Thursday, 24 May 2012
Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta
KOTA JAKARTA punya kebanggaan kepada seorang Ali Sadikin yang pernah memimpin ibukota negeri terbesar berpenduduk nomor lima se jagat. Keras, tegas, galak, dispilin dan kontroversial. Selama 11 tahun (1966-1977), Bang Ali menjadi gubernur termuda dan terlama dalam sejarah Jakarta.
Soekarno yang mendambakan Jakarta sebagai galeri seni dan angan-angannya yang megalomania, memilih anak muda berusia 39 tahun untuk mewujudkan impiannya tentang Jakarta yang indah, berseni dan bersih. Sayang, Soekarno tak sempat menyaksikan terlalu lama orang yang diharapkan itu.
Bila Jakarta di rancang cantik oleh Soekarno, maka Bang Ali yang membangun dan merapikan serta merawatnya. Ali Sadikin telah menetaskan telur yang dierami Soekarno tentang Jakarta yang besar, bersih dan berseni(*).
May 31st, 2012 at 22:09
Betul Mas Bagong. Itu ucapannya yg terkenal. Ke ulama cuma dapat doa dan tak bisa dimakan. Hahaha…
May 26th, 2012 at 19:27
Bung Iwan>>>
Ada ucapan Bang Ali, kurang lebihnya:
“mBangun Jakarta butuh uang maka saya datang ke Pengusaha, kalau dari kaum alim ulama saya cuma dapat doa…….”
Adakah pernyataan Gubernur sesudahnya yang bisa jadi penanda membangun Ibukota?
Suwunnnn.
May 25th, 2012 at 01:37
Apakah ada cloningannya bang Ali utk Jakarta???