Asian Cruise Diamond Princess (1)

Mpek Dul

 

Diamond Princess adalah salah satu dari kapal pesiar besar berbintang lima termasuk  kelas GEM  class Ship (Grand Class ship and subclassed as a Gem Class ship) dari Princess Cruises

Kapal ini adalah salah satu dari kapal “kembar” Sapphire Princess, artinya kedua kapal ini dibangun pada waktu yang sama di Nagasaki oleh Mitsubishi Heavy Industries dan berharga US$ 500 juta tiap kapalnya. Untuk pertama kalinya berlayar di bulan Februari  tahun 2004. Semua kapal pesiar (cruise-ships) dari perusahaan  Princess  berlayar di bawah bendera negara  Bermuda sedangkan perusahaan induk dari seri Princess sendiri adalah Carnival Corporation & PLC, satu perusahaan kapal pesiar cruise line terbesar di dunia dari Amerika Serikat dan disusul dengan Royal Caribbean.

Selain Princess ship, Carnival juga pemilik dari Holland America Line (HAL yang 60% dari awak kapalnya adalah orang-orang Indonesia), Carnival Cruise, Seabourn, Costa Cruises (dari Italy yang memiliki Costa Concordia yang baru saja menabrak batu karang karena berlayar terlalu dekat  dan akirnya tenggelam)

Markas besar Carnival sendiri berada di Miami, Florida, AS. Markas besar di Eropa ada di Southampton, di sebelah selatan dari Inggris.

Sebagian besar dari kapal pesiar Carnival berlayar di bawah bendera dari negara-negara yang murah berhubungan dengan latar belakang pajak, seperti Bermuda, Bahama atau Panama.

Jabatan yang penting dan tinggi biasanya berada di bawah pimpinan staf dari Inggris, AS.

Belanda  karena mereka menguasai bahasa Inggris, sedangkan awak kapal dari Itali, Spanyol Perancis, Jerman  kurang menguasai bahasa ini.

HAL (Holland America Line) berlayar di bawah bendera Belanda, dan dipimpin oleh staf dari Nederland. Seabourn berlayar di bawah bendera Bahama dan di bawah pimpinan staf dari Norwegia.  Costa berlayar di bawah bendera Itali dan hampir seluruh staf juga dari Itali. Perusahaan ini sebetulnya adalah perusahaan Itali sepenuhnya yang dibeli oleh Carnival.

Sebelumnya ingin saya berikan sedikit uraian tentang kapal Diamond Princess ini, sehingga kalian mendapatkan sedikit gambaran apakah dan bagaimana kapal ini.

Meskipun kapal ini termasuk besar di dunia,  tetapi bukan merupakan kapal cruise terbesar di dunia, karena kapal2 serie “The Seas ” yang terdiri dari Oasis of the Seas, Allure of the Seas, Adventure of the Seas,  Freedom of the seas, Vision of the Seas, Grandeur of the Seas, Rhapsody of the Seas, Splendour of the Seas dll, milik Royal Caribbean, juga satu perusahaan adalah kapal cruise yang terbesar di dunia dengan kapasitas penumpang rata-rata sekitar 4.500 penumpang dan 2000 awak kapal, dua kali lebih besar dari kapal-kapal Princess.

Untuk sedikit memberikan gambaran, berapakah besar Diamond Princess ?

Kapal ini panjang nya 290 meter, lebarnya 37,5 meter, dalam nya 8,1 mtr, artinya yang berada di bawah air. Bruto Tonnage (G.T. = Gross Tonnage):        115.875 BRT. terdiri dari 18 decks atau tingkat. Kecepatan  sekitar 20 knotts , lebih kurang 25 mil laut atau 41 km per jamnya. Voltase di dalam kapal ini adalah 110 volt sesuai dengan standar voltasi di Amerika Serikat.

Mesin yang dipakai adalah dari seri Wärtsilä, (satu perusahaan terbesar di dunia dalam dalam bidang mesin berat perkapalan dari Finlandia) terdiri dari 46 biji common rail diesel yang diperkuat dengan dua baling-baling raksasa tipe Twin screw Vessel, keseluruhannya terdiri dari 17 silinder dan memakai Heavy Fuel oil (HFO) and Marine Gas Oil (MGO), tergantung dari keadaan dan peraturan setempat dari negara-negara yang disinggahi.

Hal ini untuk mencegah jangan sampai mengotori  laut, terutama sekitar negara bagian Alaska yang emisi peraturannya sangat ketat sekali berhubung untuk melindungi industri perikanan dan alam, berbeda jauh dengan peraturan dari negara-negara Asia.

Kapasitas pengangkutan kapal ini adalah  2870 orang penumpang dan mempunyai awak kapal sekitar 1400 orang, sebagian besar dari Inggris, Belanda, Amerika, Itali dan Filipina, Thailand, Ukrain  serta sebagian kecil dari Indonesia (untuk jabatan yang menengah dan rendah seperti pelayanan, tukang pembersih kamar dan bagian pencucian pakaian).

Diamond Princess mempunyai 8 restoran (termasuk beberapa restoran yang ekslusif seperti  Diamond Princess Grand Plaza, International Dining Room, Pacific Moon, Santa Fe,  Trattoria Sabatini, Sterling Dining Room), dan beberapa bars/pubs/café (Churchill’s Lounge, Explorer’s Lounge, Princess Club Fusion, Wake View Bar, Wheelhouse Bar), perpustakaan, casino, diskotik, internet café, 2  bioskop, sauna, salon kecantikan, teater yang dapat memuat  500 orang, 9 whirlppols, 4 kolam renang,  pertokoan, tempat penyucian pakaian, galeri lukisan, fitness room, laatst but not least: Internet café lewat satelit, tetapi bukan main mahalnya karena satu menitnya sekitar US$ 0,75, selain itu hubungan tidak selancar melewati daratan.

Untuk anak-anak dan remaja tersedia tempat-tempat khusus Diamond Princess Off Limits Teen Center Diamond Princess Fun Zone.

Perhitungan  Gross Tonnage disingkat  GT atau Tonase Bruto ini telah didefinisikan  didalam Peraturan  nr 3 lampiran I -1 dalam bidang Pengukuran Tonase kapal yang disepakatkan dan ditetapkan didalam Konvensi Perjanjian International 1969, dan mulai berlaku sejak 18 Juli 1982.

Perhitungan ini berdasarkan dua variable:

V = total volume kapal dalam meter kubik (m³), dan

K = peng ganda yang berdasarkan volume dari kapal

Nilai K adalah multiplikator bervariasi sesuai dengan jumlah volume kapal (dalam meter kubik) dan diterapkan sebagai faktor pengurangan dalam menentukan nilai tonase kotor  yang tidak memiliki unit seperti meter kubik atau ton. Untuk kapal yang lebih kecil, K adalah kecil, untuk kapal yang lebih besar, K adalah besar berkisar K 0,22-0,32 dan dihitung dengan rumus yang menggunakan logaritma basis dalam hal ini adalah 10.  K = 0.2 + 0.02 x log10 (v)

Setelah  V dan K diketahui, maka tonase kotor dapat dihitung dengan menggunakan rumus, dimana GT berfungsi sebagai  V:  GT = K x V

Sebagai contoh, kita dapat menghitung tonase kotor kapal dengan 10.000 volume (dalam m³ keseluruhan) adalah sebagai berikut:

K = 0.2 + 0.02 x log10  (v)   = 0.2 + 0.02 x log10  (10.000)   = 0.2 + 0.02 x  4  = 0.2 + 0.08  = 0.28

Berarti tonase kotor kapal adalah : GT = K x V   = 0.28 x 10.000   = brutotonnage 2.800.

Di musim panas Diamond Princess biasanya berlayar di sekitar perairan Canada, Alaska, sedangkan sekitar bulan Agustus sampai akhir Oktober berlayar di Asia, dimulai dari Singapore ke China melalui beberapa negara-negara dan atau dari Singpore ke Australia (lewat Benoa, Bali), New Zealand, sampai Tahiti, karena di bulan-bulan ini, disana musim panas.

Untuk pertama kalinya, kami berdua (istri dan saya) atas ajakan teman sekolah saya dari SD yang tinggal di Canada, mencoba untuk ikut dengan kapal ini.

Perlayaran  dimulai dari Singapura menuju ke Laem Chabang di Thailand – Hoo Chi Minch City – Nha Trang keduanya di Vietnam – Hong Kong – Shanghai – Nagasaki (Jepang) – Busan (Korea selatan) dan berakhir di Tianjin sekitar  120 km dari Beijing, karena kota ini sendiri tidak mempunyai pelabuhan. Dari Nederland kami naik pesawat KLM yang menuju ke Denpasar dan singgah di Singapura.

Berbeda dengan petualangan dengan backpack, kali ini saya ingin coba membawa para pembaca untuk ikut bersama kami menikmati pengalaman perjalanan dengan kapal ini yang kami ikuti selama 17 hari lewat negara-negara dari Asia Teggara sampai ke Asia Timur dan kehidupan di kapal pesiar. Seluruh perjalanan yang kami lakukan adalah selama 28 hari, karena kami tinggal beberapa hari di Singapura dan Beijing sebelum terbang kembali ke Nederland.

Sayang sekali baru saat ini saya mempunyai kesempatan untuk menulisnya di sini dan akan saya kirimkan beberapa “jilid”.

Selamat mengikuti …….

 

DILANJUTKAN JILID II

 

41 Comments to "Asian Cruise Diamond Princess (1)"

  1. mpek Doel  23 July, 2012 at 04:00

    Novita Says: July 23rd, 2012 at 03:51
    Mpek Dul bikin aku jadi kangen masa lalu, naik kapal pesiar, jalan2 di deknya, nonton pertunjukkan malamnya, antri rebutan makanan di resto yang buka 24 jam, yang ndak coba cuma salon dan kasinonya, hehehehe (dalam mimpi kali yaa).

    Lha waktu tahun lalu naik Carnival saya juga mampir ke Dubvrovnik, Croatia tetapi tidak ketemu kamu, karena kamu ada di Ljubjana, Slovenia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.