Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Jakarta 485 Tahun (5 – habis): HUT Jakarta Paling Menyedihkan

Friday, 22 June 2012

Viewed 1338 times, 1 times today | 31 Comments |

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

JAKARTA modern dibangun dan dirancang oleh seorang Soekarno yang kemudian dipahami dengan baik oleh Ali Sadikin yang meletakkan dasar pembangunan Jakarta yang kita rasakan sekarang. Sejak pertengahan 1950an hingga 1960an, Soekarno banyak mengubah wajah Jakarta menjadi sebuah kota metropolitan modern paling awal di antara kota-kota di negara-nagara berkembang. Pada masa-masa aktif kehidupannya, Soekarno banyak mencurahkan idenya membangun Jakarta sesuai impiannya. Bahkan diakhir hayatnya, dia sempat memberikan hadiah bagi kota yang dia bangun dan dia cintainya. Hadiah itu berupa kematiannya pada 21 Juni 1970. (*)

 

 

Share This Post

Posted by Friday, 22 June 2012 on 10:27.

Categories: Seputar Presiden Republik Indonesia. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

31 Responses to “Jakarta 485 Tahun (5 – habis): HUT Jakarta Paling Menyedihkan”

Pages: « 4 [3] 2 1 »

  1. 30
    Handoko Widagdo Says:

    Jadi kandidat mana yang tidak ikut nih…apakah yang dari Solo, dari Palembang, dari Prambanan, dari Sidimpuan, atau yang asli betawi?

  2. 29
    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:

    Waduh Mas Han. Aslinya ada sekitar 20-an tulisan asli tentang Jakarta yang dikaitkan dengan sekarang. Cuma tak ada waktu banyak. Bisa aja, tetapi takut jarang tidur. Jarang tidur cenderung mengakibatkan orang jadi hilang ingatan. Wah!

  3. 28
    Handoko Widagdo Says:

    Kok 5-habis? Padahal kandidatnya 6 pasang.

  4. 27
    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:

    Hahahaha… Om Djoko bisa aja bikin family name Hatta untuk Soekarno.

    Oh ya, kapan ke Jakarta?

    Salam untuk Keluarga di Mainz.

  5. 26
    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:

    Liber Hennie,

    Usah kau menangisi Jakarta. Karena kau di sana nan jauh yang asri kotanya.
    Biarkan kami menangis dan kesal di sini dengan segala kesemrawutannya Jakarta.

    Salan Tubiengen dari Jakarta.

  6. 25
    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:

    Dewi kampret, ape kabar? Udeh beteh di Riyo? Nyang penting seneng di sono. Kontrakannya ada berape pintu?

  7. 24
    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:

    Bro, warisan Soekarno di Jakarta banyak. Bukan hanya Senayan dan kompleks olahraganya. Sekarang kawasan itu memang menjadi kawasan bisnis dan ini kesalahan gubernur-gubernur Jakarta juga.

    Ali Sadikin terkejut bahwa kompleks Hotel Hilton yang dulunya milik Pertamina (milik negara) sudah menjadi “milik” Keluarga Ibnu Sutowo, mantan Dirut Pertamina yang fenomenal itu.

    Negara? Pret!

  8. 23
    Lani Says:

    KANG ANUUU : nah, makane nek rung gadug, jgn lupa sangu dingklik kkkkk…………

  9. 22
    EA.Inakawa Says:

    Namun demikian……masih banyak & berjuta rakyat Indonesia TETAP mengagumi sang Proklamator ini,mencintai dan mengenangnya dalam doa doa

  10. 21
    anoew Says:

    weleh Lan, aku ora jopo-jopo dadi asistene si prof kuy, rung gaduk kuping lah

Pages: « 4 [3] 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)