Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Siapa yang Mengobok-obok iPad Saya?

Wednesday, 8 August 2012

Viewed 3116 times, 1 times today | 86 Comments |

Ana Mustamin

 

SAYA membutuhkan waktu berhari-hari untuk memutuskan apakah kisah ini akan saya bagi ke pembaca atau tidak. Bukan apa-apa. Saya tumbuh di lingkungan tradisi ilmiah yang kuat. Saya sendiri seorang yang sangat rasional. Sehingga ketika dihadapkan pada hal-hal yang berbau ‘gaib’, sulit untuk membujuk perasaan saya agar percaya dan mau menerima begitu saja.

Tapi kini, kendati dengan perasaan gamang, saya gak punya pilihan untuk tidak percaya. Paling tidak hingga ada yang bisa menjelaskan ke saya, peristiwa apa sesungguhnya yang tengah saya alami.

Kejadian ini berlangsung pada Selasa dini hari, 19 Juni lalu. Saat itu saya sedang di Batam untuk sebuah urusan kerjaan. Senin malam, 18 Juni, direktur SDM di perusahaan saya mengabarkan, sedang terjadi kerusuhan di Hotel Planet Holiday – bentrok antar kelompok pemuda, tidak jauh dari hotel tempat saya menginap. Saya udah mikir bahwa malam itu kami gak bisa ke mana-mana. Tapi melalui situs Detikcom yang saya buka dari iPad, kami memutuskan untuk menghabiskan malam di luar hotel. Batam cukup kondusif, kerusuhan bisa dilokalisir.

Dengan jumlah rombongan yang relatif besar, makan malam akhirnya kami habiskan dengan menyantap seafood di Harbour Bay. Sambil ngobrol, saya sempat mengakses jejaring sosial Facebook. Dari Harbour Bay, kami masih sempat menikmati suasana malam Batam dari perbukitan, sebelum akhirnya kembali ke hotel persis tengah malam, sekitar pukul 00.00.

Karena capek dan ngantuk, saya cepat pulas. Mbak Nur – lengkapnya Sri Nurcahyati, rekan sekamar saya bahkan lebih awal terlelap. Namun demikian, saya masih sempat mengecek iPad – menutup situs Detikcom dan FB, menyambungkannya ke listrik, karena baterainya nyaris tewas.

Entah berapa lama terlelap, ketika saya dibangunkan oleh suara jepretan. Seperti suara memotret dengan menggunakan iPad. Saya tidak terjaga sepenuhnya, sebenarnya. Antara tidur dan terjaga. Tapi karena suara jepretan itu cukup lama, ya keganggu juga. Apalagi kamar begitu senyap. Hanya karena ngantuk yang begitu parah yang membuat saya tidak beranjak untuk mencari tahu dari mana asal suara jepretan yang memakan rentang waktu relatif panjang itu. Pikiran saya, mungkin di luar kamar sana, ada yg sedang narsis berat ingin dipotret.

Saya tidak mempersoalkan kejadian dini hari itu, sampai akhirnya saya dihadapkan pada sejumlah keganjilan pada pagi hari, Selasa 19 Juni. Saya, Mbak Nur, dan 3 orang kawan lainnya, tengah sarapan di restoran. Seperti biasa, saya gak bisa lepas dari kebiasaan sarapan sambil membuka iPad. Entah sekadar mengecek Twitter atau baca situs berita.

Keganjilan pertama, adalah saat membuka iPad pertama kali. Di depan saya terpampang Instagram. Hei, siapa yang memakai program ini? Berbulan-bulan saya gak menyentuh Instagram sama sekali, belum sempat. Untungnya, pengguna gak bisa masuk, karena ia pasti gak tau password saya. Di kolom username dan password hanya tertera huruf-huruf acak. Meski benak dipenuhi tanda tanya, saya belum ‘heboh’. Tapi dalam hati, pertanyaan itu tetap mengusik: siapa yang membuka iPad saya? Benda itu semalam tak sedetik pun lepas dari tangan saya, kecuali saat saya pulas itu.

Sekuat hati saya mengenyahkan rasa ganjil itu. Instagram saya tutup, dan berpindah ke Safari. Saatnya berselancar di Internet. Tapi di Safari, saya kembali dikejutkan dengan pemandangan yg mencengangkan: 8 jendela terbuka, dengan situs-situs yang sama sekali gak pernah saya buka sebelumnya. Yang saya ingat dengan jelas ada 3 jendela Google. Satu Google Support, dan 2 lainnya Google Web dan Gambar, dengan keyword yang sama: “Ana Mustamin”. Situs yang saya buka semalam – Detikcom, malah gak ada (saya ingat persis, situs itu memang saya tutup). Jujur, saya merinding membayangkan ada ’seseorang’ yang mengobok-obok iPad saya semalaman.

Belum usai keterkejutan saya, Mbak Nur sudah membahas suara-suara pada dini hari tadi. “Mbak Ana mengeset alarm apa sih? Kok mengganggu banget? Lama lagi. Ada ‘kali satu jam…”

Saya pandangi Mbak Nur setengah tak percaya. “Yakin suara itu dari iPad saya?” Ia rupanya mendengar juga suara jepretan itu.

“Yakin banget. Itu dari atas meja, dari iPad Mbak Ana. Suara itu berhenti setelah saya sholat subuh.”

Saya lalu membuka kamera di iPad, mengarahkan ke Mbak Nur, lalu memencet tombolnya. “Suaranya seperti ini?”

“Ya. Seperti itu. Tapi lebih nyaring.”

Tentu saja, karena itu dini hari. Saat paling senyap dalam pelayaran malam.

“Seperti ini?” Saya tidak bisa meredam penasaran dan terus memotret dua kawan lainnya untuk memastikan pendapat Mbak Nur. Dia mengiyakan. Dalam hati, saya juga sangat yakin bahwa suara jepretan itu berasal dari iPad. Saya hanya meragukan, apakah berasal dari iPad saya atau dari luar kamar sana.

Dengan perasaan gemuruh, saya bergegas membuka file foto di iPad disaksikan kawan-kawan semeja saat sarapan itu. Dan saya lemas ketika memergoki ada ratusan file foto – tepatnya 142 foto – yang isinya semata hitam (lihat foto yang saya cantumkan di bawah). File foto-foto itu tepat berada di antara foto terakhir yang saya potret semalam sebelum meninggalkan hotel, dan foto Mbak Nur dan kawan-kawan yang saya potret sesaat sabelum membuka file foto.

Perasaan saya campur-aduk. Tercekat, gigil, merinding, dan penasaran. Oleh kawan-kawan saya dianjurkan berkonsultasi dengan seorang narasumber yang akan mengisi workshop kami sore nanti – seseorang yang sudah lama kami kenal sebagai seorang indigo.

Saya menghabiskan waktu 2 hari untuk mendengar penjelasan dia. Tapi, seperti menyesap air di tengah gurun, saya masih saja merasa kehausan yang amat sangat. Saya belum mendengar penjelasan dari perspektif Teknologi Informasi atau Fisika. Adakah yang berkenan untuk menyampaikan analisis? Siapa yang mengobok-obok iPad saya di malam buta – dalam posisi iPad disarungin dan tercolok ke listrik? Apakah ini peristiwa ilmiah? Semacam metafisika? Atau memang kejadian ‘gaib’? Please, bantu saya…. ****

 

Note:

Analisis dari sisi Teknologi Informasi maupun yang nyerempet-nyerempet ke Metafisika, bisa dilihat di respon di Kompasiana: http://teknologi.kompasiana.com/gadget/2012/07/05/siapa-yang-mengobok-obok-ipad-saya/

 

Share This Post

Posted by Wednesday, 8 August 2012 on 09:38.

Categories: Info. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

86 Responses to “Siapa yang Mengobok-obok iPad Saya?”

Pages: « 9 8 7 6 5 4 3 2 [1]

  1. 10
    Ana Mustamin Says:

    Sejak peristiwa di atas, saya banyak berdiskusi dengan teman-teman yang paham IT. Termasuk adik saya sendiri, Valent Mustamin, seseorang yg memiliki pemahaman IT yang cukup lumayan (profil dia bisa di-search di google). Saya juga berdiskusi dengan mereka yang mempercayai dan berkecimpung di bidang metafisika. Dari sejumlah komentar di berbagai media yg memuat tulisan ini, umumnya penilai melakukan simplifikasi. Terjebak pada bahasan mengenai foto hitam. Tidak seorang pun yg mencoba membahas bagaimana ‘pengguna’ iPad saya itu melakukan selancar di Internet, membuka sejumlah situs, termasuk melakukan pencarian informasi tentang saya (melakukan searching di google dengan menggunakan kita kunci “Ana Mustamin”. Kalau membaca kronologis dan melihat semua peristiwa ini secara lengkap, mungkin analysis kita bisa lebih mendalam, Dan tidak gampang menyimpulkan bahwa ini karena “error”, “virus”, dan seterusnya. Salam..

  2. 9
    tammy Says:

    aku juga sering nemu foto hitam di ipadku. sampe pegel delete. tp yg mencet kamera anakku, bukan makhluk tak teridentifikasi.

    DA: kalo yg itu di ipadku juga udah kejadian bbrp kali.

  3. 8
    J C Says:

    Lhaaa baca artikel ini dan komentar Dewi Aichi, kesimpulan sementara, apakah iPad disukai oleh dhemit/lelembut/tak-kasat-mata? Atau Steve Jobs?

    Eeehhh…Lani masih kalah sama dhemit. Lani pakai iPad untuk telenan, dhemit malah bisa pakai Instagram…

    Mbak Ana, saya tidak bisa berkomentar banyak. Menurut kacamata teknologi, ada yang namanya glitches atau bugs, dalam kasus iPad mbak Ana, bisa saja terjadi…

    Bagaimana komen Mbah Gand?

  4. 7
    P@sP4mPr3s Says:

    dalam posisi iPad disarungin dan tercolok ke listrik

    mungkin bukan hanya Ipad saja, Iphone saya jg pernah seperti ini. Bahan sarung buat ipad anda terbuat dari apa? apakah dari bahan kain / cotton atau apa. Iphone saya jg pernah kejadian seperti ini, di charge dan di sarungin di sarung iphone pembelian dari istri dari bahan kain. dan tiba2 seperti ada bunyi jepretan kamera, lalu saya lihat, dan kaget kenapa iphone saya terbuka pas dibagian kamera…. padahal saya sudah lock dan masukan ke sarung tersebut.

    Anyway, saya pikir itu error saja (walau error beberapa kali)…. otomatis kamera terbuka….

    Begituh….
    bukan mahluk halus main ipad… (kecuali si steve jobs lupa ngecharge ipad dia, jadi mungkin mau pinjem)…

    BEGITUH!!!….. walau tidak menjelaskan secara ilmiah, tapi ini terjadi beberapa kali terhadap saya…

  5. 6
    Dewi Aichi Says:

    Wah jadi inget kemarin, teriak teriak ke redaksi…tampilan baltyra kacau, masak setiap artikel paling bawah ada gambar candi milik Bambang Priantono….dan mas Jc bilang, tampilan baltyra normal, apa iPad saya error? Hi hi

  6. 5
    dian nugraheni Says:

    itu pun kejadian di saya, dua tahun lalu…bukan di Ipad, tapi di komputer saya, seolah2 saya “memakainya”…padahal jam2 tersebut saya terlelap tidur, atau sedang nggak pegang laptop…kalau gak ngalamin sendiri, hal seperti ini memang susah dijelaskan…maka saya bisa mengerti ketika Panjenengan bilang, timbang2, apakah mau share dengan teman2 soal ini, atau tidak…(Nantikan kejadian selanjutnya…he2…,karena di saya, kejadiannya enggak berhenti sampai di situ…smoga Tuhan selalu bersama Panjenengan…amiin…

  7. 4
    anoew Says:

    waaah…. misterius juga kejadiannya, kenapa bisa seperti itu padahal kalau mahluk halus, sangat jarang yang bisa bersentuhan dengan materi kasar apalagi mengoperasikan ipad. memang ada beberapa dari mereka yang bisa menimbulkan efek poltergiest (benar gk tulisannya ya) yaitu mampu memindahkan barang. tapi entahlah… apapun bisa terjadi di dunia sana

    trims sharingnya mas Ana Mustamin. sharingnya serem juga nih jelang malam jumat

  8. 3
    Dewi Aichi Says:

    Mba Ana baru saja selesai biopsi, semoga ngga ada masalah apa apa ya mba, saya berdoa..

  9. 2
    Dewi Aichi Says:

    Tapi ini sungguh pengalaman dan kejadian yang aneh…seandainya saya yang mengalami, waduh..udah takut, karena saya takut hal hal demikian hiiiii….

  10. 1
    Linda Cheang Says:

    mungkin ada makhluk halus yang kepingin narsis….

Pages: « 9 8 7 6 5 4 3 2 [1]

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)