Kondangan Peranakan Tionghoa 2012

ASPERTINA (Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia)

 

Tak terasa Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia berumur satu tahun. Setahun yang lalu, 28 Oktober 2011 ASPERTINA berdiri, perayaan syukurannya pernah ditayangkan di: http://baltyra.com/2011/11/07/asosiasi-peranakan-tionghoa-indonesia/. Dalam rangka perayaan ulangtahun pertamanya, ASPERTINA mengadakan acara yang disebut Kondangan Peranakan Tionghoa, yang sedianya akan diselenggarakan di Hotel Mulia pada tanggal 08 November 2012, pukul 18:30.

Acara ini adalah acara yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia, dengan semangat cultural fashion show dengan thema utama busana khas Peranakan Tionghoa yang rencananya akan diadakan setiap tahun. Dalam acara ini diharapkan para pecinta dan penggiat budaya Peranakan Tionghoa akan berkumpul, mulai dari perancang busana, pembuat kebaya, pengusaha dan perajin batik pesisir, budayawan, ahli sejarah dan tidak ketinggalan para akademisi.

Gelar busana Peranakan Tionghoa ini pada dasarnya terbagi menjadi dua. Pertama yaitu gelar busana dari para perancang nasional terkemuka: Ghea Panggabean, Musa Widyatmodjo, Susi Luçon yang akan menampilkan rancangan busana prosesi pengantin Peranakan Tionghoa.

Sedangkan Deden Siswanto, Rudy Chandra, Jeanny Ang dan Hian Tjen akan membawakan rancangan busana dengan sentuhan Peranakan Tionghoa.

Dan yang kedua adalah gelar busana Peranakan dari para tamu yang hadir. Para tamu yang hadir jelas akan lebih memberikan nuansa yang lebih kaya karena kreasi dan imajinasi masing-masing akan mengenakan busana apa. Tentu saja diharapkan para tamu pria akan mengenakan busana terbaiknya – kemungkinan besar adalah batik corak Peranakan yang lazim disebut juga batik pesisir, sementara para tamu wanita akan berkebaya encim dengan segala macam modifikasi, variasi dan kreasinya.

Setiap tamu yang hadir akan diabadikan secara khusus dan didokumentasikan ke dalam buku yang khusus dicetak kira-kira tiga bulan setelah acara ini dan ke depannya akan menjadi buku kegiatan rutin tahunan.

Yang namanya acara perayaan ulangtahun, tentu tak ketinggalan adalah sajian makanannya. Kali ini chef terbaik Hotel Mulia akan menyajikan masakan yang belum pernah tersaji sebelumnya. Andalan utamanya adalah Sup Hipio yang disajikan semirip mungkin dengan citarasa asli yang bisa dibilang sudah ‘hampir punah’ karena hidangan ini sudah sangat jarang dijumpai di restoran-restoran Jakarta. Tak ketinggalan kudapan pencuci mulut kue-kue Peranakan akan memanjakan lidah para tamu.

Tak lupa telinga para tamu akan dimanjakan dengan berbagai lagu dari gambang kromong yang merupakan wujud nyata akulturasi budaya antara budaya Tionghoa dan budaya setempat.

Diperkirakan akan hadir 500 tamu dari berbagai kota di Indonesia, bahkan dari beberapa negara. Kegiatan tahunan ini diharapkan akan semakin populer setiap tahunnya, untuk mempromosikan dan melestarikan budaya Peranakan Tionghoa.

Pada tanggal 31 Oktober nanti akan diadakan press conference di rumah makan Meradelima, untuk memperkenalkan acara ini. Akan hadir para desainer dan para tokoh budaya Peranakan Tionghoa sebagai nara sumber. Berbagai media nasional akan diundang untuk meliput acara ini.

ASPERTINA mengadakan acara ini sebagai bagian dari perayaan ulang tahunnya yang pertama. Agenda kegiatan selanjutnya akan diadakan di bulan Januari 2013 sebelum Imlek.

 

 

About J C

I'm just another ordinary writer. Seorang penulis lepas dengan ketertarikan bidang: budaya, diversity, fotografi, ekonomi dan politik.

Arsip Artikel Website

15 Comments to "Kondangan Peranakan Tionghoa 2012"

  1. Alvina VB  2 November, 2012 at 02:30

    JC: Thank you dah sharing ttg Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia di sini….ditunggu reportase pas hari Hnya (kl hadir di sana nantinya/ jadi panitia juga?)

  2. Nur Mberok  1 November, 2012 at 16:17

    Salam buat nulis artikel ini ya…..
    wkwkwk

  3. J C  1 November, 2012 at 12:26

    Pak Hand, salam jelas pasti disampaikan…

    Nev, laaaahhh…

  4. nevergiveupyo  1 November, 2012 at 12:09

    nitip oleh2 yang bening2 ya suhu josh…

    dangke banya2 lai…

  5. Handoko Widagdo  1 November, 2012 at 10:58

    Titip salam untuk para anggota Aspertina. Semoga Aspertina menjadi semakin berguna bagi Nusantara.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.