Thursday, 28 June 2012
Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta
Jumlah 200 tulisan bukan angka yang besar. Angka itu menandakan bahwa menulis tidak pernah memuaskan seseorang dan tidak peduli suka atau tidak dengan tulisan tersebut. Terima kasih atas dukungannya selama ini.
Pages: « 11 10 9 8 7 6 5 4 [3] 2 1 »
Pages: « 11 10 9 8 7 6 5 4 [3] 2 1 »
June 29th, 2012 at 00:30
Terima kasih banyak Mu Ammar atas apresiasinya.
Mudah-mudahan saya tetap bisa menulis terus.
terima kasih
June 29th, 2012 at 00:29
Hi Paspam…
Saya lebih tertarik menulis artikel ke 201 tentang apa yang terkandung dalam baju SPG di pameran mobil itu. Mungkin Mas Anung bisa bantu…?
June 29th, 2012 at 00:28
Lieber Hennie,
Danke schon…
4-3
June 29th, 2012 at 00:25
Bro, wah kalau di luar sana memang sadis-sadis komentarnya. Makanya saya tak pernah ikut2 kumpulan lain di luar sana selain di sini. Agak malas berkomunikasi dengan orang yang berlainan gellombang frekuensi
Kata orang AS, “different drum” spt judul lagu yg dipakai buat iklan TVC Axe. Kamu bidadari aku pria. Gak nyambung…
Kok selangkangan lagi sih…. apa nih maksudnya? Hahahaha….
Isi kepala boleh berbeda, tapi hasrat kepala bawah berbeda-beda….
June 29th, 2012 at 00:22
Maaf, saya baru baca komentar2 yg masuk.
Pak JC – banyak selamat atas kelahiran bayi ke3.
June 29th, 2012 at 00:21
Hai non sibi….
Iya, sudah biasa terima hinaan. Cuma bukan disini. Ketika artikel saya ada yang mengcopy-paste dan muncul di blog orang, maka berhamburlah “kata-kata mutiara”. Walau ada juga yang menerima dengan baik.
Biasalah seperti itu kata teman2 saya yg suka nulis. Tak mungkin kita bisa menyenangi semua orang.
Pa kabar? Lama tidak muncul…
June 29th, 2012 at 00:17
Congratulations Pak ISK. Well done! Ever onward no retreat !
Banyak yg menghujat, mengejek, menghina tulisan-tulisan Pak ISK?
They are stupid, yes they are, sorry to say.
June 29th, 2012 at 00:02
Wah, kok jadi musim ya model seperti ini. Orang tidak suka dengan seorang yang lain lantas dengan mudahnya mengomentari dengan hal yang menyakitkan. Lantas apakah mereka, yang berkomentar buruk itu, bisa menulis seperti yang sudah dikritiknya dengan buruk? Minimal setaralah.
Lain dengan kritik membangun, tentu akan dengan diterima dengan tangan terbuka, bukan kaki terbuka.
Ini lagi… ck! Memangnya siapakah Anda berhak mengatakan kafir kepada orang yang tak sepaham?
IWAN SATYANEGARA KAMAH, maju terus pantang mundur tapi jangan lupa berhenti dulu beli es jus kalau haus.
June 28th, 2012 at 23:20
Lieber Iwan, wah 200 tulisan, hebat banget.
Memang tulisanmu beda, walaupun istilahmu daur ulang tapi penyampaiannya membuat yang membaca merasa itu berita baru.
3-4
June 28th, 2012 at 20:14
artikel ke 201? apakah tentang sejarah saya? (PASPAMPRES)….