Tabungan Hijau Hutan Bambu (5)

Mastok

 

Artikel sebelumnya:

Tabungan Hijau Hutan Bambu (4)

Tabungan Hijau Hutan Bambu (3)

Tabungan Hijau Hutan Bambu (2)

Tabungan Hijau Hutan Bambu (1)

 

Manfaat Bambu dari massa ke massa

Bertahan dalam waktu

Thomas Edison berhasil menggunakan kawat pijar terkarbonisasi (carbonized) yang berasal dari bambu, dalam percobaan pertama dengan lampu pijar (bulb). Bola lampu ini masih bisa dinyalakan dan ditempatkan di Smithsonian Museum di Washington DC. Bambu juga digunakan untuk memperkuat dinding kolam. Banyak kegunaannya antara lain : lebih dari 5000 buku menggunakan kertas yang terbuat dari bambu, bangunan, bahan bakar solar, saringan air bersih, alat-alat musik, obat-obatan,makanan dan jarum gramopon pertama buatan Alexander Graham Bell

 

Bertahan hidup

Di tengah kematian dan kehancuran, bambu merupakan makhluk hidup yang selamat pada saat ledakan atom Hiroshima (ground-zero Hiroshima)

 

Tumbuh dengan kekuatan dan kecepatan

Dengan kekuatan superior yang menyerupai baja ringan (daya tahan beban hingga 52.000 Pounds setiap tekanan/psi). Dengan perbandingan berat dan kekuatan, maka bambu merupakan salah satu tumbuhan terkuat dimuka bumi. Bambu memiliki lebih dari 1500 spesies yang berkembang di berbagai daerah mulai dari ketinggian 0 sampai ke 12.000 kaki di atas permukaan laut. Tumbuh diseluruh muka bumi kecuali di daerah kutub. Bambu juga merupakan tumbuhan yang paling cepat tumbuh : yaitu sekitar 2 inci setiap 1 jam. Beberapa jenis bambu bahkan tumbuh satu setengah meter per hari

 

BAMBU melindungi lingkungan dan udara

Bambu adalah tumbuhan pelindung kerusakan tanah yang paling cepat berkembang, melepaskan oksigen 35% lebih banyak daripada jenis tumbuhan lain. Beberapa jenis bambu, setiap hektarnya bahkan menyerap hingga 12 ton karbon dioksida dari udara. Bambu juga dapat menurunkan intensitas cahaya matahari dan melindungi terhadap sinar ultra-violet. Kepercayaan tradisional menyatakan bahwa dalam hutan belukar bambu merupakan tempat favorit Budha, dan kita pun bisa merasakan kembali ke tenangan emosi dan merangsang kreativitas

 

Pengendali erosi tanah

Akarnya di dalam tanah dapat membuat tanah tidak mengalami erosi. Batangnya yang lentur dan kuat dapat menahan laju air atau lumpur jika terjadi air bandang.

 

Penyelamatan hutan

Bambu merupakan salah satu bahan bangunan yang kuat. Bambu memiliki gaya tarik 28.000 pounds per inci bujursangkar, beda dengan baja ringan yang hanya memiliki gaya tarik 23.000 pounds per inci bujursangkar. Daerah tropis sangat mungkin untuk tanaman bambu dan dapat menciptakan “rumah yang tumbuh sendiri”. Maksudnya adalah, lahan kosong yang diperuntukkan untuk perumahan, ditanam pohon bambu terlebih dahulu. Jika telah besar, ditebang dan dijadikan bahan bangunan perumahan tersebut. Di Kosta Rika, 1000 rumah dibangun dari bambu setiap tahun hanya dengan bahan yang berasal dari 60 hektar perkebunan bambu. Jika suatu rumah membutuhkan kayu, maka bisa diganti dengan bambu sehingga kita dapat menyelamatkan hutan tropis.
Sumber daya yang terbarukan

Bambu merupakan sumber daya yang dapat diperbaharui secara cepat. Mungkin dikemudian hari kita tidak akan mengenal lagi istilah “plywood” yaitu triplek yang terbuat dari kayu, tetapi kita akan diperkenalkan dengan “ply boo” yaitu triplek yang terbuat dari bambu (semacam gedhek tapi dengan proses pembuatan dan hasil yang lebih baik). Kini bambu telah banyak digunakan untuk papan bingkai dinding dan lantai keramik; bubur bambu untuk membuat kertas (bukan bubur kertas atau pulp); briquettes/briket arang bambu untuk bahan bakar, bahan baku untuk konstruksi perumahan. Terdapat lebih dari 1500 jenis bambu di bumi. Keragamannya ini membuat bambu dapat sangat beradaptasi pada banyak lingkungan. Dapat dipanen dalam 3-5 tahun bila dibandingkan dengan kayu yang dapat dipanen pada 10-20 tahun. Bambu dapat hidup walaupun dengan tingkat curah hujan yang tinggi antara 30-250 inci setiap tahunan

 

Perumahan

Industri bambu telah memberikan pendapatan kepada lebih dari 2,2 miliar orang di seluruh dunia. Dengan tingkat pengembalian laba atas investasi sekitar 3-5 tahun, sangatlah cepat daripada industri rotan yang mempunyai tingkat pengembalian laba atas investasi sekitar 8-10 tahun. Pemerintah India dan Cina, telah mengembangkan kebijakan yang memfokuskan perhatian pada faktor pengembangan ekonomi dan perlindungan alam yang dapat diraih melalui 15 juta hektar hutan bambu cadangan. Di Limon, Kosta Rika, hanya rumah-rumah yang terbuat dari bambu (hasil dari Proyek Bambu Nasional) yang masih bertahan akibat gempa bumi pada tahun 1992. Fleksibel dan ringan, merupakan sifat bambu yang memungkinkan struktur rumah bertahan dari gempa
Makanan

Pucuk bambu untuk memberikan gizi jutaan orang di seluruh dunia. Di Jepang, kulit bambu merupakan Antioxidant yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri, dan digunakan sebagai bahan pengawet alami makanan. Bambu dapat juga dijadikan bahan pakan ternak dan makanan ikan. Di Taiwan sendiri, dibutuhkan 80.000 ton per tahun pucuk bambu, dan menghasilkan pendapatan $ 50 juta. Daun bambu biasanya digunakan sebagai makanan ternak. Daun bambu muda merupakan makanan favorit bagi gajah dan Panda.

Daun bambu (D. Strictus) setiap 100 mg mengandung :

  • crude protein, 15/09;
  • crude serat, 23,15;
  • eter ekstrak 1,43;
  • ash 18/03;
  • fosfor 170
  • kalsium 1550 mg.

Obat kuno Bambu telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan Ayurvedic dan obat-obatan herbal Cina. Tabasheer, bubuk dalam tabung bambu, digunakan secara internal untuk merawat asma, batuk dan dapat digunakan sebagai zat perangsang nafsu berahi. Di Cina, bahan dari akar bambu hitam membantu mengobati penyakit ginjal (bambu hitam ini susah dicari lho disini). Akar dan daunnya juga dapat digunakan untuk mengobati penyakit kelamin dan kanker. Getahnya digunakan untuk mengurangi demam, dan abu/arangnya akan menyembuhkan biang keringat.

Desain tata letak Bambu merupakan komponen yang sangat indah dalam desain lansekap/tata letak. Bambu menjadikan lingkungan teduh, pemecah angin, hambatan polusi suara, keindahan dan estetika. Hutan Bambu merupakan suatu sistem ekologi yang dapat menjernihkan air dan mengurai limbah melalui aerobik rhizosphere (organisme yang hidup di sistem perakarannya)

Budaya dan Seni Bambu adalah tanaman mistik: yang merupakan simbol kekuatan, fleksibilitas, ketekunan, dan kesabarandi Asia, bambu telah selama berabad-abad menyatu dalam upacara keagamaan, seni, musik, dan kehidupan sehari-hari. Bambu dapat ditemukan pada tulisan di kertas, penggunaan kuas, dan menjadi inspirasi untuk puisi dan lukisan. Beberapa catatan sejarah pada awal abad 2 sebelum Masehi (BC).

 

JENIS-JENIS BAMBU YANG BERNILAI EKONOMI

Bambusa bambos (L.) Voss

Nama lokal: bambu ori, jawa: pring ori

Tinggi, diameter dan warna batang

Tinggi mencapai 30 m (dinding batang sangat tebal dan batang berbulu tebal); 15-18 cm (jarak buku 20-40 cm); hijau muda

 

Tempat tumbuh

Tanah basah, di sepanjang sungai

 

Budidaya

Jarak tanam 6 m x 6 m. Pemberian pupuk kompos 5-10 kg pada saat penanaman berguna untuk pertumbuhan awal. Pemupukan dengan NPK akan meningkatkan biomasa. Jenis ini kurang cocok untuk skala luas karena berduri sehingga menyulitkan dalam pemanenan. Penebangan dapat dilakukan dengan memotong setinggi 2 m dari atas tanah

Pemanenan dan Hasil

panen dapat mulai dilakukan setelah umur 3-4 tahun. Sisakan 8-10 batang setiap rumpun untuk mempertahankan tingkat produksi. Hindari pengambilan risoma untuk perbanyakan karena dapat merusak rumpun. Produktivitas tahunan dapat mencapai sekitar 5000-8000 batang/ha
Manfaat:
Rebungnya (sayuran), daunnya (makanan ternak), dan bibitnya (bahan makanan sekunder) sampai dengan batangnya (keperluan rumah tangga dan bahan dasar bangunan). Jenis ini berguna sebagai pengendali banjir bila ditanam disepanjang sungai dan pelindung tanaman dari angin kencang. Batangnya dipakai untuk industri pulp, kertas dan kayu lapis. Jenis ini juga dapat dipakai sebagai bahan dasar pembuatan semir sepatu, lem perekat, kertas karbon dan kertas kraft tahan air. Rendaman daun bambunya dipakai untuk penyejuk mata dan mengobati penyakit (bronkitis, demam, dan gonorrhoea).

 

Bambusa vulgaris Schrader ex Wendland
Nama lokal: pring ampel, bambu ampel, haur

 

Tinggi, diameter dan warna batang

Tinggi mencapai 10-20 m (batang berbulu sangat tipis dan tebal dinding batang 7-15 mm); 4-10 cm (jarak buku 20-45 cm); kuning muda bergaris hijau tua

 

Tempat tumbuh

Mulai dataran rendah hingga ketinggian 1200 m, di tanah marjinal atau di sepanjang sungai, tanah genangan, pH optimal 5-6,5, tumbuh paling baik pada dataran rendah

 

Budidaya

Jarak tanam 8 m x 4 m (312 rumpun/ha). Pemberian pupuk sangat dianjurkan untuk meningkatlkan hasil. Dosis pupuk per ha adalah 20-30 kg N,0-15 kg P, 10-15 kg K dan 20-30 kg Si. Pembersihan cabang berduri dan dasar rumpun tua akan meningkatkan produksi batang bambu dan mempermudah pemanenan

 

Pemanenan dan Hasil

Pemanenan dapat dimulai setelah tanaman berumur 3 tahun, puncak produksi mulai umur 6-8 tahun. Rebung dapat dipanen 1 minggu setelah keluar dari permukaan. Satu rumpun dalam setahun dapat menghasilkan 3-4 batang baru. Produksi tahunan diperkirakan menghasilkan sekitar 2250 batang atau 20 ton berat kering/ha

 

Manfaat:
Air rebusan rebung muda bambu kuning dimanfaatkan untuk mengobati penyakit hepatitis. Batangnya banyak digunakan untuk industri mebel, bangunan, perlengkapan perahu, pagar, tiang bangunan dan juga sangat baik untuk baha baku kertas.

 

Dendrocalamus asper (Schultes f.) Backer ex Heyne
Nama lokal: bambu petung, buluh betung, bulu jawa, betho.

 

Tinggi, diameter dan warna batang:

Tinggi mencapai 20-30 m (batang berbulu tebal dan ebal dinding batang 11-36 mm); 8-20 cm (jarak buku 10-20 cm di bagian bawah dan 30-50 cm di bagian atas); coklat tua.

 

Tempat tumbuh:
Mulai dataran rendah hingga ketinggian 1500 m, tumbuh terbaik pada ketinggian antara 400-500 m dengan curah hujan tahunan sekitar 2400 mm. Tumbuh di semua jenis tanah tetapi paling baik di tanah yang berdrainase baik.

Budidaya:
Jarak tanam 8m x  4m (312 rumpun/ha). Pemberian pupuk sangat dianjurkan untuk meningkatkan hasil. Dosis pupuk setiap tahun adalah 100-300 kg/ha NPK (15:15:15). Untuk memperbanyak rebung baru sangat dianjurkan untuk memberi seresah di sekitar rumpun.

Pemanenan dan Hasil:
Pemanenan dapat dimulai setelah tanaman berumur 3 tahun, puncak produksi mulai umur 5-6 tahun; untuk pemanenan rebung dilakukan satu minggu setelah rebung muncul ke permukaan. Satu rumpun dewasa dapat menghasilkan 10-12 batang baru per tahun (dengan 400 rumpun menghasilkan sekitar 4500-4800 batang/ha). Produktivitas tahunan rebung dapat menghasilkan 10-11 to rebung/ha dan untuk 400 rumpun per ha dapat mencapai 20 ton rebung.
Manfaat:

Rebung dari jenis ini adalah rebung yang terbaik dengan rasanya yang manis dibuat untuk sayuran. Batangnya digunakan untuk bahan bangunan (perumahan dan jembatan), peralatan memasak, bahkan juga untuk penampung air. Banyak digunakan untuk konstruksi rumah, atap dengan disusun tumpang-tindih, dan dinding dengan cara dipecah dibuat plupu.

 

Dendrocalamus strictus (Roxb.) Nees
Nama lokal: bambu batu

 

Tinggi, Diameter dan Warna batang:

Tinggi mencapai 8-16 m (batang berbulu tebal dan tebal dinding batang hingga 1 cm); 2,5-12,5 cm (jarak buku 30-45 cm); hijau – kekuningan – buram.

 

Tempat tumbuh:
Di segala jenis tanah, khususnya tanah liat berpasir dengan drainase yang baik dengan pH 5,5-7,5. Ketinggian dari permukaan laut sampai dengan 1200 dengan curah hujan optimal per tahun 1000-3000 mm.

 

Budidaya:
Iklim dan jenis tanah memegang kunci dalam keberhasilan penanaman jenis ini. Jika tanahnya miskin hara atau terlalu kering atau kena penyakit akan mempengaruhi elastisitas bambu (mudah patah) dan bisa menyebabkan kerontokan daun. Suhu haruslah berkisar antara 20-30 derajat C (min 5 derajat C, maks 45 derajat C). Aplikasi penyubur NPK sangat dianjurkan (misal campuran 15:15:15 untuk 200 kg/ha). Jarak tanam 3-5 m x 3-5 m (400-1000 rumpun/ha).

Pemanenan dan Hasil:
Dilakukan setelah 3-4 tahun. Pemotongan dapat dilakukan kurang dari 30 cm di atas tanah dan / diatas jarak buku ke dua. Produktivitas tahunan dari penanaman 400 rumpun bisa mencapai sekitar 3,5 ton bamboo atau dengan 200 rumpun bisa mencapai 2,8 ton bamboo.

Manfaat:
Digunakan untuk bahan industri pulp dan kertas, kayu lapis, bangunan, mebel, anyaman, peralatan pertanian, dan peternakan. Daunnya digunakan untuk makanan ternak.

 

Gigantochloa apus (J.A & J.H. Schultes) Kurz
Nama lokal: bambu apus, pring apus, peri

 

Tinggi, Diameter dan Warna batang:

Tinggi mencapai 8-30 m (batang berbulu tebal dan tebal dinding batang 1,5 cm); 4-13 cm (jarak buku 20-75); hijau keabu-abuan cenderung kuning mengkilap.

 

Tempat tumbuh:
Jenis ini dapat tumbuh di dataran rendah, dataran tinggi (atau berbukit-bukit) sampai dengan 1500 m. Bahkan juga dapat tumbuh di tanah liat berpasir.

Budidaya:
Penanaman jenis ini sebaiknya dilakukan antara bulan Desember samapai Maret. Untuk meningkatkan produktivitasnya dapat diberi pupuk kompos atau pupuk kimia, jarak tanam 5-7 m2.

Pemanenan dan Hasil:
Dilakukan setelah 1-3 tahun pada musim kering (antara April sampai Oktober) pada batang yang sudah berumur lebih dari 2 tahun. Produktivitas dalam satu rumpun adalah 6 batang. Produktivitas tahunannya dapat menghasilkan sekitar 1000 batang/ha.

Manfaat:
Biasanya digunakan sebagai tanaman pagar penghias. Batangnya juga dapat dipakai sebagai alat pembuatan pegangan payung, peralatan memancing, kerajinan tangan (rak buku), industri pulp dan kertas dan penghalau angin kencang (wind-break).

 

Gigantochloa atroviolacea Widjaja
Nama lokal: bambu hitam, pring wulung, peri laka

 

Tinggi, Diameter dan Warna batang:

Tinggi mencapai 2 m (batang berbulu tipis/halus dan tebal, dinding batang hingga 8 mm); 6-8 cm (jarak buku 40-50 cm); Dari hijau-coklat tua-keunguan atau hitam.

Tempat tumbuh:
di tanah tropis dataran rendah, berlembab, dengan curah hujan per tahun mencapai 1500-3700 mm, dengan kelembaban relatif sekitar 70% dan temperatur 20-32 derajat C. Dapat pula tumbuh di tanah kering berbatu atau tanah (vulkanik) merah. Jika ditanam di tanah kering berbatu, warna ungu pada batang akan kelihatan semakin jelas.

Budidaya:
Jarak tanam 8 m x 7 m (200 rumpun/ha). Dianjurkan untuk selalu memperhatikan tentang pengairan, pembersihan gulma dan penggemburan tanah secara terus-menerus selama 2-3 tahun setelah awal penanaman. Pembersihan dasar rumpun tua dan penggalian ulang tanah akan meningkatkan produksi rebung.

Pemanenan dan Hasil:
Pemanenan dapat dimulai setelah tanaman berumur 4-5 tahun dengan hasil produksi 20 batang per 3 tahun (atau dengan 200 rumpun/ha dapat menghasilkan sekitar 4000 batang/ha dalam 3 tahun).

Manfaat:
Digunakan untuk bahan pembuatan instrumen musik seperti angklung, calung, gambang dan celempung. Juga berfungsi untuk bahan industri kerajinan tangan dan pembuatan mebel. Rebungnya dapat dimanfaatkan sebagai sayuran.


Gigantochloa pseudoarundinacea (Steudel) Widjaja
Nama lokal: bambu andong, gambang surat, peri

 

Tinggi, Diameter dan warna batang:

Tinggi mencapai 7-30 m (batang berbulu tebal dan tebal dinding batang hingga 2 cm); 5-13 cm (jarak buku hingga 40- 45 cm); hijau kehijau-kuningan atau hijau muda

 

Tempat tumbuh

Di tanah liat berpasir/tanah berpasir dengan ketinggian hingga 1200 m di atas permukaan laut dengan curah hujan per tahun 2350-4200 mm, temperatur 20-32 derajat C dengan tingkat kelembaban relatif sekitar 70%

 

Budidaya:
Jarak tanam 8 m x 8 m. Pemberian pupuk organik maupun pupuk kompos pada awal penanaman sangat berguna sekali bagi peningkatan produksi. Juga dianjurkan untuk dilakukan pembersihan gulma, diperhatikan tentang pengairan serta penggemburan tanah. Pembersihan dasar rumpun tua dan penggalian ulang tanah akan memacu pertumbuhan batang baru

 

Pemanenan dan Hasil:

Pemanenan dapat dimulai setelah berumur 3 tahun dengan memotong batang tepat di atas tanah dan sebaiknya dipilih musim kering untuk memanennya. Untuk regenerasi batang baru dianjurkan untuk menggali ulang dan menutup dasar batang sisa panen dengan plastik. Hasil produksi tahunan untuk 275 rumpun/ha menghasilkan sekitar 1650 batang/ha atau 6 batang/rumpun

 

Manfaat:
Digunakan untuk bahan bangunan, pipa air, mebel, peralatan rumah tangga, sumpit makan, tusuk gigi, dan peralatan musik. Rebungnya dapat dimasak menjadi sayuran.

Desain Bambu

Bengkel Hijau  memberikan layanan jasa konsultansi dan design bangunan,mebel dan gazeebo dan struktur bambu lainnya.

Tim Arsitek Sahabat Bambu secara terus menerus mengembangkan berbagai desain bangunan dan mebel yang artistik, inovatif, fungsional dan tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Berikut ini beberapa gambar desain konstruksi dan mebel bambu yang dikembangkan oleh KDK ( Kelompok Dago Kreatif ) dan BAMBU KITA.

About Mastok

Penampakannya mengingatkan para sahabatnya akan Panji Tengkorak yang berkelana ke seluruh dunia persilatan. Mastok berkelana dengan menggembol buntelannya yang lusuh...eits...jangan salah, dalam buntelannya tersemat segala gadget canggih terakhir: iPad, laptop mutakhir, koneksi wireless, smartphone model terakhir. Bertelanjang kaki ke mana pun melangkah menunjukkan tekadnya yang membara untuk back to nature, kembali merengkuh Mother Earth.

My Facebook Arsip Artikel

12 Comments to "Tabungan Hijau Hutan Bambu (5)"

  1. mastok  21 January, 2018 at 19:30

    pak Aswin siap pak sy juga masih belajar skr sy masih di hutan sekitar gunung kidul jogjakarta

  2. aswin  18 January, 2018 at 06:00

    Saya tengah mengembangkan kendaraan rel berbasis bambu, apakah bisa belajar tentang bambu kepada anda?

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.