Tragedi Dingklik di Asmara Senja

EA. Inakawa

 

Gadis manis tetangga sebelah “Berdarah Biru”

Anak bangsawan Radja Melayu Pangkalan Susu

Auranya angkuh & tidak bersahaja

Memandangnya tak berkedip ….. tak jemu

Cantiknya luar biasa

Bagaikan titisan Dewi Supraba dari Mahabharata

Mimpipun takut awak ingin memilikinya

Apa daya…..hanya bisa memandangnya dengan sebelah mata

 

Gadis manis tetangga sebelah “Berdarah Biru”

Tingginya aduhai

Sempurna besar dengan bidang bahunya….bening berkaca

Menatapnya takut takut sedap & ngeri…..

Takut kualat awak dengan Paduka Radja Melayu Pangkalan Susu

Maklumlah awak hanya lelaki biasa dari kumpulan rakyat jelata

 

Gadis manis tetangga sebelah “Berdarah Biru”

Aku hanya bisa melamunkanmu dalam sendu……terpisah jarak

Bagai merindu buluh perindu

Setiap Minggu pagi aku menunggumu

Dari balik kisi kisi jendela kamar ini

A  K  U ……….

Dengan setia menikmati betis beningmu……..

 

Sedetik…..sesaat bergeming

Jeritanmu indah menari di telingaku,

Sebegitunya……

Tersontak aku berlari melompati dinding jendela

Duh gusti…..memandangmu tersimpuh, terenyuh aku

Dingklik kayu TUA pusaka leluhurmu patah tak mampu menahan bobotmu

Betismu berdarah…..anehnya kau biarkan aku menolongmu

Membersihkan luka itu…..gemetar aku menyentuhmu

Betis itu begitu sempurna Tuhan mengukirmu

Gadis manis tetangga sebelah “Berdarah Biru”

Anak bangsawan Radja Melayu Pangkalan Susu

Tersenyum manis dalam pelukanku, di senja asmara tadi

Tepat di atas bulan sempurna lima belas tersipu malu

Terima kasih Gusti…..

Tragedi dingklik patah pusaka Radja Melayu mempertemukanku

Cintaku berlabuh di sini…….

 

 

Salam Setepak Sirih Sejuta Pesan : EA.Inakawa – Kinshasa

(Dipersembahkan atas permintaan rekan senior Kang Anoew)

 

17 Comments to "Tragedi Dingklik di Asmara Senja"

  1. Bagong Julianto  25 September, 2012 at 13:11

    Romantisme betis berdarah di dingklik patah….
    Nggak sampai akibatkan semangat lari malam…..
    Ngeri-ngeri sedap awak membayangkannya….

  2. Bagong Julianto  25 September, 2012 at 13:10

    Romantisme betis berdarah di dingklik batah….
    Nggak sampai akibatkan semangat lari malam…..
    Ngeri-ngeri sedap awak membayangkannya….

  3. Lani  24 September, 2012 at 22:43

    12 DA : kurang siji dunk……ndak cm buat mbalang dan buat menyeimbangkan saja………tp buat KB! hahaha……….lengkap to????

  4. Lani  24 September, 2012 at 22:42

    11 KANG ANUUUUU : betooooool banget en se77777……ingat DINGKLIK ingat sama KANG JOSH………..krn sejarah dingklik ada ditangannya……….wakakakak

  5. HennieTriana Oberst  24 September, 2012 at 22:17

    inakawa, ternyata pesanan Anoew puisinya

    Anoew, kapan-kapan main ke Pangkalan Susu ya.

  6. Dewi Aichi  24 September, 2012 at 21:12

    Kalau ini dingklik merk baltyra….multi fungsi…bisa membantu yang pendek biar seimbang, bisa juga membantu para ibu ibu buat mbalang suaminya ha ha..

  7. anoew  24 September, 2012 at 21:09

    Ayla, Dewi, Lani:
    Sebenarnya aku rikuwes ini kan buat me-refresh Buto.

    Dulu di tivi ada iklan pemasak beras / rice cooker dengan merk terkenal. Naaaaah kata-kata si bintang iklan itu yang mengingatkanku.

    Ingat Beras, Ingat C*smos. Ingat Dingklik, Ingat Kang Josh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.