Friday, 11 May 2012
Lani – Kona, Hawaii
Tanggal 9 February 2012 : bangun pagi, bebenah untuk segera check out dari hotel, kami tinggalkan lake Tekapo kembali ke Christchurch. Sarapan kami lakukan di sebuah kota kecil, nama café nya TOP PADDOCK. Kali ini kami berdua memesan menu yang sama French toast yang ditabur dengan gula bubuk dan disiram maple syrup serta irisan pisang. Karena rotinya segede gaban, aku tidak habis, dihabiskan oleh my partner.
(1) French toast, dikucur maple syrup ditabur dengan gula halus……..sayang gulanya sudah meleleh…….
(2, 3, 4) The Top Paddock café
Selesai sarapan, dilanjut mengitari pertokoan, udara yang dingin diluar memaksaku untuk mengenakan baju hangat.
Kami mampir ke toko penjual aneka macam selai, jelly, jam, chutney, dip, terbuat dari berbagai macam buah, semua dibuat di New Zealand. Semuanya menarik dan enak, di toko disediakan sample untuk dicicipi. Aku membeli satu jar selai apricot, maksud hati ingin membeli beberapa jar, tapi aku urungkan karena koperku bisa over weight dan aku tidak ingin kena denda.
Di toko ini ada service kirim untuk pesanan di luar New Zealand, tapi harganya jadi sangat mahal karena ditambah ongkos kirim.
Setelah itu kami mampir ke toko coklat, aneka coklat dari seluruh dunia, temasuk coklat dari Indonesia, sempat aku foto dan silahkan dilihat. Toko ini sangat menarik, bukan saja karena aneka coklat yang dijual akan tetapi dekor penataan dari aneka coklat yang ditata rapi di lemari kaca, mengingatkanku dengan salah satu artikel mbak Nunuk dengan coklat Belgianya…….
(5) coklat ini khusus aku persembahkan buat sodara kenthirku tercinta yang menetap di Brazil, karena ada cap angka 69 yang merupakan angka keramat miliknya…….
Dari sini, tujuan selanjutnya adalah kota RAKAIA yang terkenal dengan peternakan salmon terbesar di New Zealand, ada patung ikan salmon besar sekali, silahkan dinikmati fotonya.
(6) patung salmon segede gajah…….
(7) patung ini berlokasi di taman kota, terlihat orang di bangku taman membuka bekal
Kami sampai kembali ke Christchurch sekitar jam 2:00 siang, langsung bongkar kopor, dan mencuci baju, serta menata kembali semua barang-barang bawaan kami.
Kemudian mandi dan keluar untuk makan malam, pilihan kami jatuh pada fish and chips lagi, simple karena kami tidak ingin repot memasak malam ini sudah terlalu capai menempuh perjalanan cukup jauh hampir 200 km.
Tanggal 10 February 2012 : sarapan pagi ini simple 2 pieces toast, dioles butter, madu MANUKA, dan selai. Selesai sarapan kami segera keluar menuju bengkel mobil, karena mobilnya perlu ganti lampu bagian depan, selama mobil diperbaiki, kami gunakan untuk mengunjungi mall terbesar di kota Christchurch namanya WESTFIELD mall, semuanya ada di mall ini tidak hanya sekedar urusan fashion, jalan kesana kemari, prinsipnya hanya melihat-lihat saja, ternyata kebanyakan barang juga bikinan Cina, ada sebagian buatan New Zealand dan Australia, tak kurang branded name, kami mengelilingi mall hampir 3 jam, kaki sampai gempor. Kami mampir di gerai sushi, beraneka ragam sushi terpampang di depan kami, sampai bingung memilihnya. Masih disusul mampir lagi di BALLANTYNE café, dengan memesan kopi dan dessert.
(8) Ballantynes café merupakan chain café, lokasinya di dalam mall
(9) fruit and nuts bars ditabur dengan almond dan cream di atasnya……
Selesai menikmati kopi dan dessert kami segera kembali ke bengkel dan mobil telah selesai diperbaiki, kemudian kami balik ke rumah.
Malam hari my partner membuat roasted potatoes, vegies antara lain jagung, buncis, dan meng-oven chicken filled with apricot dan cream cheese yang telah kami beli sehari sebelumnya. Makan malam kali ini terasa sangat nikmat, semuanya terasa sangat segar, dan jelas enak dan enaaaaaak sekali. Yang jelas karena olahan tangan si dia menjadikan tambah nikmat…….
(10) makan malam yang sangat lezat
Resep Roasted potatoes my partner memang TOP MARKOTOP……kentang dipotong kotak-kotak, dibumbui dengan sea salt, bawang putih, daun rosemary segar semua ditumbuk dicampur dengan sedikit olive oil, masukkan potongan kentang, dicampur sampai rata, kemudian dioven 375′ F, kira-kira 20 menit sampai matang dan agak kecoklatan. Kentang bisa diganti dengan Kumera=ketela rambat yang berwarna oranye.
Tanggal 11 February 2012 : hari ini agenda kami ke farmers market di kota LYTTLETON. Pasar ini letaknya tidak jauh dengan harbor, banyak kapal doking di sini. Farmers market tidak begitu besar, akan tetapi sangat ramai, yang dijual kebanyakan organic, mulai dari sayur mayur, buah-buahan, aneka kacang, tanaman bunga, empon-empon/rempah-rempah, coklat, kopi, aneka roti, ikan, daging, bunga, silahkan dinikmati foto-fotonya. Ada hal yang aneh lagi, anjing tidak boleh dibawa masuk ke pasar, di depan pintu gerbang disediakan tempat untuk mengikat anjing-anjing tersebut, beraneka jenis anjing parkir di sana, ditinggal oleh yang punya yang sedang berbelanja.
Kami hanya membeli beberapa macam roti, seperti vegies pie, cinnamon roll, flan pie, segera pulang.
(11) sayur mayur organic, sangat menyejukkan dipandang mata, segar dari ladang petani
(12) suasana farmers market, penjual aneka chocolate
(13) aneka saus
(14) aneka jenis OLIVE
(15) stand penjual aneka jenis madu….aku beli botol terkecil MANUKA HONEY……
(16) aneka telur organic segar
(17) salah satu anjing yang diikat di pintu masuk, so cute…menggemaskan…wajahnya kelihatan memelas karena ditinggalkan oleh pemiliknya yang lagi sibuk berbelanja…….
(18 – 20) Bandar di belakang lokasi farmers market
Malam harinya kami menonton lantern festival yang diadakan di park, sehubungan dengan Imlek. Yang menonton tumplek bleg, ramai sekali, di park ini digantungkan berbagai macam bentuk lampion, silahkan dinikmati foto-fotonya.
Beberapa foto sunset sebelum berangkat ke lantern festival, diambil di perjalanan ke park.
(21 – 23)
Tidak ketinggalan tenda-tenda penjual aneka makanan, di dalam arena lantern festival, banyak sekali pilihan sampai bingung.
Foto-foto suasana lantern festival di salah satu park di Christchurch
(24 – 25) naga hijau
(26) sapi, domba dan anjing penjaga domba
(27 – 31) lampion berwarna merah digantungkan di pepohonan
(32) flamingo
(33)
(34) lampion bebek di atas sungai
(35) beruang es
(36) kelinci dan bunga
(37) Reggae group band dari Cina yang melawat ke New Zealand, mampir ke Christchurch meramaikan lantern festival
Yang menarik ada band tamu dari Cina, yang mengangkut irama Reggae, mereka mengadakan show di Auckland dan mampir di kota Christchurch. Aku melihat mereka ketika diwawancarai di TV. Melihat pemain band nya agak aneh juga, karena tampilan wajah Cina dengan rambut dimodel gimbal ala Bob Marley. Mereka menyanyikan lagu berirama reggae dalam bahasa Mandarin.
Tanggal 12 February 2012 : pagi ini setelah sarapan french toast with fried upside down banana, kami segera meluncur mengunjungi farmers market terbesar di Christchurch, lokasinya agak jauh dan hanya diadakan tiap hari Minggu. Lokasinya bernama RICCARTON park farmers market, di tempat ini ada track untuk pertandingan pacuan kuda.
(38) salah satu penjual gerabah…
Silahkan dinikmati foto-foto selama kami mengelilingi farmers market ini, yang dijual beraneka ragam mulai dari aneka makanan, jajanan dari beberapa negara (Jerman, Belanda, Thailand, Czech Republik, Italy) makanan local, mainan anak-anak, baju, buku, peralatan dapur, buah-buahan, bunga, tanaman, sabun, kosmetik, tas, rug terbuat dari kulit domba, sampai peralatan pertukangan, aneka selai, jam, juice, aneka roti, cake, kopi, perhiasan, berbagai macam dressing buat salad, sandwiches, candy. Makanannya semua segar, barang-barang lainnya baik masih baru atau bekas pakai akan tetapi masih layak jual.
(39) stand penjual aneka minyak, salad dressing
(40 – 44) berbagai jenis jualan (pernak-pernik dan buku, boneka, mainan, baju bekas, kopi, topi, vas bunga)
Tempat parkir penuh sesak, sampai susah mencari tempat kosong untuk parkir harus berputar-putar dulu. Di bawah ini beberapa doggie tak mau kalah ikut bergaya.
(45 – 51) suasana pasar (dari doggie yang didandani oleh pemiliknya, nenek yang sedang merajut, hotdog dan soda, scarf, artworks, bunga, dsb).
Aku beli white bait sandwich hanya tersisa satu adonan karena sangat laris, my partner menikmati olliebollen aku sempat mencicipinya tapi tidak seenak yang pernah aku coba.
Aku sangat menikmati farmers market, karena semua produk makanan, minuman, hasil olahan penjual dijamin segar, demikian pula dengan sayur mayur dan buah-buahan semua dari kebun para petani lokal kebanyakan organic.
Di bawah ini (52 – 61) berbagai jenis jualan yang lain (balon yang dibuat bermacam bentuk mainan, sangat menarik berbagai warna, buku bekas, cafe bus tingkat, tanaman, aneka model tas, kopi, karpet, keset dari kulit domba, bouquet, bunga kering dan aneka keperluan rumah tangga).
Sepulang dari farmers market kami harus siap-siap mengepak semua keperluan karena besok kami akan meninggalkan Christchurch terbang ke MELBOURNE- Australia.
Bersambung………
Pages: « 9 8 7 6 5 [4] 3 2 1 »
Pages: « 9 8 7 6 5 [4] 3 2 1 »
May 12th, 2012 at 00:42
Benar yu, kalau di perusahaan yang baru, malah agak rumit lagi. Lha rencana pindah sudah molai tgl. 1 Juni.
Kemungkinan Dj. masih istirahat dokter. Lalu tgl. 20 Juli akan libur ke Indonesia.
Kan perusahaan yang baru bisia mumet.
Belum molai kerja, sudah sakit dan kalau baru masuk, sudah minta libur,,,hahahahahaha….!!!
Lha liburan Dj. sudah Dj. ajukan tahun lalu dan sudah dapat acc dari perusahaan yang saat ini.
Mana perusahaan yang baru mau terima…???
Nah ya, wait and see, sambil minum susu coklat….hahahahahahaha….!!!
Malah dari asuransi bertanya, kalau dapat tawaran PHK apa Dj. mau terima…???
Mereka akan tawar uang sakunya, ya jelas tidak sedikit dan kalau nganggurpun ( karena dengan umur 60 tahun, siapa yang mau terima kerja ), kalau nganggurpun, masih dapat upah dari asuransi pengangguran, tapi hanya 60% dari upah terakhir.
Okay yu, memang sedikit rumit, oöehnya harus selalu waspada, salam bicara bisa K.O. hahahaha…!!!
May 12th, 2012 at 00:30
JENG CLARA : hahaha…..makan kiwi kebanyakan bs jd pitik walik sobo kebon……..tp wuto?? heheh……aneh lucu tp ndak nyata to????? kok rung memeluk bantal?????
May 12th, 2012 at 00:29
KORNEL : itu bukan resto tp toko coklat………makane aku kado kan buat DA yg di Brazil……..
May 12th, 2012 at 00:28
MAS DJ : jd terapi msh lanjooooooot……..tp bs dilakukan di Mainz? bagus, ndak jauh dr rumah……….tp msh hrs dijalani selama 6 bulan? nah, apakah nanti bs ditinggal jika mas ke Indo?????
wah, masalah perusahaan tempat mas kerja rodo rumit ya……..? tp spt mas katakan, satu keuntungan buat mas krn selama 5 th msh dijamin akan digaji yg sama…….lagian setelah mencapai usia 65 mas udah pensiun……
nek ngono pas banget mas……..spt mas katakan perusahaan baru tdk bs diharapkan apakah mrk mau menerima mas bekerja disana/tdk……lagian tdk ada jaminan apakah akan dipertahankan/tdk…….tergantung kondisi perusahaan…….
klu begitu mas, hrs wira wiri…….ngurusi semuanya…….semoga semuanya lancar, berhasil sesuai dgn harapan……..dan yg penting kesehatan pulih kembali…….
May 12th, 2012 at 00:13
Benar yu, Dj. sudah ada dirumah lagi, karena Susi kemarin UlTah.
Jadi melanjutkan rehab nya di Mainz, maksudnya therapynya dilanjutkan di Mainz.
Jadi masih harus mengikuti therapy sebanyak 24 X lagi ( selama 6 bulan ).
Puji TUHAN….!!!
Hanya sekitar 3 Km dari rumah dan sementara Dj. masih istirahat dari dokter.
Nah itu dia, saat di Raha ( Bad-Säckingen ) Susi cerita ada surat dari kantor, bahwa di perusahaan dimana Dj. ngarit dan anehnya malah di bagian Dj. yang ngarit ada 15 orang akan dijual ke anak perusahaan.
Masih disatu temapat sih, hanya aturannya yang sangat lain.
kami diberi garanti, bahwa selama 5 tahun dengan pendapatan yang sama.
Kedengarannya memang bagus, karena untuk Dj. yang tidak lama lagi pensiun, malah satu kemenangan, karena dapat pesangon.
Tapi di perusahaan yang baru, aturan juga sangat lain, tidak ada garanti untuk bisa tetap kerja, karena kalau masa sulit, maka bisa dengan mudah diberhentikan.
Apalagi keadaaaan Dj. saat ini yang masih sakit, mana perusahaan yang baru mau menerima atau kalau mereka menerima, apa mereka mau mempertahankan Dj. Nah ini yang sangat sulit saat ini.
Tapi kalau mau tetap tinggal di perushaan yang sama, maka kerjaan apa yang bisa mereka beri, karena tkemungkinan tidak ada lowongan.
Jadi sementara ini, masih dalam prozes, antara pengacara Dj. dengan pengacara perusahaan, masih menunggu.
Nah itulah yu, untuk semua ada asuransi yang mau ngurusin, tapi kami juga harus kesana-kemari.
May 12th, 2012 at 00:10
subo Lani, fotonya bargus-bagus kereeen oiii. Tetapi itu restoran kok tahu ya kalau ente suka nomor 69.hahaha
May 12th, 2012 at 00:00
Aku kan wis dikirimi sebelumnya!Cuman yang lain belum liat!!dadi ojo didelikaké ,mengko sepet kabanyakan makan kiwi lho!Koyo pitik walik dadi wuto !!
May 11th, 2012 at 23:50
MAS DJ : udah balik? Rehab udah selesai? senengnya udah kumpul dgn mbakyu Susi dan tidur dikasur dirumah sendiri…….
lo, kantor buat ngarit mo dijual????? trs pegawainya dipindah kemana? dan mas DJ nanti kerja dimana?????? wah pertanyaannya kayak wartawan aja………kkkkkkkkk
May 11th, 2012 at 23:06
Hebat yu, photo-photonya bagus-bagus.
Dimana-mana farmers market sama…
Hanya dinegara bagian, dimana kami tinggal, tidak boleh adakan dihari Minggu.
Jadi hanya hari Rabo dan Sabtu saja.
Rabo biasa, tapi Sabtu cukup besar di daeran Univ.
Tapi setiap bulan dua kali di pinggiran sungai Rgein, hanya barang-barang bekas saja.
Tidak boleh jual barang baru.
Maaf baru bisa tulis komentar, karena seharian dari kantor A, B dan yang lainnya, ngurus surat-surat
asuransi dan surat kerjaan. Karena tempat Dj. selama 35 tahun ngarit akan dijual.
Jadi banyak yang mesti diselesaikan.
Okay yu, salam manis dari Mainz.
May 11th, 2012 at 22:41
AKI BUTO : klu disini ada mobil van spt yg digambar, apakah dikau mo memelopori jualan kopi sambil ngiter2????? mungkin sulit utk diterapkan disini ya?????? soale jalanan sll macettttttttt……..apa bs masuk keluar kampung????? yg di NZ mobil itu mmg sdh di stel dgn peralatan kopinya……..