Aku Diam di Sini

Yuli Sectio Rini

 

yang kini kuhadapi

adalah sebuah kesakitan yang amat sangat

dunia berputar, sekelilingku berputar, semua berputar

masihkah aku berputar, masihkah?

di sini aku cuma bisa diam

memandang ilalang pun tidak bisa

aku hanya diam, diam bergerak pun tak jua

yang kulihat tak juga berubah

biarlah yang kuhadapi kali ini

sama seperti waktu-waktu sebelumnya

aku diam, dan diam, diam, diam, diam.

jangan mencoba aku untuk bicara

jangan mencoba aku untuk bergerak

jadikan aku patung yang diukir dengan kasih

jadikan aku lukisan yang digambar dengan sayang

jadikan aku kalung yang kau ronce dengan cinta

tapi kau harus tahu bahwa semua itu hanya untuk satu nama

Allah subhanahu wa ta alla

karena aku tahu

diamku di sini adalah yang terbaik untuk DIA

~ yuli sectio rini ~

Rabu, 19 Juli 2012 pukul 00.28 wib

 

 

7 Comments to "Aku Diam di Sini"

  1. Bagong Julianto  23 August, 2012 at 18:17

    Puja-puji dalam diam…..
    Menari dalam senyap kelam malam…
    Melukis bersama binar temaram……

  2. J C  21 August, 2012 at 11:43

    Hhhhmmm…

  3. Linda Cheang  20 August, 2012 at 09:22

    saling diam…

  4. Dewi Aichi  20 August, 2012 at 09:19

    BU Yuli..mari diam diaman he he..

  5. Dj.  20 August, 2012 at 02:32

    Engkau diam disana dan aku diam disini…
    Salam,

  6. probo  19 August, 2012 at 17:19

    doea

  7. Lani  19 August, 2012 at 13:58

    satoe

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.