Mudik 2012 (2): Jakarta

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

HALLO BALTYRAER . . . .

Kami harap anda semua ada sehat dan bahagia selalu….

Melanjutkan cerita mudik 2012 bagian 1, Dj. harap mudah-mudahan bisa memenuhi permintaan anda yang menanti sambungan cerita minggu yang lalu ya….

Okay…saat kami sampai di Jakarta tanggal. 21 Juli malam hari, sudah mulai gelap dan oleh adik Dj., kami dibawa makan di salah satu Mal dimana Dj. tidak tau nama dan tempatnya.

Keesokan harinya tanggal. 22 Juli, setelah sarapan pagi dengan masakan adik Dj. yang sangat uenak, maka kami diantar ke salah satu tempat yang sudah lama ingin Dj. kunjungi. Karena sebelumnya, Dj. hanya mendengar cerita dan lihat di photo-photo saja.

Puji TUHAN….!!! Setelah melalui perjalanan yang cukup lancar (tidak ada macet), maka sampailah kami di tempat tujuan. (Adik Dj. bilang, kan hari Minggu mas dan puasa pula, jadi tidak banyak orang yang keluar rumah). HALELUYA….!!!

Jelas, anda semua yang tinggal di Jakarta, pasti mengenal menara yang sedikit miring ini (bukan menara Pisa lho ya)

Sebelum membeli ticket masuk, maka Dj. melihat pemandangan yang tidak ada di Mainz. Sunggguh sangat menarik, ingatan Dj. kembali kemasa kanak-kanak dulu, kalau diajak oleh ibu ke pasar Johar di Semarang. Sangat indah…!!! Hanya panas udara saat itu tidak ketulungan….

Penjual sayuran berkeliling dengan gerobaknya.

Penjual barang-barang klontong.

Barang-barang seperti angklo, siwur dan juga kendi yang dari tanah liat, juga yang lainnya yang ingin Dj. bawa ke Mainz. Tapi tidak tau bagaimana bawanya….???

Dan photo di bawah ini, seorang yang mendorong gerobak minyak. Dj. anggap adalah photo yang sangat indah yang Dj. ambil selama liburan di Indonesia. Benar-benar 100% puas, saat Dj. perhatikan di layar TV yang cukup besar, maka hampir saja Dj. sendiri sangka 3 D, karena begitu bersih dan jelasnya.

Nah Dj. yakin dimana Susi berdiri, anda juga sudah mengenalnya bukan…??? Bingo…!!! dihalaman Musium Bahari Jakarta.

Di dalam musium, maaf Dj. tidak pamerkan banyak photo, karena akan terlalu buanyak.

Setelah puas di dalam Musium, maka kami melanjutkan ke pelabuhan dan ini memang yang Dj. nantikan. Maklum belum pernah lihat kapal-kapal dari kayu yang begitu buesar-buesar.

Begitu buanyaknnya kapal yang saling berdampingan, memperlihatkan satu pemandangan yang sangat indah. Yang tidak mungkin ditemui di Jerman.

Para pekerja yang dengan tekun, walau di bawah teriknya matahari yang begitu menyengat di kulit. Kami yang hanya sebentar saja jalan kaki (di luar mobil) untuk mengambil Photo, sudah kepanasan.

Raut wajah seorang pekerja pelabuhan yang sudah banyak tertimbun beban dan panas terik matahari Jakarta. Ingin hati mengajak ngobrol, tapi jujur Dj. sedikit takut, kalau malah salah mengerti dan menjadi marah. Mungkin lain kesempatan, Dj. akan lebih berani. Melihat wajah ini, hati Dj. benar sangat tersentak, ingin mengetahui apa yang sedang dia pikir…Saat Dj. jepret dia dengan kamera….???

Dj. tinggalkan si bapak ini dengan buanyak pikiran di benak Dj. Mungkin juga sebanyak pikiran yang ada di benak si bapak ini…??? Entahlah, hanya Dj. benar-benar menyesal, karena tidak berani mendekatinya, atau mungkin bahkan bisa menolongnya…??? 1000 pikiran di benak kami berdua. Wajah ini sampai Dj. bawa ke dalam mimpi.

Di Pelabuhan ini, ada juga yang berjualan buah-buahan di kereta dorong yang segar dan sudah dikupas dan siap disantab, asal sudah bayar…..Adik Dj. beli dan menawarkan ke Dj. Jujur Dj. sedikit ragu akan kebersihannya, takut juga sakit perut, karena baru hari kedua di Jakarta dan perut belum beradaptasi. Tapi Dj. nekat dan hanya dalam hati berkata, dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus…!!! Semua bakteri jahat hilang…!!!

Setelah puas melihat kapal-kapal di Pelabuhan, maka kami melanjutkan perjalanan ke salah satu Mal di Jakarta. Dj. yang sedang memesan Juice yang juga langsung diperas di tempat, jadi tanpa campuran air atau apa. Benar-benar murni… Dan untuk udara di Jakarta, sangat cocok (pas)… Prost…!!!

Kamipun tiba di tempat makan, dimana kami masing-masing bisa memesan apa yang ingin kami makan.

Swikee…. hhhhmmmm….

Rujak Cingur, sedikit pedas, tapi terlalu banyak petisnya. Jelas uenak sekali…!!! Di sini Susi lama memandang Dj., mungkin juga dia berpikir, ini orang nekat….!!! Puji TUHAN….!!! Semua Dj. santap sampai tidak ada sisa lagi… hahahahaha….!!!

Setelah makan, maka kami jalan lagi dan kami berhenti, setelah Susi melihat ada Donat yang bermacam-macam warnanya. Dia ingat si Ragil (Daniel) yang sangat suka Donat.

Tidak cukup dengan Donat, maka kami masih membeli jajanan pasar. Ada Risoles…??? Uenaaaak nya…..

Onde-onde.

Hhhhmmmm ini wajit kesukaan Dj.

Ba Pia..??? Cukup besar dan manteb…!!!

Setelah dikasi notanya, bayar di kassa, baru dikasi barangnya, lucu juga….Dj. pikir sedikit rumit, bukan beli, lalu bayar, tapi harus ke kassa lagi.

Baru ambil barangnya, keburu ngiler… hahahahaha….!!!

Okay….Dj. rasa banyak sudah photo yang Dj. pamerkan. Semoga tidak menjadi bosan ya. Padahal ini photo-photo sudah banyak Dj. kurangi, tapi tetap masih banyak ya. Pengasuh BalTyRa, maaf ya….

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu menayangkan oret-oretan Dj. Juga terimakasih kepada anda semuanya yang selalu menanti hari Selasa di BalTyRa. Semoga oret-oretan di atas, tidak membikin anda semua menjadi muak. Kalau ada yang muak, silahkan ke toilette…. hahahahahaha….!!! Kalau belum bosan, maka akan Dj. lanjutkan minggu depan dengan cerita di Bali.

Mohon maaf bisa ada kata-kata yang kurang berkenan. Dan kiranya kasih dan Berkat TUHAN, selalu menaungi kita semuanya.

 

Salam manis dari Mainz.

Dj. 813

 

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

77 Comments to "Mudik 2012 (2): Jakarta"

  1. Dj.  17 September, 2012 at 11:23

    Terimakasih Evi, sudah mampir, juga untuk saran-sarannya.
    Mmemang Dj. bukan profi kok, hanya sekedar hobby saja.

    Nama tempatnya kan Dj. tulis diatas ( PELABUHAN SUNDA KELAPA )

    Pesawt Lufthansa, bagus dibidang keamanan dan saat itu juga ticketnya relativ murah, karena sudah kami ppesan 1 tahun sebelumnya.

    Okay…???
    Salam manis dari Mainz.

  2. Evi Irons  17 September, 2012 at 10:16

    tambahan: sekedar saran, akan lebih bagus lagi kalau photonya seperti professional photogragher. Mohon maaf, Saya juga masih belajar-belajar, sedang baca buku untuk master kamera Digital karena banyak sekali tombol-tombolnya, sudah dibaca selama 3 tahun masih belum mantaf-mantaf juga.

  3. Evi Irons  17 September, 2012 at 10:13

    Semakin banyak photonya, semakin senang pembacanya apalagi photo makanan, barang-barnag kelontong dan para pekerjanya, bagi kami yang tinggal di luar negeri suatu pemandangan yang sangat menarik dan bermakna. Saya ingin juga mengunjungi pelabuhan yang ada perahunya karena belum pernah kesana, nama tempatnya apa ya? Apa yang menyebabkan OOm Dj naik pesawat Luftansa dibanding naik pesawat Asia? tiket summer biasanya lebih mahal karena high Season, bagaimana menyiasati tiket murah? Terima kasih sebelumnya.

  4. Dj.  1 September, 2012 at 03:17

    Koh Tiongan…..
    Terimakaksih ya…
    Jelas boleh dong, mengapa tidak boleh…??
    Bagaimana kalau di bali atau dii P. Lombok…???
    Kalau di Bali ya cari tempat yang sepi, jangan di Kuta.
    Selamat berakhir pekan…!!!
    TUHAN YESUS MEMBERKATI…!!

  5. Orlando Daytona Beach  31 August, 2012 at 21:57

    Betul Mas Djoko,dan bagaimana kalau pilihan Mas Djoko,pensiunnya nanti di Mainz atau Indo,boleh ngak ikutan
    Salam dari Betawi yg ada Sunda Kelapanya dan draughtbeer von Duetshland

  6. Dj.  31 August, 2012 at 19:19

    Orlando Daytona Beach Says:
    August 31st, 2012 at 17:39

    Buat Mas Djoko dan Linda,diJakarta apa juga ada,selama ada yg import itu draughtbeer’
    Tapi kalau ngak ada yg dingin2 sih banyak,Linda masih ingat ngak waktu saya punya anak mau jual rumahnya(baru 100%) di Bandung,ahirnya dikontrak orang Korea selama 2thn dan sekarang si Korea pindah ke Makasar jadi rumahnya vacant,kalau ada yg mau kontrak bisa hubungi nanti keSunda Kelapa sekalian minum yg dingin2
    Mudah2an saya masih di Indo,sebelum balik ke Amrik
    ——————————————

    Koh Tiongan…
    Kamsia…!!!
    Dj. yakin, kalau di Jakarta, semuanya ada.
    Memang satu kota yang multi segalanya….
    Tapi untuk tinggal di Jakata, pasti mikir-mikir lagi.
    Kalau mau menikmati masa tua, mending, milih tempat yang sedikit sunyi
    dan nyaman. yang tidak terlalu dipusingkan dengan macet…
    Salam manis untuk semuanya.

  7. Dj.  31 August, 2012 at 19:16

    Dewi Aichi Says:
    August 31st, 2012 at 16:52

    Ngganjili komentar ahhhh…..tanggung….
    —————————————————————–

    Mbak DA…
    Sengaja Dj. tinggali untuk mbak DA.
    Rupanya nyambung juga ya…
    Salam manis dari Mainz mbak.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *