Negeri Ini Butuh Lebih Banyak Cinta

Edysatria Tarigan Girsang

 

Pagi tadi aku mendengar suara anak menjelang subuh, meminta minum susu kepada ibunya, dengan suara keras si ibu menjawab “tunggu nanti bapakmu belum pulang”.

Pagi tadi juga aku membaca berita, bahwa ada sekumpulan orang yang jumlahnya puluhan ribu orang di sebuah pulau terluar berbatasan dengan negeri jiran, bahwa mereka “sudah jenuh berharap dengan pemerintah Indonesia”

Pagi tadi Bapak Presiden pidato kenegaraan, bercerita tentang kemajuan, pencapaian, momentum menghabisi korupsi, dana bos yang tak lagi akan terselewengkan.

Tadi pagi juga teman-temanku menulis di media sosial, tentang kemarahan, harapan dan pesimistis terhadap keadaan.

Pagi tadi, ya.. dari semua pagi tadi, di detik-detik menjelang 66 tahun Indonesia Merdeka, bukankah masih ada masalah?? Banyak cerita sumbang tentang negeri, tentang jiwa-jiwa berpengaharapan dan kehilangan harapan?

Dan tadi pagi juga ku dapatkan tulisan tentang Cinta, Cinta pada semua dan tanah air.

Dimanakah “kemerdekaan adalah jembatan emas?”

Seharusnya kita cepat menyadari bahwa negeri ini sedang terluka, dan membutuhkan obat, cepat dan mujarab.

Tangis, duka nestapa seharus berhenti jika kita menjadi tabib atau dokter bagi negeri ini.

Singsingkan lengan baju, jika kita ingin maju.

Tingkatkan daya juang, kesabaran revolusioner dengan pikiran yang revolusiner, seperti kata che guevara “seorang pejuang sejati takkan kehilangan rasa cintanya pada kemanusiaan”

Mari kita gantikan menjadi tawa ceria, sejahtera, berkeadilan, berprikemanusia an dan beradab.

Menjadi tauladan bagi negeri-negeri lain.

Kalau bukan kita siapa yang akan menaburi cinta di negeri ini.

Bangkitlah saudaraku. Merdekalah negeriku, Jayalah bangsaku.

Salamku pada cinta kemerdekaan.

(Agustus 2011)

 

10 Comments to "Negeri Ini Butuh Lebih Banyak Cinta"

  1. Alvina VB  5 September, 2012 at 11:40

    Mungkin tepatnya: Negri ini butuh lebih banyak KASIH, krn cuma KASIH yg bisa menutup pelanggaran, bukan cinta.

  2. Dewi Aichi  3 September, 2012 at 19:26

    Suka sekali dengan komentar Angela….saya juga tetap bangga dengan menjadi bangsa Indonesia, mari mencintai negeri ini dengan cara kita masing-masing..

  3. anoew  3 September, 2012 at 17:51

    Saya sangat mendukung koment # 2

  4. Linda Cheang  3 September, 2012 at 16:25

    negeri ini memang memerlukan banyak kasih untuk mengubah segalanya…

  5. Bagong Julianto  3 September, 2012 at 15:17

    Negeri ini butuh lebih banyak orang yang mau berbagi cinta bagi sesama…..
    Negeri ini nggak butuh partai (lagi).
    Negeri ini nggak butuh pemimpin yang piawai pidato (saja).
    (Negeri ini terlalu banyak devil advocate….
    apa hubungannya ini yaa?!)

  6. Angela Januarti  3 September, 2012 at 13:06

    Suka kalimat ini : “seorang pejuang sejati takkan kehilangan rasa cintanya pada kemanusiaan”

    Berjuang dengan cara kita masing-masing (tetap bangga jadi anak Indonesia ^_^)

  7. Handoko Widagdo  3 September, 2012 at 12:41

    Mejuah-juah kerina

  8. Dj.  3 September, 2012 at 11:23

    Marilah kita molai dari diri kita sendiri.
    Jiika semua mau memolai dengan yang baik, maka negeri ini
    akan ada cinta yang berlimpah.
    Salam,

  9. J C  3 September, 2012 at 10:34

    Lha ya, jelas butuh lebih banyak cinta. Negeri yang makin lama makin mengerikan untuk jadi berbeda (apalagi minoritas)…

  10. Dewi Aichi  3 September, 2012 at 10:19

    Betull…orang selalu bicara cinta…cinta yang mana, untuk siapa..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.