Khas Semarang Peranakan (8): Capcay Merah ala Pawon Peony

Peony – Serpong

 

Dear Sahabat Baltyra di manapun berada…

Semoga semuanya selalu dalam lindungan Tuhan YME ya…

Melanjutkan sharing Peony untuk menu-menu istimewa khas Semarang Peranakan, kali ini Peony mau bagikan, salah satu sajian Chinese food yang menurutku paling popular dan paling banyak variasi pengolahannya yaitu Capcay… tapi Capcay yang Peony sajikan kali ini adalah Capcay Merah khas Semarangan… yang tentu saja masih ala Pawon Peony

Ohya, mengenai penamaan sajian ini sebagai Capcay, adalah karena pelafalan kita orang Indonesia atas nama asli nya yaitu “Za Cai” (dibaca “Cak Jai”) yang berarti sayur campur….

Ilmu pengetahuan mengenai capcay ini Peony dapat dari Pakar Kuliner Baltyra yang sudah diakui “nation-wide” yaitu Suhu Joseph Chen… Thanks a lot ya JC ^-^

OK, kembali ke Capcay…. langsung aja kita siapkan….

  • 150 gr udang, kupas sisakan ekornya, bersihkan punggungnya
  • 75 gr rebung, rebus hingga matang dan lunak, potong sesuai selera
  • 50 gr hipio siap pakai, potong sesuai selera, rendam hingga lunak
  • 75 gr jamur merang, bersihkan, potong sesuai selera
  • 75 gr jagung muda, iris memanjang
  • 1 buah oyong ukuran kecil, kupas, iris melintang
  • 100 gr kembang kol, potong sesuai kuntum, cuci dibawah air mengalir
  • 5 butir baso ikan, potong sesuai selera
  • ¼ resep kekian siap pakai, potong sesuai selera, goreng dan sisihkan
  • 50 gr kapri manis
  • 50 gr jamur kuping segar, potong sesuai selera
  • 75 gr wortel, iris melintang
  • 5 siung bawang putih, keprek dan cincang halus
  • 2 butir bawang bombay, iris sesuai selera
  • 1 tangkai daun bawang iris serong
  • 1 sdm kecap ikan
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm minyak wijen
  • 2 sdm saus tomat
  • ½ sdm madu
  • 500 ml kaldu ayam
  • garam, dan lada secukupnya
  • larutan maizena
  • minyak untuk menumis

Kemudian kita lanjutkan…

  • Campurkan kaldu ayam + saus tiram + saus tomat + madu + minyak wijen, aduk hingga merata dan sisihkan.
  • Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum, masukkan kecap ikan + bawang Bombay + irisan daun bawang, aduk-aduk, masukkan udang + baso ikan + jamur merang + rebung, aduk hingga udang setengah matang, lalu masukkan campuran kaldu ayam +  jagung muda +  jamur kuping + wortel, aduk kembali dan masak hingga wortel setengah matang.
  • Masukkan hipiu + kekian + oyong + kapri manis + kembang kol, aduk-aduk cepat hingga kapri manis setengah matang, masukkan garam dan lada. Kentalkan kuahnya dengan larutan maizena.
  • Capcay Merah siap dihidangkan.

 

OK, seperti biasa, menu ala Pawon Peony, guampangggg dan praktis khan….. ayo silakan dicobain siapa tau cocok dengan selera… Selamat menikmati ya…

Sebenarnya masih banyak lagi resep-resep khas Semarang peranakan yang uenakkk dan mudah pengolahannya… tapi Peony khawatir Sahabat Baltyra akan jenuh maka Peony putuskan sajian khas Semarang peranakan yang Peony sajikan cukup sampai di sini saja….

Namun bila Sahabat Baltyra berminat mengenal lebih banyak lagi menu-menu khas Semarang peranakan… silakan beli buku resep karya Ibu Hiang Marahimin.. “SERI MASAK FEMINA PRIMARASA: MASAKAN PERANAKAN TIONGHOA SEMARANG

Sampai ketemu lagi di resep-resep selanjutnya ya…

Selalu memasak dengan sepenuh hati, Peony…

 

Dear Redaksi Baltyra.com… terima kasih banyak ya.. juga buat Sahabat Baltyra, terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu membaca sajian ala Pawonku…

Pawon Peony (http://pawonpeony.blogspot.com/)

 

67 Comments to "Khas Semarang Peranakan (8): Capcay Merah ala Pawon Peony"

  1. Peony  27 May, 2012 at 18:20

    Pak Dj, terima kasih buat pujiannya

  2. Dj.  27 May, 2012 at 18:12

    Peony….
    Photo avatarnya keren banget…!!!

  3. Peony  27 May, 2012 at 17:33

    Dear Pak Bagong, makasih ya udah mampir dan juga buat apresiasinya

    Waa kalo masak Cap Jahe yg khas Solo, nti saya berguru dulu ya ke Pak Handoko Widagdo..

  4. Bagong Julianto  27 May, 2012 at 07:02

    Mbak Pur,>>>

    Yakin enak!!
    Kapan sajikan Cap Jahe?! Mesti ke Solo itu, dari Semarang naik dan turun terus ke arah selatan….cap cai Soloan jadi Cap Jahe……

    Suwunnn.

  5. Peony  15 May, 2012 at 19:46

    Dear Nino, makasih ya udah mampir dan jg buat apresiasinya

    Memang enak kok capcay nya setidaknya menurut lidahku
    Ayo dicobain…

  6. elnino  15 May, 2012 at 17:59

    Capcay ini sungguh tampak amat sangat lezat sekali, Peo… Isinya super lengkap lagi. Cleguks

  7. Peony  7 May, 2012 at 01:33

    Dear Mba Cinde, makasih ya sudah mampir dan juga buat apresiasinya

    Iya Mba, untuk membuat saus asam manis dan menyeimbangkan rasa dalam Capcay Semarangan yg pakai saos tomat, saya sekarang selalu pakai madu bukan gula pasir lagi, karena rasanya jadi unik dan lebih “kaya” tapi ini sih seleraku lho silakan dicobain ya Mba, smoga cocok dg selera Mba Cinde juga

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.