Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Khas Semarang Peranakan (8): Capcay Merah ala Pawon Peony

Thursday, 3 May 2012

Viewed 3795 times, 1 times today | 67 Comments |

Peony – Serpong

 

Dear Sahabat Baltyra di manapun berada…

Semoga semuanya selalu dalam lindungan Tuhan YME ya…

Melanjutkan sharing Peony untuk menu-menu istimewa khas Semarang Peranakan, kali ini Peony mau bagikan, salah satu sajian Chinese food yang menurutku paling popular dan paling banyak variasi pengolahannya yaitu Capcay… tapi Capcay yang Peony sajikan kali ini adalah Capcay Merah khas Semarangan… yang tentu saja masih ala Pawon Peony

Ohya, mengenai penamaan sajian ini sebagai Capcay, adalah karena pelafalan kita orang Indonesia atas nama asli nya yaitu “Za Cai” (dibaca “Cak Jai”) yang berarti sayur campur….

Ilmu pengetahuan mengenai capcay ini Peony dapat dari Pakar Kuliner Baltyra yang sudah diakui “nation-wide” yaitu Suhu Joseph Chen… Thanks a lot ya JC ^-^

OK, kembali ke Capcay…. langsung aja kita siapkan….

  • 150 gr udang, kupas sisakan ekornya, bersihkan punggungnya
  • 75 gr rebung, rebus hingga matang dan lunak, potong sesuai selera
  • 50 gr hipio siap pakai, potong sesuai selera, rendam hingga lunak
  • 75 gr jamur merang, bersihkan, potong sesuai selera
  • 75 gr jagung muda, iris memanjang
  • 1 buah oyong ukuran kecil, kupas, iris melintang
  • 100 gr kembang kol, potong sesuai kuntum, cuci dibawah air mengalir
  • 5 butir baso ikan, potong sesuai selera
  • ¼ resep kekian siap pakai, potong sesuai selera, goreng dan sisihkan
  • 50 gr kapri manis
  • 50 gr jamur kuping segar, potong sesuai selera
  • 75 gr wortel, iris melintang
  • 5 siung bawang putih, keprek dan cincang halus
  • 2 butir bawang bombay, iris sesuai selera
  • 1 tangkai daun bawang iris serong
  • 1 sdm kecap ikan
  • 1 sdm saus tiram
  • 1 sdm minyak wijen
  • 2 sdm saus tomat
  • ½ sdm madu
  • 500 ml kaldu ayam
  • garam, dan lada secukupnya
  • larutan maizena
  • minyak untuk menumis

Kemudian kita lanjutkan…

  • Campurkan kaldu ayam + saus tiram + saus tomat + madu + minyak wijen, aduk hingga merata dan sisihkan.
  • Panaskan minyak, tumis bawang putih hingga harum, masukkan kecap ikan + bawang Bombay + irisan daun bawang, aduk-aduk, masukkan udang + baso ikan + jamur merang + rebung, aduk hingga udang setengah matang, lalu masukkan campuran kaldu ayam +  jagung muda +  jamur kuping + wortel, aduk kembali dan masak hingga wortel setengah matang.
  • Masukkan hipiu + kekian + oyong + kapri manis + kembang kol, aduk-aduk cepat hingga kapri manis setengah matang, masukkan garam dan lada. Kentalkan kuahnya dengan larutan maizena.
  • Capcay Merah siap dihidangkan.

 

OK, seperti biasa, menu ala Pawon Peony, guampangggg dan praktis khan….. ayo silakan dicobain siapa tau cocok dengan selera… Selamat menikmati ya…

Sebenarnya masih banyak lagi resep-resep khas Semarang peranakan yang uenakkk dan mudah pengolahannya… tapi Peony khawatir Sahabat Baltyra akan jenuh maka Peony putuskan sajian khas Semarang peranakan yang Peony sajikan cukup sampai di sini saja….

Namun bila Sahabat Baltyra berminat mengenal lebih banyak lagi menu-menu khas Semarang peranakan… silakan beli buku resep karya Ibu Hiang Marahimin.. “SERI MASAK FEMINA PRIMARASA: MASAKAN PERANAKAN TIONGHOA SEMARANG

Sampai ketemu lagi di resep-resep selanjutnya ya…

Selalu memasak dengan sepenuh hati, Peony…

 

Dear Redaksi Baltyra.com… terima kasih banyak ya.. juga buat Sahabat Baltyra, terima kasih banyak karena sudah meluangkan waktu membaca sajian ala Pawonku…

Pawon Peony (http://pawonpeony.blogspot.com/)

 

Share This Post

Posted by Thursday, 3 May 2012 on 07:05.

Categories: Recipe. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

67 Responses to “Khas Semarang Peranakan (8): Capcay Merah ala Pawon Peony”

Pages: « 7 6 [5] 4 3 2 1 »

  1. 50
    J C Says:

    Oooo ini pada mbahas dan nanya aku tentang Udang Bongkok tho…

    Sepertinya ada 2 kemungkinan, si udang kena osteoporosis jadi bongkok, atau si udang sudah berusia sangat sepuh…

  2. 49
    Peony Says:

    Setuju Mas Anoew…. Kita tunggu penjelasan dari sang ahli ya

  3. 48
    anoew Says:

    Bener Pe, aku juga penasaran sama misteri Udang Bongkok dari Goa Hantu ini, siapa tau JC bisa menjelaskan asal-usul-usilnya secara mendatail dan prinsipil. Secara dia kan ahli kuliner..

  4. 47
    Peony Says:

    Waduh Mas Anoew….coba kita tanya ke JC ya mitos bongkok udang
    Gak enak nih aku nulis nya

  5. 46
    Peony Says:

    Dear Hennie, makasih ya udah mampir dan juga buat apresiasinya

    Silakan dicobain ya

  6. 45
    anoew Says:

    Beneran Pe, gk tau.. Maksudnya apakah udang bongkok lebih enak rasanya atau gimana tho? Weh, udang aja kok ada mitosnya

  7. 44
    HennieTriana Oberst Says:

    Wah rame sekali warung Peony, seperti biasa.
    Penampilan makanannya selalu menggugah selera.

  8. 43
    Peony Says:

    Ahhh masa Mas Anoew gak tau mitos “bongkok udang” sih …gak percaya nih

  9. 42
    Peony Says:

    Bener Bu Nunuk kalo Suhu Buto tedak siten, yang ada gempa bumi ya

  10. 41
    Peony Says:

    Silvia, setujuuu, memang harus senantiasa belajar ya

Pages: « 7 6 [5] 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)