Mudik 2012 (1): Frankfurt – Jakarta

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER . . . .

Salam jumpa dengan oret-oretan Dj. setelah mudik 3 minggu di tanah air. Mohon maaf bila waktu mudik, sama sekali tidak buka Internet (BalTyRa). Ini disebabkan karena kami ingin menikmati liburan dengan tenang dan kebetulan sambungan internet di hotel juga kurang bagus.

Puji TUHAN….!!! Liburan kali ini, kami bisa menikmati dengan menyenangkan, walau saat di Jogya, Dj. sempat dapat gangguan perut.

Okay…. Untuk mengawali oret-oretan mudik kali ini, Dj. akan sedikit pamer perjalanan kami dari Frankfurt. Mudah-mudahan berkenan di hati anda semuanya.

Puji TUHAN….!!! Hari yang kami nanti-nantikan, akhirnya tiba dan setelah semua koffer siap, maka kami pun segera menuju ke Bandara di Frankfurt dan semuanya berjalan dengan lancar, mengingat barang bawaan kami yang cukup banyak.

Setelah Check In, kami masih punya banyak waktu, maka masih ada kesempatan dengan David ke Mc. Donald. Kami senang, karena David juga mau ikut mengantaar kami ke Bandara.

Saat Dj. menjelaskan kepada David, di Mana pesawat yang begitu besar, tapi bisa dibentuk juga dengan Lego menjadi begitu kecil.

Model dari Lego.

Dan ini dia pesawat Air Bus A 380 yang akan membawa kami ke Singapura. Dan sempat kami lihat dari jendela di ruang tunggu.

Jujur, di dalam pesawat Dj. malah sulit tidur, olehnya banyak waktu yang Dj. gunakan untuk memperhatikan navigator di depan tempat duduk. Sekedar melihat pesawat sudah sampai dimana. Maklum baru pertama kali naik A 380. Untuk Cak Doel yang pernah naik pesawat Concorde, hal ini tidak lagi aneh. Atau Mpek Dul yang sering pesiar, mungkin sudah menjadi hal yang biasa. Tapi untuk Dj. dan Susi, adalah satu hal yang luar biasa….

Sesampai di Singapura, kami pindah pesawat A 340.

Sesampai di Jakarta, semua juga lancar dan bahkan untuk Visa on arrival nya Susi juga lancar. Tidak perlu bantuan orang lain, hahahahaha….!!! Dengan rasa sangat bersyukur, Dj. dan Susi saling memandang dan kami keluar Bandara dengan satu kata. Indonesia, wir kommmen…..!!! sambil menghirup udara lembab dan hangat yang tidak ada di Jerman.

Kami dijemput oleh adik Dj. dan seorang teman dari GMDj. dan langsung kami dibawa ke satu Mal, entah dimana, yang kami tau, kami di kedai Senayan….

Hhhhhhmmmmm….. Susi memesan lontong capgomeh, yang ternyata sangat uenak…!!! Dan Dj. memesan nasi campur, yang ternyata dibawah nasi, banyak sambalnya… hahahahaha…!!!

Okay….

Dj. rasa, banyak sudah yang Dj. pamerkan, mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan. Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa yang telah banyak menayangkan oret-oretan Dj. Dan kepada anda semuanya yang selalu setia menantikan hari Selasa.

Semoga Kasih dan Berkat TUHAN , selalu menaungi kita semuanya.

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

74 Comments to "Mudik 2012 (1): Frankfurt – Jakarta"

  1. Dj.  17 September, 2012 at 11:25

    Hallo Evi…Terimakasih sudah mampir.
    Benar itu photo ketiga sedang ngelamun…. hahahahaha…!!!
    Salam manis dari Mainz

  2. Evi Irons  17 September, 2012 at 10:04

    Waaaahhh! pasti liburannya sangat menyenangkan karena baru tiba di CGK lancar. Oom Dj…di photo urusan ketiga senyum dong!

  3. Dj.  22 August, 2012 at 02:35

    Mataur Nuwun mas Bagong…
    Lha kalau makan bonggolannya rotan bagaimana mas…???
    Hahahahahahaha…!!
    salam Sejahtera dari Mainz.

  4. Bagong Julianto  22 August, 2012 at 01:41

    KangMas Dj….

    Sekali waktu, kalau ada kesempatan, silahkan coba cicipi pindang sekayu plus lalapannya.
    Sambalnya sejenis embam (jenis mangga kecut manis), lalapannya: pucuk rotan (rebus, atau mentah segar), temato, cepokak, kenikir, slada, kemangi dll….. Mudah-mudahan tidak sampai bikin sakit perut…..

    Suwunnnn..

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *