tentang keadaan Dj. saat ini.

Okay…Setelah hampir 10 minggu dapat istirahat dokter, maka Dj. dapat ijin dari asuransi untuk mengikuti Rehabilitasi di salah satu Klinik di Jerman bagian selatan. Benar…!!! Kota, atau kampoeng ini bernama Bad-Säkingen, juga di tepi sungai Rhein, yang juga mengalir lewat Mainz.

Lho ada apa dengan Dj. kok ada di Klinik…. ??? (mungkin anda akan bertanya demikian). Hal ini adalah penyakit lama, sejak 2005, dimana terjadi penyempitan di tulang punggung bagian bawah (L4 / L5). Bantalan di antara tulang L4 dan L5 sudah mendesak keluar (walau belum pecah), tapi bantalan yang mendesak keluar tersebut, mendorong syaraf yang ada di pinggiran tulang, jadilah rasa sakit yang kadang cukup lumayan. Terutama saaat dipakai duduk atau akan berdiri, yang mana kadang dari tempat duduk sangat sulit untuk berdiri, karena rasa sakit.

Nah…..setelah mendapat ijin untuk mengikuti Reha, maka semua urusan, telah diatur oleh badan asuransi, baik mengenai pendapatan Dj., juga soal transpot KA ke tempat tujuan, juga 2 koffer Dj. yang berisi perlukan selama mengikuti Reha di sana.

Dari transpot firma, maka pada hari yang sudah ditentukan, diambilah 2 koffer Dj. yang isi pakaian dan keperluan di sana, oleh firma Harmes, semacam DHL.

Mengingat perjalanan dengan KA yang mana 3 jam lebih, maka Dj. hanya bawa trolly yang kecil saja. Pada pagi hari yang sudah ditentukan, maka Dj. ditemani Susi, sampai di stasiun KA di Mainz.

Puji TUHAN…. !!! KA yang Dj. tunggu, akhirnya datang juga….

Berat rasa, harus berpisah (walau hanya beberapa minggu saja) dengan istri tercinta.

Saat gerbong dan nomor tempat duduk yang Dj. pesan ketemu, maka Dj. benar-benar sedikit heran. Karena Dj. dapat gerbong pas di belakang masinis (jadi gerbong paling depan) dan hanya beberapa tempat duduk saja. Mana lagi tidak ada seorangppun yang berbicara, sunyi sepi sekali.

Dan setelah akan turun dan ganti KA, di pintu kaca Dj. lihat ada sticker dengan tulisan “ Ruhebereich” (“ Ruang tenang “). Saat Dj. ambil H.P. akan telpon Susi, ada wanita yang mengingatkan dengan jari ke kiri dan kekanan… Haaaaach…????

Ternyata…. o… ternyata telponpun juga dilarang…. Hahahahahahaha….!!!!

Puji TUHAN….!!! Sesampai di kota Mannheim, maka Dj. harus pindah KA, kerena takut ketinggalan KA yang menuju ke kota Basel. Dj. lihat di Planing, hanya ada waktu 5 menit. Sudah sedikit terburu-buru, untuk pindah jalur, taunya KA ke Basel, malah terlambat datang….

Dan Dj. dapat gerbong yang cukup besar, malah bisa milih tempat yang Dj. suka, walau sebenarnya Dj. juga sudah pesan tempat…

Sesampainya di Basel, maka harus pindah KA lagi. Dan di sini, sangat menarik. Karena kami menunggu KA yang akan membawa “kami” ke Bad-Säckingen, di jalur yang sudah ditentukan. Dan saat menunggu, ternyata ada 5 orang lagi (4 ibu-ibu dan 1 lelaki) yang akan ke Reha, olehnya kami saling berkenalan.

Akhirnya kami sampai di Bad Säckingen dan di Stasion KA, kami telah ditunggu oleh penjemput dengan mini Bus dan diantar sampai di Klinik.

Tempat peristirahatan yang sangat tenang di atas gunung, temperatur hanya 7°C, cukup dingin juga, untung sudah tidak ada salju lagi. Dari tempat parkir mobil, ke gedung klinik, Dj. berusaha untuk jepret kiri-kanan.

Pintu masuk ke Klinik.

Karena hasil pemeriksaan dari dokter sudah dikirim sebelumnya, maka pemeriksaan ulang, tidak terlalu lama. Dan kami dipersilahkan untuk makan siang terlebih dahulu. Ada 3 menu, yang diletakan di atas meja, masuk ruang makan dan setiap patient, boleh memilih apa yang akan dimakan.

Dj. memilih steak (menu 1), walau di photo di bawah ini, kelihatan terlalu banyak saus… hahahahaha….!!!

Tapi sebelumnya, semua patient, boleh makan salad sepuasnya.

Setelah itu adalah acara pembagian kunci kamar dan aturan-aturan di dalam Klinik yang mana semua pasien harus mematuhinya. Saat masuk dalam kamar Dj. ditingkat 5, lega juga, karena 2 koffer Dj. sudah ada di dalam kamar.

Hanya saja, kamarnya tidak besar, tapi cukup ada tempat tidur dan ada meja tulis.

Jelas ada dong Pambres…. masakan tidak ada kamar mandi… walau kecil, tapi ada…. Hahahahahaha….!!!

Lemari pakaian tidak besar dan untuk dua koffer pakaian, jelas tidaklah muat. Jadi sebagian masih ada di dalam koffer.

Pemandangan dari jendela di kamar, dimana ada 2 tempat untuk Landing Helikopter. Pernah sekali, jendela tidak ditutup rapat, saat ada Helikopter landing, sangat gaduh…. hahahahahaha…!!! Helikopter membawa orang yang kecelakaan di tengah malam.

Nah…

Akhirnya, malampun tiba dan mataharipun mulai terbenam….Puji TUHAN….!!! Walau di dalam Klinik, masih bisa menikmati pemandangan keindahan matahari terbenam…

Okay…. Sementara hanya ini yang bisa Dj. ceritakan dalam perjalanan Dj. dari Mainz, sampai di Klinik di Bad-Säckingen. Hanya sekedar obat rindu. Di Klinik, jam 22:00 diharap semua patien sudah ada di kamar, agar tidak mengganggu patient yang lainnya, yang ingin istirahat. Dan jam 6:30 sudah antri untuk mengukur tensi (tekanan darah), kemudian sarapan dan jam 8:00 mulailah dengan therapy.

Sekitar jam 15:30 selesai dan patien bebas, boleh melakukan apa saja yang dikehendaki, seperti jalan-jalan di kota atau tinggal di klinik. Di Klinik juga ada Cafe, ada rumah makan dengan live musik, ada juga ruang bermain Billard, meja sepak bola, atau hanya sekedar duduk-duduk dan baca buku di ruang tenang dengan mendengarkan musik dari CD.

Untuk yang akan datang, Dj. akan ceritakan lebih lagi dan maaf bila cerita di atas tidak menarik. Terimakasih Dj. kepada pengasuh BalTyRa yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Dan terimakasih juga kepada anda semua yang selalu menantikan hari Selasa…..

Dj. juga sangat berterimakasih kepada SU yang telah menyempatkan telpon ke Bad-Säckingen. Mohon maaf ya SU, telpon pertama, Dj. masih tidur dan salah pencet….Dan telpon ke dua, Dj. sedang mandi, olehnya tidak bisa lama ngobrol, badan masih penuh dengan sabun…. hahahahahaha….!!!

Juga terimakasih Dj. kepada seorang sobat BalTyRa yang sebelum Dj. berangkat, telah menanyakan alamat di Bad-Säckingen. Dan Dj. sangat terharu, menerima surat dengan isi photo bunga yang sangat indah….

Terutama isi ayat-ayat Alkitab yang sangat menguatkan iman Dj. TERIMAKASIH….!!!! Semoga Berkat dan Kasih TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Bad-Säckingen untuk anda semuanya.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

27 Comments to "Reha (1)"

  1. Dj.  4 May, 2012 at 03:03

    Mbak DA…
    Terimakasih untuk pelukannnya, biar hhangat dan Dj. pasti cepat sembuh….
    Hahahahahahahahaha…..
    Salam manis dari Bad-Säckingen untuk semuanya….!!!

  2. Dewi Aichi  3 May, 2012 at 02:13

    Horeeeeeeeeeeeeeeee…pak DJ hadir….sini sini tak peluk…biar makin seger he he he..

  3. Dj.  3 May, 2012 at 02:12

    Hallo saudara-saudara Dj. di BalTyRa…..
    Terimakasih untuk semua komentar yang masuk, terutama untuk semua doa-doanya yang membikin Dj. mbrambang…..
    Begitu baiknya anda semuanya, semoga Berkat dan Kasih TUHAN yang akan membalas kenaikan annda semuanya.
    Memang benar, seperti yang Dj. tulis, bahwa jaringan internet sangat mahal dan juga hanya bisa di bistro ( cafe ) saja. Nah ya, kalau ada waktu senggang nanti akan Dj. ceritakan lenjutan dari cerita diatas.
    Sekali lagi…. TERIMAKASIH…..!!!!
    TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUANYA….!!!
    Salam manis dari Bad Säckingen….!!!

  4. HennieTriana Oberst  2 May, 2012 at 17:58

    Mas Dj. cepat sembuh ya.
    Sekali-kali nggak ketemu mbak Susi, biar kangennya makin gede
    Salam manis dari Beijing (sudah di Beijing lagi).

  5. Lani  2 May, 2012 at 14:39

    PAM-PAM : baca kembali komentarmu buat mas DJ…….itu kan nada pantun ria kkkkkkk

  6. [email protected]  2 May, 2012 at 14:26

    lha… mana pantun?
    aku berpantun?
    bubar nih baltyra….

  7. Alvina VB  2 May, 2012 at 04:48

    Hati yg gembira adl obat, ttp semangat yg patah keringkan tulang.
    Gute Besserung!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.