Monday, 6 August 2012
Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta
MENYEDIHKAN. Tidak terdengar lagi lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’ selama 16 tahun bergema di arena olimpiade sejak Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma meraih medali emas pertama kali untuk negerinya. Ini adalah ‘hadiah’ bagi peringatan 60 tahun Indonesia ikut gerakan olimpiade pertama kalinya di Olimpiade Helsinki 1952, ketika Soedarmodjo (atletik), Soeharko (renang) dan Thio King Wie (angkar besi) menjadi orang Indonesia pertama berlaga di pesta pertemuan orang unggulan sedunia dalam kekuatan, semangat dan persaudaraan.
August 6th, 2012 at 21:07
Lieber Hennie, lebih sebal lagi kalau kamu di sini. Bisa batal puasanya.
August 6th, 2012 at 21:05
Mas Han, sudah kok. Banyak kok badan olahraga diurus oleh ahlinya. Ahlinya korupsi.
August 6th, 2012 at 21:05
Hahaha… Iwan, habis sebel lihat mereka makin menjadi-jadi
August 6th, 2012 at 21:04
Bukan memalukan lagi Yuk Lani. Kalau orang Ambon bilangnya, “Malu Aku”. Jadilah Maluku.
August 6th, 2012 at 21:02
Bro Anoew, kata siapa hanya celana yang naik? Banyak kok. harga juga naik dan yang turun hanya Mas. Tiap hari di stasiun Senen, banyak mas=mas turun dari gerbong.
August 6th, 2012 at 21:01
Lieber Hennie,
Untunglah kamu tidak ada di Indonesia sehari-hari. Bila ada tentu komentarmu akan lebih keras lagi… Hahahaha…
4-3
August 6th, 2012 at 20:59
Benar Dewi, ada fluktuasi prerstasi pada setiap negara. Namun itu bukan sebuah alasan utama. Olahraga kan membutuhkan biaya besar, ketika tak ada hasil orang akan bertanya-tanya…
August 6th, 2012 at 20:58
Mas Ciptaarief, mungkin benar memalukan. Memang pada olimpiade terdahulu 2008 sempat dapat 1 medali emas namun akhirnya makin menurun.
Hal-hal terburuk dalam olahraga nasional justru terjadi pada masa pemerintahan SBY. Banyak yang bisa dicertiakan dengan hal ini.
Salam.
August 6th, 2012 at 18:10
Ingin mengatakan ini sangat memalukan, tapi entah kepada siapa.
August 6th, 2012 at 18:10
Ingin mengtakan ini sangat memalukan, tapi entah kepada siapa.