Jarak

Liana Safitri

 

Seluruh hatiku dikuasai oleh bimbang
Tentang jarak kita yang membentang
seberapa panjang?
Saat kau di sisiku tapi aku mencarimu
Saat kau menungguku tapi aku meninggalkanmu
Saat aku merindukanmu tapi kau melupakanku
Saat aku mendekatimu tapi kau menghindariku
             Atau,
ketika saling mencintai tapi saling melukai
            Terasa
begitu dekat namun begitu jauh

meskipun selalu teringat namun tangan tak dapat menyentuh

14 Comments to "Jarak"

  1. LInda  27 July, 2012 at 21:01

    “begitu dekat namun begitu jauh

    meskipun selalu teringat namun tangan tak dapat menyentuh”
    Dalem Li, baca puisi ini lagi bkin aku keinget perasaan sewaktyu pertama kali aku baca puisi ini.
    Puisi ini punya “rasa” tersendiri.. :’D

  2. An  15 July, 2012 at 13:28

    sedihnya bila seperti ini…

    ” Saat aku merindukanmu tapi kau melupakanku
    Saat aku mendekatimu tapi kau menghindariku ”

    entah mengapa jarak menjadi penghalang…

    wkwkwk..

  3. Liana  15 July, 2012 at 11:27

    Thanks utk smua yg udah comment puisiku
    Aku bikin puisi ini ga ada hubungannya sama hidupku, aku tulis ini utk sisipan novelku yg sedang kutulis ttg 2anak manusia yg sedang trpisah jarak..
    To Bu Probo: Crita yg mana ya? Kl tuk cerpen sy mmg blm smpt krm ke baltyra krn sibuk. Tp sy akan ttp konsisten mengirim puisi scara berkala. So, tunggu puisi sy brikutnya dan ditunggu comment-nya…

  4. Liana  15 July, 2012 at 11:20

    Thanks buat smua yg udah comment puisiku
    Aku buat puisi ini udah lama n ga ada hubungannya sama hidupku. Kubuat tuk mendukung crita novelku tentang 2anak manusia yg hrs trpisah jarak.
    To BU PROBO: Crita yg mana y? Kl cerpen sy emang blm bs krm k baltyra krn ga ada wkt buat nulisnya. Tp sy akan ttp konsisten tuk krm puisi scra berkala.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.