Balada si Butet: Hidup Penuh Tanda Tanya

Risma Purnama Aruan

 

Akhirnya Butet menyerah juga dengan rongrongan pertanyaan yang selalu menghujaninya. Kapan nikah? Di usianya yang sudah lewat  batas menikah pada umumnya, akhirnya Butet menerima perjodohan dengan si pariban yang sudah menyandang status duda, ditinggal pergi istrinya!  Bang Tagor menjadi pilihan Butet dengan pertimbangan, dia sudah mapan secara finansial artinya aku ga usah berlelah lelah lagi bekerja, pikir Butet.  Bang Tagor juga sudah memiliki putra dan putri, artinya aku tak lagi disibukkan melahirkan dan mengurus bayi. Merekalah yang akan jadi anak-anakku.

Putra putri bang Tagor sudah beranjak dewasa sebentar lagi akan selesai kuliah, mereka akan bekerja. Artinya aku bisa menikmati hidup dengan Bang Tagor di usianya yang menjelang pensiun. Hmmm, baiklah kuterima saja pinangannya. Lagi pula kami masih keluarga dekat, artinya dia takkan mungkin berani macam macam padaku apalagi sampai KDRT! Soal kepergian istri Bang Tagor, itu karena mereka tak sepaham lagi di dalam rumah tangganya. Oh, rupanya bisa begitu, pikir Butet lagi.

Setahun pernikahan mereka, Butet dan Tagor hidup bahagia dan harmonis, sedikit cinta yang mereka miliki mampu bertahan untuk terus menjalankan biduk rumahtangga. Sampai suatu ketika pertanyaan kerabat keluarga muncul lagi. “Tet, kapan kau punya anak sebagai pengikat hubunganmu dengan suamimu?” Butetpun mulai gelisah lagi, setiap pesta adat dan pertemuan keluarga, pertanyaan itu selalu muncul.  Meskipun suaminya tak memaksanya untuk  melahirkan anak. Luluh juga hati Butet karena kebaikan Bang Tagor kepadanya. Tahun kedua mereka di karunia seorang  putri, si butet junior.

Si Butet junior tumbuh sehat dan dan sedang lucu lucunya dan membawa kebahagiaan di dalam keluarga  Butet dan Tagor. Rasa lelah terasa hilang begitu melihat buah hati mereka. Tapi rupanya kebahagian Butet belum sempurna di mata keluarga dan kerabatnya. Pertanyaan baru muncul lagi “ Tet, kau itu kan halak hita, apa kau tak memikirkan punya anak laki sebagai penerus marga suamimu dari pernikahan kalian?” …Gubrakkk…apalagi ini , hati Butet menjerit! Kenapa pertanyaan ini ga habis habisnya? Butet pun tak kuasa menahan desakan ini.  Setahun kemudian lahirlah si Ucok…wajahnya imut dan tampan. Butet sangat bahagia….sambil menimang si Ucok…si Butet berbisik “ nak cepatlah kau besar, sebelum mereka bertanya lagi…kapan punya mantu, kapan punya cucu…..?

Pertanyaan yang menghantui pikiran Butet membuatnya kelelahan sampai akhirnya tertidur. Dalam tidurnya di bermimpi ketemu Lady Gaga….Kapan Lady Gaga datang, aku mau ikut dia aja ke Amrik…si Butet ngigooo….xixixixixixi…

 

7 Comments to "Balada si Butet: Hidup Penuh Tanda Tanya"

  1. Rismapurnamaa  10 January, 2013 at 10:58

    JADI KAPAN KITA KOPDAR? ama lady gaga? qiqiqiqiqiqiqiqi

  2. Nuchan  22 November, 2012 at 22:17

    Dalam tidurnya di bermimpi ketemu Lady Gaga….Kapan Lady Gaga datang, aku mau ikut dia aja ke Amrik…si Butet ngigooo….xixixixixixi…

    Hahahaha ngakak baca yg paling akhir hahaha
    Mimpi Lady Gaga? Butet suka Lady Gaga?

    Saya juga suka Lady Gaga dan lagunya hahaha:
    Saya suka lagu ini Mba Risma

    Born this way

    I’m beautiful in my way
    ‘Cause God makes no mistakes
    I’m on the right track, baby
    I was born this way
    Don’t hide yourself in regret
    Just love yourself and you’re set
    I’m on the right track, baby
    I was born this way

    Salam-Nuchan

  3. matahari  22 November, 2012 at 17:26

    Aneh memang runtutan pertanyaan orang orang di Indonesia..semua diurusin yang bukan urusannya dan tidak perduli orang lain tersinggung dengan kata katanya ……..yang penting…batinnya terpuaskan telah membuat yang ditanya jengah dan tertekan……mulai dari pernikahan…gelar akademis sang calon…pekerjaan suami…usia suami berapa…udah pernah nikah atau belum…pernikahannya di hotel mana…ngundang berapa orang..pakai EO apa…baju pengantin pesan dimana…bahan apa…harga berapa….sesudah nikah tinggal dimana?apa sudah ada rumah?type berapa?di complex gak? Complex lumayan jauh dari pusat kota..apa ada 2 mobil …satu buatmu dan satu buat suamimu? Suamimu pakai mobil apa? Masya sudah 5 tahun tidak ganti mobil?apa tidak bosan dengan mobil yang sama terus?Anakmu sudah kuliah…apa gak minat belikan mobil?
    Karena itu saya kalau pulang ke Indonesia….sangat bersyukur kalau tidak berjumpa kenalan kenalan lama…semua hotels dimana saya dan keluarga tinggal hanya keluarga saya yang boleh tahu…dan di reception hotel saya minta NO INFO…liburan jadi tenang….saya sempat beberapa kali pulang ke Indonesia dan bertemu dengan kenalan kenalan lama dan segala topic pembicaraan mereka hanya mengenai harta…dan harta berlomba pamer harta dan harga harga barang mereka..…mereka wanita wanita dari kalangan the have…suami2 mereka punya jabatan “empuk”sepanjang pembicaraan mereka….saya malah focus ke mulut mereka….cakep cakep tapi tidak rawat gigi……kalau mereka bicara sangat tidak enak dipandang mata….pasti nafasnya bau……makan sangat jorok…suara sendok dimulut mereka membuat saya hilang selera makan…gerakan mulut lebih banyak mencibir …mengejek orang orang yang juga saya kenal dimasa lalu…

  4. J C  22 November, 2012 at 16:17

    Hahahaha…bener, bener PamPam…

    Ada lagi pertanyaan (urut waktu masih sekolah sampai tua):

    Sekolah mana —> uang masuk berapa —> sebulan bayar berapa —> ranking berapa —> ambil IPA/IPS —> kuliah mana —> uang masuk berapa —> (setelah lulus) kerja di mana —> posisi apa —> gajinya berapa —> beli rumah di mana —> luas tanah/bangunan berapa —> harga rumah berapa —> anaknya sekolah mana —> liburan ke mana…dst…dst…

  5. Linda Cheang  22 November, 2012 at 15:49

    eh, yang bener Jobi Joba, deh

    (mirip 1 judul lagunya Gyosy King)

  6. Linda Cheang  22 November, 2012 at 15:47

    hehehe, aku senasib sama Butet tapi aku lebih beruntung dari Butet, sampai kini masih jojoba, hahahaha….

  7. [email protected]  22 November, 2012 at 11:45

    hahahaha….

    pertanyaan yang gak pernah berhenti….

    kapan pacaran —> kapan nikah —-> kapan punya anak —> kapan punya anak ke 2 —> kapan anaknya sekolah —-> kapan lulusnya —> kapan mantu —-> kapan punya cucu….

    barulah pertanyaan2 itu berhenti…. karena :-
    1. yang bertanya udah mati….
    2. yang ditanya udah mati….
    atau…
    3. dua-duanya sudah pikun….

    BERES!!!!….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.