Friday, 22 June 2012
Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta
JAKARTA modern dibangun dan dirancang oleh seorang Soekarno yang kemudian dipahami dengan baik oleh Ali Sadikin yang meletakkan dasar pembangunan Jakarta yang kita rasakan sekarang. Sejak pertengahan 1950an hingga 1960an, Soekarno banyak mengubah wajah Jakarta menjadi sebuah kota metropolitan modern paling awal di antara kota-kota di negara-nagara berkembang. Pada masa-masa aktif kehidupannya, Soekarno banyak mencurahkan idenya membangun Jakarta sesuai impiannya. Bahkan diakhir hayatnya, dia sempat memberikan hadiah bagi kota yang dia bangun dan dia cintainya. Hadiah itu berupa kematiannya pada 21 Juni 1970. (*)
June 25th, 2012 at 14:07
Jadi kandidat mana yang tidak ikut nih…apakah yang dari Solo, dari Palembang, dari Prambanan, dari Sidimpuan, atau yang asli betawi?
June 25th, 2012 at 14:04
Waduh Mas Han. Aslinya ada sekitar 20-an tulisan asli tentang Jakarta yang dikaitkan dengan sekarang. Cuma tak ada waktu banyak. Bisa aja, tetapi takut jarang tidur. Jarang tidur cenderung mengakibatkan orang jadi hilang ingatan. Wah!
June 25th, 2012 at 13:31
Kok 5-habis? Padahal kandidatnya 6 pasang.
June 25th, 2012 at 12:34
Hahahaha… Om Djoko bisa aja bikin family name Hatta untuk Soekarno.
Oh ya, kapan ke Jakarta?
Salam untuk Keluarga di Mainz.
June 25th, 2012 at 12:31
Liber Hennie,
Usah kau menangisi Jakarta. Karena kau di sana nan jauh yang asri kotanya.
Biarkan kami menangis dan kesal di sini dengan segala kesemrawutannya Jakarta.
Salan Tubiengen dari Jakarta.
June 25th, 2012 at 12:30
Dewi kampret, ape kabar? Udeh beteh di Riyo? Nyang penting seneng di sono. Kontrakannya ada berape pintu?
June 25th, 2012 at 12:29
Bro, warisan Soekarno di Jakarta banyak. Bukan hanya Senayan dan kompleks olahraganya. Sekarang kawasan itu memang menjadi kawasan bisnis dan ini kesalahan gubernur-gubernur Jakarta juga.
Ali Sadikin terkejut bahwa kompleks Hotel Hilton yang dulunya milik Pertamina (milik negara) sudah menjadi “milik” Keluarga Ibnu Sutowo, mantan Dirut Pertamina yang fenomenal itu.
Negara? Pret!
June 24th, 2012 at 03:40
KANG ANUUU : nah, makane nek rung gadug, jgn lupa sangu dingklik kkkkk…………
June 24th, 2012 at 02:37
Namun demikian……masih banyak & berjuta rakyat Indonesia TETAP mengagumi sang Proklamator ini,mencintai dan mengenangnya dalam doa doa
June 23rd, 2012 at 20:35
weleh Lan, aku ora jopo-jopo dadi asistene si prof kuy, rung gaduk kuping lah