Tidak Ada Rahasia (366 Reflections of Life)

Fikrul Akbar Alamsyah

 

Dalam sebuah wawancara, Eddie Lembong menyatakan suau hal yang penting tentang keberhasilan. Ia adalah seorang pemimpin Perhimpunan INTI (Indonesia-Tionghoa) yang terbilang sukses secara finansial. “Rahasia dagang itu tidak ada… Karena ada jarak, dan kami (orang Tionghoa) dianggap makmur, mereka (orang pribumi) menganggap kami memiliki rahasia yang kami sembunyikan. Nanti, kalau mayarakat bisa belajar, mereka akan kaget sendiri, sebab kami memang tidak memiliki rahasia apa-apa.”

Saya sepakat dengan apa yang dinyatakan oleh Eddie Lembong. Tidak ada rahasia (khusus) dalam mencapai suatu keberhasilan. Kita menuai apa yang kita tabur. Kesialan menjadi bahan refleksi. Kegagalan menjadi batu loncatan. Dan, seterusnya. Kita sudah sering mendengarnya.

Sesungguhnya, yang menjadi akar masalah adalah fakta bahwa kita kerap berpikir ras lain lebih hebat ketimbang kita. Bukan hanya orang Tionghoa, orang Eropa, Amerika, Arab, atau orang asing lainnya – yang berbeda degan kita – cenderung kita anggap lebih bermarabat, lebih berbudaya, lebih berhasil, dan sederet “lebih” lainnya-sedangkan kita berada di belakang, bahkan jauh di belakang mereka.

Mentalitas ini perlu diubah, Kita yang selama ini berkubang dalam lumpur kesialan, iri terhadap kelebihan orang lain, dan mengasihani diri sendiri, perlu bangkit dengan cara pandang yang konstruktif dalam menapaki hidup. Percayalah, “Semua impian dapat kita wujudkan jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya,” ujar Walt Disney.

***

“Kebahagiaan datang jika kita berhenti mengeluh tentang beragam kesulitan yang kita hadapi, dan mengucapkan terima kasih atas bergam kesulitan yang tidak kita alami.”

-Anonim

 

11 Comments to "Tidak Ada Rahasia (366 Reflections of Life)"

  1. Fikrul  7 October, 2012 at 21:37

    Pak anoew : Iya pak, sekarang ini orang sering sibuk dengan apa yang seharusnya bukan urusannya dan melupakan tugas utamanya.
    Pak Dj : Setuju Pak, rumput tetangga selalu tampak lebih hijau tetapi yang lebih hijau belum tentu lebih baik untuk kita
    Mbak Dewi Aichi : Berusaha dengan baik & bermanfaat utk semua mbak
    Pak J C : Iya Pak, hal2 spt itu sdh tidak layak dilestarikan.
    Pak AH : Weleh…weleh.. apalgi itu..
    Pak Bagong : Wah, oke sekali itu statemennya pak. “Nggak ada rahasia, justru itulah rahasia (umumnya)”…
    Bu Alvina : “Cincai, Cengli dan Coan” Semboyan 3C yang layak untuk dilestarikan Bu

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.