<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Sakitkah Pelayanan Rumah Sakit di Indonesia?</title>
	<atom:link href="http://baltyra.com/2012/07/03/sakitkah-pelayanan-rumah-sakit-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://baltyra.com/2012/07/03/sakitkah-pelayanan-rumah-sakit-di-indonesia/</link>
	<description>gloBAL communiTY nusantaRA</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 May 2013 15:31:53 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
	<item>
		<title>By: mima</title>
		<link>http://baltyra.com/2012/07/03/sakitkah-pelayanan-rumah-sakit-di-indonesia/comment-page-7/#comment-215997</link>
		<dc:creator>mima</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Nov 2012 07:43:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=52273#comment-215997</guid>
		<description><![CDATA[hai mbak...

akhirnya ketemu juga sama blog seperti ini.  Ini benar2 sangat membantu. Langsung saja ya mbak.

Saya adalah penderita emboly paru sudah 1 tahun lebih. Saya terkena setelah saya menjalani persalinan via operasi caesar. Beberapa hari setelah operasi, saya tidak bisa aktifitas. Makan, mandi, berjalan kaki ter engah-engah. Sampai akhirnya saya dilarikan ke RS, dan didiagnosa terkena emboli paru.

Dalam kurun satu tahun ini, saya sudah 3 kali masuk RS. Pertama RS Swasta di Jakarta, ditangani oleh dokter spesialis jantung, yang kedua di RS yang sama, dan si dokter pun menyerah. 

Akhirnya saya dirujuk ke RS Pusat Jantung di Jakarta, dilarikan ke ICU dikarenakan kadar oksigen dalam darah dibawah normal dan sesak nafas hebat. Kurang lebih 1 bulan akhirnya saya diperbolehkan pulang dengan biaya habis puluhan juta, walau tanpa tindakan apapun. Di RS Tersebut saya ditangani oleh prof yang sangat hebat katanya. Setelah pulang saya d wajibkan kontrol 1 bulan sekali.

Yang sangat berat adalah, harga obat yang diberikan, setiap bulan saya harus menebus di angka 2.7 juta plus konsul jadi 3 juta per bulan. Itu dengan dosis paling minimal. 

Yang membuat saya sangat kecewa adalah, tyap kali saya datang untuk kontrol, saya tidak pernah bertemu dengan dokter yang menangani saya, selalu saya hanya dipertemukan oleh asisten dokter nya saja. Dan tyap bulan asisten dokter nya itu selalu berbeda. Saya sangat ingin direview oleh mereka mengenai progress saya. Namun ini tidak sama sekali. Tiap bulan saya datang kesana, hanya ditanya, ada keluhan apa?? kemudian keluhan saya dicatat di lembaran riwayat kesehatan saya. Kemudia dia tanya &quot;kamu sakit apa sih&quot; sambil membuka-buka kronologis riwayat saya. kemudian dia membuka resep bulan lalu, di copy dan d serahkan kesaya untuk ditebus. Begitu saja tiap bulan nya. tidak ada di suruh cek ulang untuk review atau bagaimana. Obatnya kan sangat2 tidak murah.

Pernah saya tanya ke dokter nya &quot;Apakah saya bisa sembuh? pengobatan ini sampai kapan? karena jujur saya tidak sanggup jika terus2an mengeluarkan uang sebanyak ini setiap bulan. Saya hanya karyawan swasta, tulang punggung keluarga&quot;  si dokter tidak bisa menjawab.. dia hanya bilang &quot;Yaaa pokoknya obatnya jangan sampai putus. Bisa fatal&quot; 

Kata2 yang keluar dari mulut dia membuat mental saya drop. Dengan kata lain hidup saya bergantung dengan obat itu? kalo ga minum lalu saya mati? apa begitu?

Makin kesini rasanya badan saya tambah kebal sama obat, efeknya kemana-mana. Skrg kondisi saya masih tdk bs aktifitas banyak walau sudah di doping obat. Sepertinya harus nambah dosis obatnya. Tapi harus keluar biaya berapa lagi?

Saya sudah googling untuk mencari teman sependeritaan alias yang punya riwayat penyakit emboly paru, namun tidak ketemu. 

Akhirnya saya ingin cari second opinion untuk berobat ke luar negeri. Karena saya pingin tau apa opini dokter di luar mengenai penyakit saya yang katanya langka.

Mudah2an dengan saya posting disini ada yang bisa memberikan referensi jika masih ada RS yang bersahabat. Jadi saya tidak harus jauh2 ke negeri seberang.

Mohon info jika berkenan untuk range biaya... hotel.. dan transportasi...

Bisa japri ke moktafianty@yahoo.co.id 

Terima kasih]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hai mbak&#8230;</p>
<p>akhirnya ketemu juga sama blog seperti ini.  Ini benar2 sangat membantu. Langsung saja ya mbak.</p>
<p>Saya adalah penderita emboly paru sudah 1 tahun lebih. Saya terkena setelah saya menjalani persalinan via operasi caesar. Beberapa hari setelah operasi, saya tidak bisa aktifitas. Makan, mandi, berjalan kaki ter engah-engah. Sampai akhirnya saya dilarikan ke RS, dan didiagnosa terkena emboli paru.</p>
<p>Dalam kurun satu tahun ini, saya sudah 3 kali masuk RS. Pertama RS Swasta di Jakarta, ditangani oleh dokter spesialis jantung, yang kedua di RS yang sama, dan si dokter pun menyerah. </p>
<p>Akhirnya saya dirujuk ke RS Pusat Jantung di Jakarta, dilarikan ke ICU dikarenakan kadar oksigen dalam darah dibawah normal dan sesak nafas hebat. Kurang lebih 1 bulan akhirnya saya diperbolehkan pulang dengan biaya habis puluhan juta, walau tanpa tindakan apapun. Di RS Tersebut saya ditangani oleh prof yang sangat hebat katanya. Setelah pulang saya d wajibkan kontrol 1 bulan sekali.</p>
<p>Yang sangat berat adalah, harga obat yang diberikan, setiap bulan saya harus menebus di angka 2.7 juta plus konsul jadi 3 juta per bulan. Itu dengan dosis paling minimal. </p>
<p>Yang membuat saya sangat kecewa adalah, tyap kali saya datang untuk kontrol, saya tidak pernah bertemu dengan dokter yang menangani saya, selalu saya hanya dipertemukan oleh asisten dokter nya saja. Dan tyap bulan asisten dokter nya itu selalu berbeda. Saya sangat ingin direview oleh mereka mengenai progress saya. Namun ini tidak sama sekali. Tiap bulan saya datang kesana, hanya ditanya, ada keluhan apa?? kemudian keluhan saya dicatat di lembaran riwayat kesehatan saya. Kemudia dia tanya &#8220;kamu sakit apa sih&#8221; sambil membuka-buka kronologis riwayat saya. kemudian dia membuka resep bulan lalu, di copy dan d serahkan kesaya untuk ditebus. Begitu saja tiap bulan nya. tidak ada di suruh cek ulang untuk review atau bagaimana. Obatnya kan sangat2 tidak murah.</p>
<p>Pernah saya tanya ke dokter nya &#8220;Apakah saya bisa sembuh? pengobatan ini sampai kapan? karena jujur saya tidak sanggup jika terus2an mengeluarkan uang sebanyak ini setiap bulan. Saya hanya karyawan swasta, tulang punggung keluarga&#8221;  si dokter tidak bisa menjawab.. dia hanya bilang &#8220;Yaaa pokoknya obatnya jangan sampai putus. Bisa fatal&#8221; </p>
<p>Kata2 yang keluar dari mulut dia membuat mental saya drop. Dengan kata lain hidup saya bergantung dengan obat itu? kalo ga minum lalu saya mati? apa begitu?</p>
<p>Makin kesini rasanya badan saya tambah kebal sama obat, efeknya kemana-mana. Skrg kondisi saya masih tdk bs aktifitas banyak walau sudah di doping obat. Sepertinya harus nambah dosis obatnya. Tapi harus keluar biaya berapa lagi?</p>
<p>Saya sudah googling untuk mencari teman sependeritaan alias yang punya riwayat penyakit emboly paru, namun tidak ketemu. </p>
<p>Akhirnya saya ingin cari second opinion untuk berobat ke luar negeri. Karena saya pingin tau apa opini dokter di luar mengenai penyakit saya yang katanya langka.</p>
<p>Mudah2an dengan saya posting disini ada yang bisa memberikan referensi jika masih ada RS yang bersahabat. Jadi saya tidak harus jauh2 ke negeri seberang.</p>
<p>Mohon info jika berkenan untuk range biaya&#8230; hotel.. dan transportasi&#8230;</p>
<p>Bisa japri ke <a href="mailto:moktafianty@yahoo.co.id">moktafianty@yahoo.co.id</a> </p>
<p>Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: anoew</title>
		<link>http://baltyra.com/2012/07/03/sakitkah-pelayanan-rumah-sakit-di-indonesia/comment-page-7/#comment-202012</link>
		<dc:creator>anoew</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2012 13:35:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=52273#comment-202012</guid>
		<description><![CDATA[Ary n Lani, kalau cuma panu sih ra masalah. Lhaaaa selain panu, kadas, kurap, jebulnya kulitku juga nglungsungi tiap malam jumat kiy piye? :lol:]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ary n Lani, kalau cuma panu sih ra masalah. Lhaaaa selain panu, kadas, kurap, jebulnya kulitku juga nglungsungi tiap malam jumat kiy piye? <img src="http://baltyra.com/wp-content/plugins/wp-smiley-switcher/noktahhitam/icon_lol.gif" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lani</title>
		<link>http://baltyra.com/2012/07/03/sakitkah-pelayanan-rumah-sakit-di-indonesia/comment-page-7/#comment-201920</link>
		<dc:creator>Lani</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jul 2012 00:07:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=52273#comment-201920</guid>
		<description><![CDATA[61 KANG ANUU : hahaha.....digosok/digiles pake laos......ancen mandhi tenan......asal kudu nahan pedessssssss]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>61 KANG ANUU : hahaha&#8230;..digosok/digiles pake laos&#8230;&#8230;ancen mandhi tenan&#8230;&#8230;asal kudu nahan pedessssssss</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: AH</title>
		<link>http://baltyra.com/2012/07/03/sakitkah-pelayanan-rumah-sakit-di-indonesia/comment-page-7/#comment-201915</link>
		<dc:creator>AH</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2012 23:52:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=52273#comment-201915</guid>
		<description><![CDATA[mas anoew : kalo cuma panu ya.. cukup digosok-gosok pakai laos, mesti ilang panune]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mas anoew : kalo cuma panu ya.. cukup digosok-gosok pakai laos, mesti ilang panune</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: AH</title>
		<link>http://baltyra.com/2012/07/03/sakitkah-pelayanan-rumah-sakit-di-indonesia/comment-page-7/#comment-201913</link>
		<dc:creator>AH</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2012 23:51:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://baltyra.com/?p=52273#comment-201913</guid>
		<description><![CDATA[Linda : kapan-kapan tulislah, biar kita semua juga tahu ada rs yang peduli di indonesia. 
linda : kalau ada waktu tulislah, biar banyak orang yang tahu rumah sakit mana saja yang bagus di indonesia

pak han : sekali lagi masalah lebih kepada moral ya? hehe..

matahari, ugie : terimakasih sudah membaca]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Linda : kapan-kapan tulislah, biar kita semua juga tahu ada rs yang peduli di indonesia.<br />
linda : kalau ada waktu tulislah, biar banyak orang yang tahu rumah sakit mana saja yang bagus di indonesia</p>
<p>pak han : sekali lagi masalah lebih kepada moral ya? hehe..</p>
<p>matahari, ugie : terimakasih sudah membaca</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
