Silvia Utama – Bumi
Saya suka gemes sekali kalau sedang membaca berita mengenai pejabat di Indonesia yang tertangkap basah selingkuh/korupsi/skandal seks dan mereka bilang ke wartawan,”Ini cobaan” atau “Ini ujian dari Yang Diatas.”
Saya ingin sekali sentil kepala mereka dan bilang,”Oi, kamu ini umur sudah banyak, ngerti dong ya kalau itu konsekuensi dari perbuatan kamu.”
Pada saat mereka berbuat ini saya selalu teringat anak kecil yang jatuh terantuk meja dan kemudian menyalahkan meja kenapa meja tersebut berada di sana ketika dia sedang lari-lari…….
Godaan….. jerat, perangkap pasti akan datang dalam kehidupan manusia. Mengapa kita harus berhadapan dengan godaan? Godaan akan memunculkan sikap hati kita yang sebenarnya….apakah hal yang baik atau yang buruk yang akan keluar. Menghadapi godaan dapat meningkatkan keyakinan kita dalam kemampuan kita untuk mengenali dan melawan kebohongan musuh.
Dari pengalaman saya hidup selama ini, godaan datang dalam berbagai bentuk dan saya mempelajari bahwa godaan bagi setiap orang itu akan datang pada saat yang tidak terduga dan menyerang manusia pada titik-titik kelemahannya.
Godaan bisa bersifat seksual
Pengalaman pribadi:
Seperti yang pernah saya ceritakan di komen artikel teman-teman yang lalu dan di artikel saya di rumah saudara tua ketika saya beranjak remaja saya suka sama satu cowo tapi cowo ini tidak suka sama saya. Juga ketika saya tinggal di Jawa Barat itu saya merasa merana sekali dicuekin sama cowo-cowo ketika saya main bersama-sama dengan teman-teman dekat saya yang merupakan cewe-cewe yang popular di kota tempat saya sekolah saat itu.
Saya pernah pacaran bukan karena saya beneran jatuh cinta sama cowo dari lain kota tetapi lebih karena cowo itu cukup popular dan banyak cewe bilang dia ganteng.Tapi puji syukur biar belum menyerahkan diri kepada Tuhan, saya berani tidak paksakan diri untuk terus pacaran dengan seseorang yang sangat berbeda minat, visi dan misi kehidupannya dengan saya.
Setelah menyerahkan diri kepada Tuhan dan ketika itu saya baru saja menikah, saya dapat customized temptation yang pertama.
Dari kisah saya di atas, teman-teman bisa melihat saya ini dulunya orang yang pernah mengalami rasa tertolak dan minder yang tidak ketara. Nah godaan yang datang untuk saya ini bentuknya seperti apa? Tidak ada hujan dan tidak ada angin, tiba-tiba cowo yang 100% dari fisik dan lain-lainnya memenuhi semua yang saya suka dari seorang cowo datang menunjukkan rasa suka.
Saya sempat curhat sama papa saya tentang perhatian cowo ini dan betapa cowo ini cukup berani dalam mengekspresikan perasaannya. Papa saya memberikan nasehat yang bijak agar saya menjaga jarak dan tidak terhanyut dengan perhatiannya lalu melakukan sesuatu yang nantinya bisa melukai hati suami serta berbuat salah di hadapan Tuhan.
Sejak saat itu kalau ada cowo yang saya tahu ini tipe cowo yang ketika saya masih single adalah tipe yang saya suka, saya langsung dirikan tembok Cina di sekililing saya*smile. Saya tidak berani beramah-tamah, bicara akan seperlunya dan tidak akan membiarkan diri saya berdua-duaan dengan tipe cowo ini.
“Jadi, berhati-hatilah. Kalau Saudara mengira, “Mustahil saya akan berbuat demikian”, hendaklah Saudara waspada karena Saudara juga mungkin jatuh ke dalam dosa.”
Setiap orang punya saat lemah, lebih baik selalu berjaga-jaga.
Jangan sudah tahu ada suami/istri yang menunggu di rumah dan ini ada cewe bening dan seksi /cowo keren dan berbobot yang rajin sekali kasih senyum terbaiknya kepada kita dan mengajak kita makan bersama/ngopi sama-sama, terus karena kesepian/karena tersanjung dan sejuta karena lainnya, bukannya lari menjauh…..malah dilayanin. Kalau akhirnya jadi bobo-bobo bareng terus ketahuan, jangan bilang “Ini cobaan ” atau “Ini ujian”. Bloon plus dodol sekali itu namanya*smile
Buat mereka yang kecanduan dengan pornography, ya jangan iseng-iseng titip majalah FHM, Playboy dan kawan-kawannya, sengaja cari-cari film porno atau berselancar di internet cari-cari situs porno.
Daripada membiarkan pikiran menghanyutkan kepada image yang tidak sesuai dengan Firman, lebih baik isilah pikiran dengan hal-hal bernilai, yang patut dipuji, yaitu hal-hal yang benar, yang terhormat, yang adil, murni, manis, dan baik.
Jangan bilang, “Ah ini kan cuma iseng dipikiran saja.”
Coba renungkan kata-kata bijak ini dengan jujur terhadap diri sendiri…….
Watch your thoughts, they become words.
Watch your words, they become actions.
Watch your actions, they become habits.
Watch your habits, they become your character.
Watch your character, it becomes your destiny.
Godaan juga bisa berupa hal-hal yang sepertinya sepele, tapi sebetulnya merugikan diri sendiri dan bisa saja bukan diri sendiri yang dirugikan tapi orang sekitar. Misalnya …..
Godaan berupa rasa iri hati
Saya pernah cerita dimana ketika suatu masa dalam kehidupan saya, saya pernah mengeluh sama Tuhan kenapa koq hidup saya mengalami banyak sekali riak-riak kehidupan. Saya melihat orang-orang yang hidupnya tidak sungguh-sungguh mencari Tuhan hidup mereka sepertinya lancar-lancar saja. Nah suatu hari ketika saya sedang membaca kitab suci saya, saya tertohok batinnya ketika membaca ini, “
“Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain. Sebab tiap-tiap orang akan memikul tanggungannya sendiri.”
Setiap orang memiliki panggilan masing-masing. Setialah dengan panggilan dan talenta dan segala apa yang sudah dititipkanNya kepada kita.
Memang godaan iri hati ini seringkali halus sekali datangnya. Mungkin Anda yang sudah bertahun-tahun berjuang untuk membeli rumah, tapi masih belum juga terlaksana. Eh, tiba-tiba teman Anda yang baru saja mulai bekerja/berusaha, memberikan kabar bahwa dia baru saja membeli rumah yang memiliki ciri-ciri persis seperti yang Anda inginkan selama ini. Perasaan iri itu akan melintas tanpa diundang. Respon selanjutnya dari Anda akan menunjukkan isi hati Anda yang sebenarnya. Kalau ingin lepas dari rasa ini, harus siap memberkati teman Anda ini. Turutlah bergembira dengan orang-orang yang bergembira, dan belajar berempati terhadap teman yang mengalami kesusahan.
Kalau dia bisa membeli rumah tersebut, jika Anda berusaha segenap hati dan motivasi Anda untuk memiliki rumah itu memang benar, tidak ada yang mustahil bahwa suatu hari Anda akan dapat memiliki rumah tersebut.
Godaan bisa berupa makanan
Nah buat saya sih, saya juga mengerti sekali jenis cemilan apa yang bisa membuat saya tergoda untuk makan secara berlebihan. Sedangkan saya bukan orang yang memiliki metabolism tinggi. Jadi ya supaya jangan tergoda, jangan simpan banyak-banyak cemilan tersebut. Kalau satu atau dua buah sih tidak apa-apa.
Juga kalau masuk rumah makan yang saya tahu saya akan tergoda sekali, ya harus jaga jangan makan nasinya atau siap-siap agar porsi makan saya yang berikutnya harus dipangkas.
Godaan untuk sombong/pamer
Orang yang tadinya berasal dari ekonomi kurang mampu kemudian mendapatkan kelimpahan secara ekonomi akan ada godaan untuk pamer. Apalagi sekarang ada Facebook. Bisa saja pura-pura duduk, tapi di sisi tempat duduk ditaruh tasnya yang bernilai ratusan juta Rupiah. Atau bisa saja tergoda pasang foto di belakang kemudi dengan judul foto “Macet nih” dan tidak lupa lambang dari mobil yang harganya milyaran Rupiah juga terfoto dengan jelas *smile
Godaan untuk berjanji tanpa serius untuk memegang janji tersebut
Mulai dari yang sepertinya enteng saja, “Nanti malam gue telpon lu.” Tapi tiap kali tidak pernah sungguh-sungguh mau menelpon.
Atau ,”Eh, nanti gue bawain lu oleh-oleh” setiap kali mau bepergian. Sekali dua kali mungkin lupa, eh ini tiap kali lupa terus.
Atau lebih dari 50% setiap janjian ketemu seseorang, pas sudah waktunya datang selalu mulur lebih dari satu jam bukan karena macet tapi karena Anda menganggap sepele waktu janjian tersebut atau malah Anda membatalkan mendadak tanpa memikirkan orang lain yang terlibat didalamnya yang sudah meluangkan waktu (waktu ini sangat mahal sekali tidak bisa diulang kembali) dan biaya tentunya untuk bisa datang ke tempat tujuan (atau jika wanita yang diajak ketemuan, dia sudah cape-cape dandan itu juga kan perlu biaya. Beli bedak, lipstik itu mahal loh*smile)
Kalau seperti ini keadaannya, ini sudah suatu area kelemahan dan harus dihadapi dan diubah. Karena bagaimana orang akan percaya akan ucapan Anda yang lainnya, kalau janji seperti ini saja meleset terus.
Godaan-godaan yang lain tentunya masih banyak bentuknya, tapi pada dasarnya untuk bertahan terhadap godaan berarti harus mau melewati rintangan tanpa menyerah. Ini juga berarti kita mau bayar harga melalui masa tersebut tanpa membiarkan godaan mengubah sikap atau komitmen awal kita.
Intinya:
Kalau ada teman-teman yang mau menambahkan bagaimana menang melawan godaan, silahkan menambahkan ya. Saya senang bisa belajar dari pengalaman teman-teman juga. Terima kasih.
Pages: « 11 10 9 8 7 6 5 [4] 3 2 1 »
Pages: « 11 10 9 8 7 6 5 [4] 3 2 1 »
May 23rd, 2012 at 23:22
37 ISK : tossssssssssss!
May 23rd, 2012 at 23:21
36 HENNIE : se7777777……….makane tiap kasus beda2…….contohnya aku, menyambut dan melangkah lbh lanjut yg mengagumi dimana salahnya? wakakakak………japri udah aku balassssssss…….
May 23rd, 2012 at 23:16
Setuju dengan pendapat ISK.
May 23rd, 2012 at 23:00
Duluuuuu…saya percaya, bila orang sudah menjalankan ritual tertentu, misalnya sembahyang, puasa dan lainnha, maka sangat kecil kemungkinanya untuk berbuat buruk. Ternyata saya salah.
Saya lebih percaya bahwa untuk mencegah godaan bukan dengan ritual agama, tetapi dari rasa empati. Mau maki orang, kebayang gimana rasanya kalau anak saya dimaki, saya akan bunuh.
Mau jahat, selalu terbayang, bagaimana kalau saya dijahati orang, pasti marah.
Cuma itu. Jadi tidak berguna hal-hal lainnya untuk saya.
May 23rd, 2012 at 22:59
Oh iya dong, kalo single sih boleh banget
May 23rd, 2012 at 22:56
SU : soal GUDEG……dan org Jawa Tengah = suka yang manis-manis……….jd klu aku masak gudeg ya jgn semanis spt resep aslinya…….
menurutku makan makanan, jajanan apa saja klu msh dlm takaran msh ok……..justru yg sulit itu klu sdh suka, ndak ingat lagi takaran klu belum dimakan sampai amblassssssss………setelah itu baru nyesel…….hehehe
krn klu banyak yg dihindari nanti tubuh kekurangan asupan gizi……..ini jg ndak sehat……..lbh baik mengurangi…….kecuali klu mmg makanan/jajanan yg TIDAK disukai ya apa boleh buat???? soal yg ini, plg gampang ndak usah susah menghindar, mmg pd dasarnya ora doyan……
May 23rd, 2012 at 22:46
33 HENNIE : boleh dan tdk ada yg salah jg kalau ada sambutan dr kedua belah pihak klu sama2 msh single and available………ya kan? setuju?????
May 23rd, 2012 at 22:39
Lani, nggak ada yang salah ya, kecuali kedua belah pihak menyambutnya hehehe…
May 23rd, 2012 at 22:29
21 MBAK NUK : se7777777 dgn alinea terakhir………kdg kesialan tdk sll dianggap sial, tp dijadikan bahan pelajaran utk kedepannya lbh baik dan jgn sampai keblusuk lagi………pepatah saja mengatakan : sepandai-pandai tupai melompat akhirnya gawal juga…….
HENNIE : 30 aku menikmati juga jika ada orang lain yang mengagumiku
+++++++++++++++++
apanya yg salah? klu hanya sekedar menikmati dikagumi oleh org lain? apalagi klu lawan jenis???? ato mengagumi org lain???? yg penting disini, setelah itu tindakannya apa????? klu cm mandeg mengagumi dan dikagumi……..mengapa tidak????
jd TAHU BATAS saja………..klu sdh tau, tp tetep nekad……..nah, ini mmg memberi kesempatan utk bikin kesalahan…….kesalahan yg disengaja
May 23rd, 2012 at 21:32
EN, terima kasih buat pertemanannya dan pujiannya. Dari lubuk hati saya, saya ini msh belajar……
Hennie dan Dj, yg plg menantang buat saya adl mendisplinkan pikiran. Pikiran ini either at war with God atau pikiran ini diperbaharui agar selaras dengan FirmanNya. Ga ada itu yg namanya zona neutral. Saya meyakini bahwa pikiran yg sdh diperbaharui oleh FirmanNya adl kanvas yg sempurna bg Dia. Saya ingin berada dimana pikiran saya (saya percaya area ini perlu diserahkan sama Tuhan krn ini pun Dia tahu sekali apa saja yg sy renungkan), emosi dan keinginan bebas sy diisi sesuai dgn apa yg saya terima/selaras dg Firman Nya setiap saat. Iman tidak bertentangan dg pikiran/nalar tapi lebih superior dr pikiran, karenanya saya sangat amat perlu memperbaharui pikiran saya setiap hari. Pikiran yg diperbaharui oleh FirmanNya enhances faith. Di kitab such sy byk petistiwa yg sepertinya tidak masuk nalar utk saat itu, seperti ketika Paulus dan Silas dipenjara dan mrk memuji Tuhan segenap hati terus tiba2 malaikat Tuhan membebaskan mereka dan pintu penjara terbuka dg sendirinya…….ini technology yg tahun2 terakhir kita jg dapati…..dimana ada pintu dg sistim yg peka akan pergerakan…dan otomatis membuka sendiri……..
Saya tidak mau toleransi hal2 yg tidak selaras dgn FirmanNya. Krn apa yg yg tolerir dlm akan mendominasi kehidupan org tsb pd akhirnya……