Search in Archive

Select a date
Select a category
Search with Google

Indomie, Teman Kecilku

Thursday, 9 August 2012

Viewed 2617 times, 7 times today | 104 Comments |

EA. Inakawa – Kinshasa, Africa

 

Ketika nota dinas kuterima untuk bertugas ke Kinshasa, hal  pertama yang terlintas, bagaimana makanannya, ada nggak Indomie di sana, begitulah kekonyolan yang terlintas dalam pikiranku.

Harus diakui awal berkelana di Bumi Africa ini tidaklah mudah…..terutama dalam urusan perut, bagi perantau menjaga keamanan perut berada di peringkat satu, agar tetap sehat tentunya.

Sebagai anak Indonesia yang sejak balita sudah mengenal Indomie sulit rasanya memikirkan apakah Indomie bisa didapat dengan mudah. Nyatanya memang demikian……. pertama berkunjung dan menetap di Kinshasa pada awalnya sulit sekali mencari keberadaan Indomie, jejaknya tak berbekas di koloni Belgium ini yang terlihat hanyalah spaghetti dari Italy  menguasai semua sudut etalase modern Super Marche dan pasar traditional di mana-mana.

Seiring waktu ….. achirnya kutemukan juga ketika ada sebuah mobil canvas milik Beltexco yang sedang promosi di pasar traditional Liberty 10 Km dari kota Kinshasa. Minat beli masyarakat Kinshasa terhadap Indomie masih belum tersosialisasi dengan baik karena mereka terbiasa dengan Spaghetti yang dibuat dengan bumbu pasta dan lebih murah dengan harga 500 fc per 250 gr.

Sementara harga CBP Indomie 500 fc/80 gr untuk semua rasa.

1 tahun kemudian…………

Sekarang aku sudah bisa bernafas lega……Indomie secara teratur sudah mengisi pasar Kinshasa yang merupakan capital DR.Congo ini. Setahap demi setahap masyarakatnya mulai menyukai Indomie yang bisa didapat dengan harga 500 fc atau setara Rp.5000/bks untuk rasa kaldu ayam.

Dan entah mengapa seperti ada rasa tanggung jawab moral terhadap ACI “aku cinta product Indonesia” sehingga aku berinisiatif dengan senang hati menjelaskan/menyajikan kepada rekan-rekan Congolaise kalau 1 bungkus Indomie ini bisa dijadikan sebagai lauknya Pupu/Kuangga cukup untuk dikonsumsi 4 orang bersamaan (ayah – ibu dan 2 anak) jadi harganya masih relatif murah bagi sebuah keluarga yang tidak mampu.

Secara umum Indomie masih belum begitu sukses di Kinshasa, tetapi dengan gencarnya distrributor Beltexco melakukan promotion masyarakat Congolaise sudah mulai belajar menyukai Indomie khususnya rasa kaldu ayam, kari dan mie goreng. Rasa Kari hanya diminati kalangan India dan Lebanon yang menguasai percaturan bisnis di DR.Congo ini.

Dalam perjalanan waktu selama aku mencoba mensosialisasikan Indomie ini aku juga mempromosikan Indomie ke teman-teman di kantor dan partner business, bahwa Indomie ini makanan yang diproses dengan sangat higienis, bergizi dan bervitamin dan dibuat dan diakui dengan standart International dan tehnologie berkualitas tinggi bisa dikonsumsi sebagai lauk pauknya Pupu (makanan traditional orang Congo yang dibuat dari Ubi dan bentuknya seperti getuk) dan kuangga dari tepung ubi yang dilumatkan kemudian dikukus/direbus dan dibalut dengan daun sehingga bentuknya seperti lontong di Indonesia.

Ada hal yang menjadi kenangan lucu bagiku, seorang teman baik (congolaise) yang sudah terbiasa makan Indomie di rumahku sangat tertarik dengan nama Indomie ini, di telinganya menyebutkan kalimat Indomie ini indah didengar sebagaimana lazimnya menyebut nama-nama Congolaise modern lainnya seperti Jeremie – Monamie – Mamie – Tommie – Natamie dan lain lain.

Saya pernah menjelaskan kalau INDO itu bermakna Indonesia dan MIE adalah sebutan untuk noodles. Saya jelaskan kalau Indomie merupakan salah satu pilihan makanan alternative pengganti/teman  nasi bagi masyarakat Indonesia.

DAN …… luar biasaaaaaaaa sebuah kejutan buatku “ketika anaknya lahir ……. iya menabalkan nama anaknya INDOMIE Mutombo (mutombo family name).

Sampai saat ini kala aku berkunjung ke rumahnya selalu kubawakan bingkisan Indomie walaupun hanya sebungkus anaknya luar biasa senangnya seperti kata Syahrini artis/diva Indonesia “ini sesuatu yang banget” barangkali demikian kata hati si kecil Indomie Mutombo ini ketika makan dengan lahapnya sambil berlepotan kuah Indomie bercampur pupu dan kuangga.

INDOMIE seleraaaaaaaaaaaaa ku…………………………..

INDOMIE ……… Indomie selera ku …………………………

INDOMIE teman kecil kuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu


Do you like me …… eh salah atuuuuu

Do you like MIE ehehehehe…………………………. peace

(Indomie in Nigeria)

Note : Terlampir photo menu Indomie yang dimakan bersama dengan Pupu dari tepung ubi kayu (seperti getuk) dan Kuangga (seperti lontong) yang merupakan makanan utama masyarakat DR.Congo.

Jenis Pupu ada 2 macam :

Kwalitas I warnanya kuning, tepung ubi dicampur tepung jagung fifty fifty.

1 bulatan seperti contoh di piring dijual 500 fc atau Rp.5000 .

Kwalitas II – Original tepung ubi saja, warnanya pucat dijual 250 fc atau Rp.2500.

Rata-rata orang dewasa harus makan 2 tumpukan baru membuat kenyang.

 

Kuangga : Ubi kayu rebus dilumatkan kemudian dibungkus dengan daun pohon jati lalu dikukus, hasilnya seperti lontong memanjang. 1 kuangga dijual 500 fc atau Rp.5000……dimakan mix bersamaan dengan ikan dan sayur.

 

Cabai/Lombok Congolaise : Warnanya merah saga, berbentuk seperti hiasan bunga cabai, congolaise menyebutnya Pili Pili. Satu butir pili pili dijual 50 fc atau Rp.500 mahal dan pedas sekaliiiiiiiiiiiiiiiii.

 

Cooking Oil Traditional (masih berbentuk CPO) dikonsumsi sebagai minyak goreng dan campuran untuk masakan sayur dan gulai.

 

Kinshasa 5 Agust 2012.

Salam setepak sirih sejuta pesan : EA.Inakawa

 

Share This Post

Posted by Thursday, 9 August 2012 on 10:41.

Categories: Dunia. Follow the comments to this article via the RSS 2.0.

104 Responses to “Indomie, Teman Kecilku”

Pages: [11] 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 »

  1. 104
    Lani Says:

    EA : ndak apa2 kena imsomnia imbalannya kan gede wakakakak………

  2. 103
    EA.Inakawa Says:

    Ci Lani : Setuju dehhhhhhhhhhh , haiyaaaaaa kita olang semua punya pupuuuu ehehehehe

    * Iya Ci kena insomnia ini berat nich ……..

  3. 102
    Lani Says:

    EA, MAS DJ : nampaknya sodaraku ini punya kebiasaan yg sama tidur telaaaaaaaat………klu aku ndak bs telat soale sdh hrs bangun kdg 3:45am pagi……….mau tdk mau jam 10 hrs sdh kemulan……….

  4. 101
    Lani Says:

    EA : hehehe………ketularan keisengan ya????? semua org jg punya pupu……bentuknya aja yg berbeda beda…….se777777?

Pages: [11] 10 9 8 7 6 5 4 3 2 1 »

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar

Image (JPEG, max 50KB, please)