Mudik 2012 (5): Tanah Lot dan Tari Kecak di Uluwatu

Djoko Paisan – Mainz, Jerman

 

Hallo anda semua di BalTyRa…..Salam jumpa dengan oret-oretan Dj.

Dj. harap, anda ada sehat semuanya daaaaaannnn…..Untuk melanjutkan oret-oretan minggu lalu…Setelah dari Pulau Penyu, maka kami menuju ke Tanah Lot. Maka kami sedikit banyak melalui perawahan yang sangat indah.

Ini photo Dj. ambil dari dalam mobil.

Jujur Dj. sedikit kaget, saat sopir berkata, kami sudah sampai…Seingat Dj., Tanak Lot yang pernah kami kunjungi sedikit lain. Sekarang ada Patung penari.

Ada Gapura yang juga sangat indah.

Setelah melihat laut, baru kami yakin, kalau kami sudah ada di dekat Tanah Lot.

Setelah sampai di tempat tujuan, maka Susi sedikit istirahat.

Dan inilah keindahan alam (Tanah Lot) yang kami kenal.

Dari Tanah Lot, kami menuju ke Uluwatu untuk menyaksikan kecak.

Dari tempat kami berdiri, kami bisa melihat tempat dimana akan diadakan pertunjukan tarian Kecak. Di sana sudah berkumpul banyak penonton yang ingin menyaksikan nya, diatas tebing yang sangat indah, dengan öatar belakan laut.

Setelah membeli ticket masuk, maka kami masih harus sedikit berjalan lagi, ke tempat pertunjukan. Puji TUHAN…!!! Kami sampai di tempat dan mendapat tempat yang cukup baik.

Dari tempat kami duduk, kami bisa menyaksikan matahari terbenam…

Setelah matahari terbenam, maka mulailah dengan dinyalakan api di tengah-tengah arena.

Selamat menikmati jepretan Dj. tentang tarian kecak. Namun mohon dimaafkan, karena sibuk ambil photo, maka Dj. malah tidak mengikuti jalan ceritanya… hahahahaha….!!! Mudaah-mudahan jepretan Dj. bisa sedikit menambah rasa kangen anda untuk berlibur ke Bali.

Hanoman yang lucu, dia naik ke tempat penonton dan mencari kutu di rambut salah satu penonton. Maka terdengarlah seruah tawa dari banyak penonton.

Tarian “kecak” yang kami tonton kali ini, tidaklah sama dengan kecak yang pernah kami tonton, sekitar 20 tahun yang lalu. Tidak ada lagi yang dulu terkenal dengan memakai keris dan setiap penari menusukkan ke dadanya sendiri. Tapi kali ini, malah ada badutnya yang berusaha membuat semua penonton tertawa.

Okay, setelah dari Uluwatu, maka kamipun cari makan malam dan setelah cape, maka kami pulang ke hotel dan beristirahat… Soal makan malam, sudah Dj. ceritakan di oret-oretan minggu yang lalu.  Dj. harap, oret-oretan di atas, boleh sedikit menghibur anda. Bila ada kata-kata yang kurang berkenan, mohon dimaafkan ya.

Terimakasih kepada pengasuh BalTyRa, yang selalu berbaik hati kepada Dj. Dan terimakasih kepada anda semua yang selalu menantikan hari Selasa dan dengan setia meninggalkan komentar yang indah-indah.

Untuk oret-oretan yang akan datang, tanggal. 25 Juli, kami hanya bermalas-malasan di kolam renang dan jalan-jalan di pantai, ke arah utara dan Dj. ingin naik Parasut yang ditarik oleh Boat. Melihat jenggot Dj. yang sudah putih, hampir saja tidak dikasi ijin. Harus bayar asuransi, juga Susi mengingatkan Dj. apa jantungmu kuat…???

Karena ada orang Jepang yang anaknya juga ingin naik dan bertanya kepada Susi, suamimu umur berapa. Susi jawab, 60 tahun. Si orang Jepang hanya angkat jempol, tapi juga geleng kepala…. hahahahahahaa….!!! Tapi Dj. nekat dan ini persiapan untuk ditarik dengan Boat.

Kiranya kebaikan anda semua, diingat oleh TUHAN. Sehingga tidak terhalang semua Berkat dan Kasih yang akan anda terima.

 

Salam manis dari kami di Mainz.

Dj. 813

About Djoko Paisan

Berasal dari Semarang. Sejak muda merantau ke mana-mana, Bandung dan Sulawesi dirambahnya. Benua Eropa adalah tempatnya berlabuh setelah bertemu dengan pendampingnya di Jerman. Dikaruniai 2 putra dan 1 putri, serta 3 cucu. Keluarga besar Paisan bergaung ke dunia melalui BALTYRA.

My Facebook Arsip Artikel Website

77 Comments to "Mudik 2012 (5): Tanah Lot dan Tari Kecak di Uluwatu"

  1. Dj.  19 September, 2012 at 01:28

    Hebat yu….
    Jam 5:15 sudah selesai Jogging, lha molai jam berapa…???
    Jam-jam tersebut, kan sedang enak-enaknya ngorok yu….
    Dulu saat kecil, juga senang bersama anak-anak di kampoeng, jam 4:00 pagi sudah lari-lari sekitar 1 jam an.
    Pualng langsung mandi dan beli bolang-baling, tau kan yu, apa itu boleng-baling…???
    Hhhhhmmmm… dulu saat kecil suka sekali.
    tapi kemarin di semarang dibawain oleh kaka, tapi tidak seenak dulu… hahahahahaha…!!!

  2. Lani  19 September, 2012 at 00:48

    MAS DJ : jogging wes rampung sejak jam 5:15 pagi………kmd mak-bresssssssss…………udan deres, udara jg segerrrrrrrr…………sekrg hujan nya udah mandeg mas…….langit msh agak kelabu…….tp dipuncak gunung sdh keliatan semburat sang surya

  3. Dj.  18 September, 2012 at 23:34

    Koh ODB…
    Kamsia ya…. sudah dibikin umur 20 tahun, hahahahaha…!!!
    Salam Sejatera dari Mainz

  4. Orlando Daytona Beach  18 September, 2012 at 19:41

    Mas Djoko ,komen ini buat Frau Susi tolong dibisikin yaa;Life begin at 40,jadi Mas Djoko baru 20 thn,komen atas pertanyaan si orang Jepang:suamimu umur berapa?Salam buat keluarga dari :yg masih betah di Betawi

  5. Dj.  17 September, 2012 at 02:57

    Selamat Malam dari Mainz, atau pagi di Kona kan yu….
    Benar, kalau tidak salah ingat, itu tradisi di Russia jaman dulu.
    Entah sekarang masih begitu atau tidak.

    Untuk nomer 69 memang disediakan untuk mbak DA.
    Hahahahahahahaha…..!!!
    Selamat berjogging ria ya yu…..

  6. Lani  17 September, 2012 at 02:10

    MAS DJ : jd itu mith dr Russia? aku kira dr Indonesia…….

    DA : mas DJ sayang sama dirimu tuh disisakan no 69……….hayo meh ngado opo hehehe

  7. Dj.  16 September, 2012 at 23:39

    Mbak DA…
    Dj. sudah sisakan ini nomer 69 memang sepecial untuk mbak DA.
    Hahahahahahaha…!!!

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *