Cari Kawan

Cipta Arief Wibawa

 

Kalau engkau hidup dan tak ingin hidupmu menjadi hidup yang biasa saja, maka banyak-banyaklah mencari kawan.

Begitulah kata-kata seorang abang takkala beberapa tahun lalu aku berujar ingin menjadi salah satu manusia terbaik yang pernah dilahirkan negeri ini. Saat mendengar kata-kataku itu ia hanya tersenyum menatapku dan bertanya, bagaimana caranya? Tentu saja dengan yakin aku menjawab aku akan terus mengasah seluruh potensi yang ada dalam diriku agar aku mampu dan diakui sebagai yang terbaik. Ia hanya santai saja membalas jawabanku dengan sebuah kalimat, “That’s bullshit brother, you are only a loser when you act like that”

Tentu saja, demi mendengar jawaban seperti itu aku langsung terperangah, apa maksud abang ini, bukannya memang seperti itu caranya untuk menjadi yang terbaik? Memang apa lagi yang lain?Saat itu kami sedang berjalan-jalan sore di tengah pematang sawah dekat Universitas Andalas, suasananya, hmm, jangan ditanya, indah nian. Abang berujar lagi, “Tak lah terlalu penting ilmu kau tu Cip bila yang kaupikirkan hanya dirimu sendiri, kaulihat banyak orang sekitar kita yang tak beruntung hidupnya” “Mau kau apakan rupanya skill kau itu?”. Belum sempat aku menjawab ia sudah bicara lagi, “Tak usah kaujawab, paling kau bilang ya untukku, untuk bekal supaya orang mengakuiku”

Mendengar jawaban bijak yang mahal begini, aku pun langsung cepat memahami. Ya sejak hari itu, aku sedikit bisa belajar tentang pentingnya membangun hubungan baik dengan orang lain disamping membangun hubungan baik dengan cita-cita.Alhamdulillah, sejak hari bersejarah itu, sedikit demi sedikit pengalaman luar biasa menghampiriku. Hah, jangan tanya dari mana datangnya!Tentulah dari orang-orang di mana aku biasa bergaul dan berinteraksi…

Okelah, sekali lagi. Kalau engkau hidup dan tak ingin hidupmu menjadi hidup yang biasa saja, maka banyak-banyaklah mencari kawan.

 

7 Comments to "Cari Kawan"

  1. Evi Irons  3 July, 2012 at 09:49

    Semoga menemukan Kawan yang baik, yang mampu membimbing kita ke Jalan yang benar, kritik yang membangun kita, yang penting tidak mudah tersinggung, saling membantu. Teman untuk diajak senang pasti banyak yang mau tapi kalau kita Minta pertolongan hanya sedikit Atau malah tidak Ada, disitulah kamu Akan mengetahui siapa Teman baikmu yang sesungguhnya.

  2. EA.Inakawa  3 July, 2012 at 02:02

    Mas Cipta : Kawan itu adalah nara sumber kita,dan Baltyra adalah rumah kita berkawan…..hidup pasti kurang jika tanpa berkawan ehehehe salam sejuk mas

  3. J C  2 July, 2012 at 11:15

    Semoga Baltyra terus menjadi wadah persahabatan untuk kita semua…

  4. Dewi Aichi  2 July, 2012 at 06:23

    Sepakat dengan mas Cipta Arief, kehadiran teman menjadikan hidup kita sangat special..banyak kisah, apalagi menemukan teman yang bisa mengingatkan akan kesalahan kita…

  5. Dj.  1 July, 2012 at 19:13

    CAF…..
    Terimakasih…..
    Lha Dj. hidup sangat biasa saja, kok ya masih banyak kawan ya….
    Dan sakin banyaknya kawan, mala membikin hidup ini menjadi sangat biasa…
    Anehkan…???
    Salam,

  6. AH  1 July, 2012 at 17:35

    hati2 kawan menikam dari belakang, siapkan juga kawan yang bisa jadi tameng *mumet

  7. Sumonggo  1 July, 2012 at 13:50

    “Seribu kawan masih kurang”, seperti pepatah ini.
    Membentuk jaringan (networking) dan mengasah soft-skill, bukan sekedar selembar ijazah selesai kuliah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.