Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Membawa Mimpi ke Negara Kiwi (8)

Friday, 4 May 2012

Viewed 1834 times, 3 times today | 87 Comments |

Lani – Kona, Hawaii

 

Selesai menikmati brunch perjalanan kami lanjutkan ke Mount COOK visitor center dan museum, Sir Edmund Hillary center.

(108) salah foto Sir Edmund Hillary di museum

(109) museum tampak dari depan

(110) salah satu jendela kaca di museum, Mount Cook dengan salju abadinya  yang sangat indah di latar belakang……

(111) papan petunjuk di kompleks visitor center

Di dalam visitor center ada toko yang menjual aneka souvenir, harganya  jelas lebih mahal, karena memang ditujukan buat turis. Suasana visitor center sangat indah dipenuhi dengan ornament bergaya Maori terbuat dari ukiran kayu, foto-foto, beberapa binatang yang dikeringkan, seperti kambing gunung, burung hantu, dan aneka serangga serta kupu-kupu, banyak buku, serta ada screen mini kalau ingin melihat slides ada tombol untuk mendengarkan narasinya. Yang menarik buatku adalah dekor dari gedung ini, penataannya dengan lampu yang mengarah tepat pada sasaran.

Sedangkan di museum Mt. Cook dan Sir Edmund Hillary center banyak dipajang foto-foto mengenai riwayat serta petualangan mereka, di ruang tersebut juga dipajang kereta yang dikendarai di padang salju dilengkapi dengan roda bergigi.

Beberapa foto Mount Cook yang bersalju abadi:

(112)

(113) Salah satu bangunan hotel di Mount Cook kompleks

Meninggalkan tempat ini, kami mampir ke tiga danau yaitu lake ALEXANDRINA, lake Mc. GREGOR, dan lake TEKAPO, di lapangan di pinggir danau Tekapo, berdiri tegak gereja yang dinamai The Church of the good Shepperd, entah gereja dari aliran apa, dugaanku Anglikan. Banyak turis mampir di sini, mereka memasuki gereja untuk sekedar ambil foto-foto. Siang ini udara begitu cerah, angin bertiup sepoi-sepoi, danaunya luas, dan biru airnya.

(114) The Church of The Good Shepperd yang berdiri tegak di pinggir danau Tekapo

(115)Tekapo lake

(116) Alexandrina lake

Demi memenuhi perut yang keroncongan, kami tinggalkan tempat ini dan kami menikmati lunch menuju ke puncak Mt. JOHN observatory/planetarium yang dikelola oleh university of Canterbury, di atas bukit yang cukup tinggi, dengan jalanan berkelok-kelok, di atas sana ada restoran, aku memesan chicken frittata dan my partner smoked salmon bagel sandwich tak ketinggalan espresso.

(117) Mt. John observatory di atas bukit…

(117B) komplek planetarium

Ada tour untuk ke tempat ini yang diadakan malam hari, yang dipandu oleh pihak universitas, akan tetapi kami tidak tertarik untuk mengikutinya.

(118) chicken frittata yang sudah amburadul hahaha…..

(119) satu-satunya restoran merangkap café di puncak bukit observatory

Beberapa foto yang aku ambil dari bukit lokasi observatory :

(120) seperti berada di planet lain di luar bumi

(120A) seperti di gurun pasir di atas bukit

(120B) nampak latar belakang lake Mc. Gregor

Selesai menikmati makan siang, kami turun kembali dan menuju ke hotel kami menginap malam ini, PEPPERS BLUE WATER RESORT. Seperti biasanya mengangkut barang dimasukkan ke kamar, istirahat sejenak melihat TV, mandi, kemudian keluar lagi mencari restoran untuk makan malam. Ada beberapa macam pilihan seperti sport restoran dengan pizza dan beer, restoran Jepang, Cina, kami akhirnya memilih makan di restoran Cina, restorannya luas sekali, di dalam ada serombongan turis asal Cina, mereka duduk melingkar di meja bundar yang muat untuk 20 orang, bayangkan sendiri seperti apa besarnya meja makan itu.

Kami ingin makan malam di restoran hotel, akan tetapi malam itu restoran sudah fully booked.

(121) di tempat ini kami menginap, hotelnya berbentuk kotak-kotak

(122) sizzling pepper beef, aku lupa memotret makanan pesananku

Restoran ini aku taksir bisa untuk 150 tamu, selain meja yang diduduki grup turis dari Cina, yang lainnya kosong, kami memilih duduk paling ujung di dekat pintu masuk. Di samping kami ada 2 orang Cina juga, mereka bukan termasuk grup turis yang di meja bundar.

Aku pesan fish and veggies, terpikir ikan filet digoreng garing kemudian di stirfry sama aneka sayuran, ternyata dugaanku meleset, daging ikan masih berwarna putih pucat, dipotong melebar agak tebal, kemudian dilapis tepung kanji, seperti lem, sama sekali tidak menarik penampilannya, rasanya lumayan saja tidak istimewa jauh dari kesan mak-nyussssss…….my partner pesan sizzling beef pepper.

(123) pohon dengan buahnya yang aku foto sebelum masuk ke restoran, entah pohon/buah apa namanya?

Pilihan kedua,  my partner ingin makan di restoran Jepang, akan tetapi fully booked, tidak ada tempat duduk lagi jadi malam itu sudah ditutup untuk tamu lainnya.

Ternyata restoran itu telah dibooking oleh serombongan turis asal jepang.

Setelah selesai makan, kami masih berjalan-jalan, sambil menunggu sunset ternyata langit agak mendung, beberapa hasil foto sunset dan bunga.

(124)

(125) tanaman/pohon bunga apakah ini???

(126) bunga liar tapi indah warnanya……

(127)

Ini adalah malam terakhir dari perjalanan seminggu kami, sedih mengetahui liburan akan segera berakhir mengelilingi South Island.

Bersambung…

 

Share This Post

Posted by Friday, 4 May 2012 on 08:22.

Categories: Jalan-jalan. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

87 Responses to “Membawa Mimpi ke Negara Kiwi (8)”

Pages: « 9 8 [7] 6 5 4 3 2 1 »

  1. 70
    Lani Says:

    DA : wadooooooh………..bakal diseneni aku, tuh gawangmu aku jebollllllll lagi………..hikkkkkkkkks

  2. 69
    Lani Says:

    MBAK NUK : aku ndak tau nama buah apa itu yg bergerombol berwarna merah……..aku akan coba menanyakan ke mister Kiwi………..klu pas chat nanti……..sapa tau dia ngerti namanya……..indah sekali lo mbak, pohonnya gede……..rimbun………kebak buah spt itu merah pating grandul sampai rendah sekali………….

  3. 68
    Lani Says:

    66 MBAK NUK : benerrrrrrrrrr banget, waras-e sedelog……….sudrunnya ngoyottttttt………gawan bayi heheh

  4. 67
    Lani Says:

    MBAK NUK : cerita indehoy?????? wakakakak…….yg jelas aki buto bakal beker2 plg buanteeeeeeerrrrrrrr……..dilapakku…….cukup dikekepi dewe wae mbak……..yg lainnya menggunakan imajinasi wae

  5. 66
    nu2k Says:

    Mbakyu Clara, Nyai van Kona itu akan waras sedhelok kalau sedang cerita dan nulis tentang NZ. Setelah itu yo balik lagi… Sudrunnya kumat… Ha, ha, haaa.. gr. Nu2k

  6. 65
    nu2k Says:

    Jeng Lani, sudah dicoba mencari nama buah-buahan yang ada di foto. hasilnya nihil. Mang Wiki yang di rumahpun sami kemawon nggak ngerti namanya…
    Kapan jeng mau cerita in de hooi nya, seperti yang di email… ha, ha, haaaa..Mau tahu aja… Yang jelas pasti ramai dan ada balapan… Balapan ndhelok sing nomor sidji… ha, ha, haaa…Salam, nu2k.

  7. 64
    Lani Says:

    63 MBAK CLARA wong sudrun soko Prancis…….maturnuwun udah dibilang bs jd fotografer ternama…….moga2 wae yooooo…….email sing endi????? cm kiriman forward tok……..durung sempat dibuka……..jangan2 ora tekan??????

  8. 63
    clara Says:

    Miss Lance, penggembala sapi von Kona, aku diundang buat ngobrak abrik artikelmu!!Sayang artikel dengan foto2 yang asyik diobrak abrik,!Mengko kowé melu ngobrak abrik diriku ini!!
    Btw, dikau adindaku bisa jadi photographer ternama , foto2 yang dikau ambil bagus2, ternyata gak cuman gemblung gembèlèngan , ada bakat terpendam juga yang perlu di obrak abrik kan !!!
    Suun.duut!!
    Wis moco emailku ????

  9. 62
    Lani Says:

    KORNEL : oooh…..gitu to? apakah itu salah satu tokoh kartun???? maklum ndak duwe TV……jd gaptek……..sll berpelukan???? ya klu yg itu jelasssssssss……..gandengan, dan dulang2-an……..loloh2-an……..bisa2 aku tambah LOLO ini

  10. 61
    Kornelya Says:

    Teletubies itu, setiap kali diatas bukit mereka selalu ” Berpelukaaan”.

Pages: « 9 8 [7] 6 5 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)