Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Kenali Tari-tarian Indonesia (9): Srimpi Jemparing

Thursday, 5 July 2012

Viewed 2346 times, 1 times today | 41 Comments |

Probo Harjanti

 

Jemparing adalah kata yang berasal dari bahasa Jawa, artinya panah. Srimpi jemparing, adalah salah satu judul tari srimpi, yang memnggunakan jemparing sebagai senjata. Srimpi ini merupakan  karya pendiri Yayasan Pamulangan Beksa Sasminta Mardawa (YPBSM ), Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Sasmintadipura, yang biasa disapa Romo Sas, tahun 1974. Pada pementasan kali ini, Srimpi jemparing direkonstruksi oleh istri mendiang Romo Sas, Raden Rio Sasmintamurti, atau Bu Tiyah, nama lengkapnya Ibu Siti Sutiyah. Srimpi Jemparing ini sudah sekian lama tidak dipertunjukkan.

Isi cerita srimpi tersebut menggambarkan dua orang prajurit putri adu ketangkasan dalam menggunakan jemparing/ panah. Inilah salah satu keunikan Srimpi, dibawakan 4 penari, namun yang digambarkan adalah dua orang tokoh. Karenanya pola lantai srimpi adalah simetris.

Ceritanya, Dewi Srikandi berguru  memanah pada salah satu kstria Pandawayang jagi memanah , Arjuna. Rupanya Arjuna jatuh hati pada Dewi Srikandi, dan melamarnya. Dewi Srikandi tidak langsung mengiyakan lamaran Arjuna. Dia  mau dengan menjadi istrinya, dengan syarat Arjuna mencarikan perempuan yang bisa menandingi  kemampuannya memanah.

Permintaan yang amat mudah bagi Arjuna, karena dia baru saja mengajari Dewi Larasati memanah sebelum mengajari Srikandi. Artinya, Dewi Larasati lebih dahulu   belajar  memanah ketimbang Dewi Srikandi.  Akhirnya, Dewi Larasati dan Dewi Srikandi bertanding olah jemparing, hasilnya…..Larasati mengungguli Srikandi. Akhirnya Srikandi diperistri Arjuna.

Di antara 4 penari srimpi, terdapat 2 pendatang baru di ‘dunia persrimpian’, mbarep saya Ancis dan temannya, Indri. Ancis menjadi yang termuda di antaranya. Sebagai penari paling muda, bak usia mau pun pengalaman, dia nervous bukan main. Saat gladi bersih, dia berkali-kali membetulkan kain panjang yang dikenankannya. Dia merasa pemakaian kainnya tidak enak, jadi kainnya dilepas, dipakai, dilepas lagi……pakai lagi. Saya tahu dia nervous, hal yang sangat bisa saya pahami, mengingat pengalaman pertama membawakan tari ‘berat’, yang menonton pun kelas berat pula. Dalam arti, tokoh-tokoh tari klasiklah yang hadir menonton. Orang-orang yang benar-benar  tahu tari klasik gagrag Mataram seperti apa, orang  yang tahu persis bagaimana muatan tari Jogja, dengan falsafah joget Mataram nyawiji, greget, sengguh, dan ora mingkuh. Bukan masyarakat umum yang awam tentang tari.

Itu menjadi pembelajaran yang bagus bagi anak saya, biar makin banyak pengalaman berpentas di hadapan tokoh-tokoh tari, yang akan mendewasakannya.

Keempat penari Srimpi Jemparing

 

Penari duduk, pembawa jemparing

 

Share This Post

Posted by Thursday, 5 July 2012 on 10:30.

Categories: Budaya. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

41 Responses to “Kenali Tari-tarian Indonesia (9): Srimpi Jemparing”

Pages: « 5 4 [3] 2 1 »

  1. 30
    Lani Says:

    27 MBAK PROBO : gampang, sing gelem dadi pawang wokeh……..contone aki buto, kang Anu, Pam-Pam…….pie kira2 mbak?????

  2. 29
    probo Says:

    Jeng Dian….saya juga baru tahu saja tahu kok…..
    saya dulu sangat ingin menari Srikandi vs Larasati, gaya Surakarta, karena pingin merasakan pentas pakai samparan……tapi beksan (duet), bukan serimpi……

    makasih juga Diajeng cantik dan pinter…..

  3. 28
    probo Says:

    Terima kasih pak Inakawa, salam sejuk kembali dari Jogja…..

  4. 27
    probo Says:

    Mbak Lani….jathilan wae….ning nek AH melu ndadi sapa sing dadi pawange?

  5. 26
    probo Says:

    Mbak DA, takon dhewe, piye carane gawe nesu priyayi Solo hehehe

  6. 25
    dian nugraheni Says:

    Ternyata sejarahnya Srikandi mau sama Arjuna lucu juga yaa, sayaa baru dengar ini, mbak Probo…jadi tau bahwa ada wanita yang lebih hebat memanah daripada Srikandi…sebelumnya, setau saya cuma Srikandi yang bener2 unggul dalam perkara panah memanah Putri…

    Selamat juga buat mbak Ancis untuk terus mau menari, bener2 enggak banyak anak2 yang mau menari dengan serius…dan saya suka sesuatu yang berkaitan dengan “dancing”….dalam makna luas maupun dalam makna sempit…dan tentu saja terimakasih banyak buat Bunda Cantik dan Indah, bunda Probo Harjanti….

  7. 24
    EA.Inakawa Says:

    Ber awal mengenali,kemudian mencintai & melestarikannya…….membaca artikel ini serasa sama saya sudah mengenalinya. salam sejuk

  8. 23
    Lani Says:

    MBAK PROBO : makdsudku parang rusak

  9. 22
    Lani Says:

    MBAK PROBO : hahahah…jathilan opo jaran kepang…….biar AH rak keturon……apa malah melu mendhem????? klebon demit yo mbak?????

    jenenge parang nganggo gurdha????? wah baru tau, biasane cm parang aja

  10. 21
    Dewi Aichi Says:

    Carane piye bu?

Pages: « 5 4 [3] 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)