Kebetulan

Cipta Arief Wibawa

 

Memang segala yang pernah terjadi antara kita seperti sebuah kebetulan saja.

Satu buah detik, sepasang tatap, lalu senyum yang lahir dari jilbab putihmu telah cukup untuk menetaskan hati yang selama ini kuerami dalam tenang dan kesendirian.

Cinta pun hadir dengan malu lewat semua bahasa yang pernah coba kita percakapkan.

Barangkali, memang begitulah seharusnya. Kita tertawa, bersedih, lalu tersenyum semata untuk membiarkan segala getar jiwa kita saling menyapa. Setelah waktu berlalu bersama fajar, kita kembali membisu.

Hingga suatu waktu nanti kita berjumpa pada sebuah swalayan dengan–lagi-lagi–kebetulan. Kubayangkan kau membawa troli dengan setumpuk belanjaan: beberapa batang sabun mandi, odol, pembalut, cemilan, dan sebuah rindu yang tersimpan rapi dalam sebungkus mie instan.

Bisa saja saat itu kita membiarkan senyum-senyum kita yang dulu berlari dan saling berpagutan.

Atau malah sebaliknya, tatap kita akan saling melawan dan terlempar pada lampu juga asbes-asbes putih swalayan itu.

Entah bagaimana kebetulan bisa berakhir dalam episode singkat ini. Gelagah dan perdu yang mati terkena sabit petani adalah bukti betapa tak terurusnya cinta tanpa suara ini.

Cinta hanya kata. Tak sempat keluar lewat bibir, sebab bibir bisa saja meracuninya dengan kebohongan. Cinta kita hadir lewat diam, lewat tulisan-tulisan singkat yang tak pernah sampai pada kotak pesan hp-mu.

Kalau kemudian aku ditanya oleh pujangga yang juga kebetulan singgah pada taman tempat kau biasa mengantar pulang mentari. Aku harus jawab apa?

Ini kebetulan. Hanya sebuah kebetulan jika kebetulan aku mengenalmu lantas mencintaimu. Hanya kebetulan saja. Sungguh kebetulan aku cinta. Sungguh….

 

5 Comments to "Kebetulan"

  1. Dewi Aichi  25 July, 2012 at 10:13

    Bilang dong ayo…kalau pas kebetulan ketemu..segera bilang yaaaa

  2. Linda Cheang  23 July, 2012 at 08:51

    baru tau ada cinta yang kebetulan dari artikel ini, hehehe…padahal sejatinya cinta itu tidak pernah kebetulan.

  3. J C  22 July, 2012 at 21:40

    Hhhhmmm…di X-Files dibilang: “there is no such coincidence…”

  4. Handoko Widagdo  22 July, 2012 at 14:14

    Kebetulan kutemukan cinta di artikel ini.

  5. EA.Inakawa  22 July, 2012 at 13:08

    Dibutuhkan sebuah keberanian yang luar biasa untuk mengatakannya …… sebelum terlambat,walau hanya kebetulan, salam sejuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.