Friday, 10 August 2012
Iwan Satyanegara Kamah
SUPERWOMAN. Ini julukan yang paling tepat bagi Ratu Elizabeth II yang sudah berkuasa sejak 6 Februari 1952 hingga detik ini. Selama 60 tahun dia menjadi pusat perhatian mata dunia. Dia mengalami banyak hal, baik kemenangan, kebahagian dan kebanggaan sampai kesedihan dan kemalangan yang dirasakan negaranya.
Ratu Elizabeth II pernah beberapa kali dijuluki “Wanita Terkaya Sejagat”. Kekuasaannya ada di banyak negara besar dan maju. Di Inggris tentu saja. Di Australia, Kanada, Selandia Baru, Papua Niugini dan beberapa negara microstates di Lautan Pasifik dan Karibia, dialah menjadi ratu mereka.
Dia dipuji Hitler, diejek The Beatles, dimusuhi banyak rakyat yang tak menyukai kolonialisme Inggris serta dipuja milyaran orang yang mengaguminya.
Long Live The Queen!
August 11th, 2012 at 04:49
Pak Inakawa, memang Ratu Elizabeth II lebih senang diperhatikan daripada ditanya-tanya (interviewed). Selama ini, selama dia menjadi ratu, tidak pernah ada wawancara dengannya. Hasilnya apa? Muncullah para ahli analisa, sejarah, gossip, biographer, pengamat dan sejenisnya yang menghasilkan buku, film serta bentuk karya tulisan apapun yang diterbitkan serta memghasilkan uang ratusan milyar dari hasil penjualan. Bayangkan, betapa nikmatnya mencari uang dari keingintahuan masyarakat kepada Keluarga Kerajaan.
Lebih bagusnya lagi, kerajaan itu kerajaan Inggris, sebuah negeri barat paling kaya, makmur dan penuh dengan dinamika sejarahnya. Ditambah lagi rakyatnya makmur dan maju. Akibatnya bisnis mengamati Ratu Elizabeth II dan keluarga adalah bisnis meggiurkan. Rakyat Kanada, Australia, Selandia Baru dan negeri barat seperti AS yang punya kaitan sejarah panjang dengan Kerajaan Inggris akan membeli karya-karya dari pengamat itu.
August 11th, 2012 at 04:41
Sasayu, memang permusuhan antara Ibu Suri dengan Wallis Simpson sudah menjadi rahasia umum dan bahan cerita untuk banyak kisah film atau drama. Mereka tidak mau bertemu selama puluhan tahun, hingga terakhir saat mereka jumpa pada saat jenazah suami Wallis, Raja Edward VIII, dibawa ke Inggris untuk dimakamkan.
Selebihnya menjadi kisah sejarah.
August 11th, 2012 at 04:33
Pak Inakawa, memang sepertinya Kona adalah kerajaan terakhir Ratu Kona di muka bumi. Setelah memeringah Kerajaan Purworejo selama puluhan tahun, dengan kemakmuran rakyatnya sangat menakjubkan, misalnya ada yang buka resto Pondol sampai bisa belajar ke luar negeri.
Saya sadar saya salah menduga. Ratu Kona tetap di Hawaii untuk meneruskan titah Raja Kamehameha.
August 11th, 2012 at 03:18
SA : aku se77777 dgn komentarmu, aku jg bakal nesu, klu bojo udah kepenak uripe dgn aku, di utik2 utk dijadikan raja/presiden…….njur mati sak-kalan………….krn stress!
apa artine berkuasa????? kekuasaan???? sama jg dgn org yg hanya mengagungkan DOIT…….mmgnya dgn doit klu udah mati bs balik opo?????? hahahahah
August 11th, 2012 at 03:16
ISK, EA : my unique…….mohon dgn hormat komentar EA 64 dibaca…….aku ndak akan, ndak mau pindah kelain tempat……….krn aku ndak ingin dinobatkan jd ratu, ndak ingin punya ratu…….krn I’m the queen already wahahaha…….ato EA bilang, I’m the princes of Kona……..
semuanya udah inuk kepinuk ditempat aku tinggal………mau mentari ada sepanjang taon………mau buah2-an ada spt di Indo saja layaknya………mau kepantai menikmati dan dinikmati pendatang jg bs sambil minum degan? kopi? jgn lupa pake yg kiwir2…………jd passssssssss! hahahah
hayoooooooo yg kurang apalagi to?????
August 11th, 2012 at 00:55
Mamanya Ratu Elizabeth ya jelas aja ngedumel, suami gw gagap disuruh jadi Raja, pantes aja stress muluu dan cepet mati. Cerita2 The Royal Family memang selalu menarik untuk disimak.
August 11th, 2012 at 00:03
Pak Iwan : Ci Lani itu sudah dinobatkan jadi ” Princess Kona ” seumur hidup sama orang Hawai…..nggak mungkin beliau pindahan lagi, di Kona…..pingin Nanas Putih Belia ada yg ngantar, pingin Tour ada yang bayarin, pingin makan uenak tetangga jamuin, pegal linu ada yg mijitin, udah uenak hidupnya di Kona……peace
August 10th, 2012 at 23:45
Lieber Hennie,
Wallis Simpson hanya dikenal namanya di barat. Sedangkan di Indonesia kurang dikenal dibanding nama Putri Diana. Untuk gampangnya, aktres Loz Taylor pada 1986 pernah memgemparkan dunia persilatan sosialita dengan membeli perhiasan Wallis dengan harga “menakjubkan” jang jumlahnya melebihi anggaran belanja Kota Tebing Tinggi mungkin.
Wah, Melati dan Mawar tidak punya kebiasaan beli baju untuk lebaran. Mereka bisa beli baju kapan saja. Ketika lebaran belum tentu beli bila baju yang sudah dibeli sangat cocok bagi mereka berdua.
August 10th, 2012 at 23:34
Yu Lani pasti bakal punya ratu bila “menetap” di Selandia Baru kelak… Suit…suit… ehem… ehem…
August 10th, 2012 at 23:31
Walau bagaimanapun, Mas Han pernah jadi duta besar. Tidak seperti saya nasibnya begini-begini terus.