Manusia Purba atau Si Adam yang Tamasya ke Mal?

Iwan Satyanegara Kamah – Jakarta

 

PAMERAN manusia purba asal Sangiran di lima kota besar di Jawa dan Bali dari 14 November hingga 16 Desember 2012 banyak mengundang antusias manusia modern untuk melihat dan juga menganggu keyakinan agama mereka atas kejayaan ilmu pengetahuan. Gangguan itu berawal dari keberadaan asal usul manusia yang sangat berbeda antara ilmu pengetahuan dan agama. Lalu siapa nenek moyang kita? Manusia purba atau si Adam?

 

110 Comments to "Manusia Purba atau Si Adam yang Tamasya ke Mal?"

  1. IWAN SATYANEGARA KAMAH  5 December, 2012 at 11:48

    Hi, mBak Kornelya, memang Buto keturunan Sangiran. Jelas dari fisik tingginya. Confirm.

  2. Kornelya  4 December, 2012 at 06:24

    Buto, keturunan manusia Purba dari Sangiran, aku karena pendek keturunan Obit dari Ruteng. Terima kasih mas Iwan, informasinya. Kemarin dua kali aku pencet enter, komennya kabur. Mudah2an yg ini lolos. Salam.

  3. Nuchan  3 December, 2012 at 07:35

    105
    IWAN SATYANEGARA KAMAH Says:
    December 1st, 2012 at 23:38

    Mas Juwandi, oleh karena Kemuliaan Manusia Di atas segala-galanya, makanya sesama manusia tak perlu berkelahi untuk hal-hal yang tidak penting.
    Hanya itu.

    Met pagi Mas ISK!
    Lalu ukuran dan takaran hal-hal yg penting itu apa Mas? hahahaha :
    Ciyus, tidak bermaksud menimbulkan polemik baru hahaha

    Met beraktivitas yah…

    Nuchan

  4. IWAN SATYANEGARA KAMAH  3 December, 2012 at 06:32

    Mas Juwandi, org modern, org gila.

  5. juwandi ahmad  1 December, 2012 at 23:52

    yappp…! dalam takaran tertentu, orang yang suka berkelahi otaknya tinggal separuh, dan itupun tak lagi berpungsi dengan baik he he he

  6. IWAN SATYANEGARA KAMAH  1 December, 2012 at 23:38

    Mas Juwandi, oleh karena Kemuliaan Manusia Di atas segala-galanya, makanya sesama manusia tak perlu berkelahi untuk hal-hal yang tidak penting.

    Hanya itu.

  7. juwandi ahmad  1 December, 2012 at 23:34

    Yap..! Qolu subhanaka la ‘ilma lana illa ma ‘allamtana. Maha Suci Engkau, tiada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; Begitulah seru malaikat, ketika meliahat cerdasnya Adam.

  8. IWAN SATYANEGARA KAMAH  1 December, 2012 at 23:27

    Benar. Misterius.

    Makanya saya orang yang berpijak dari taori Kemuliaan Manusia. Manusia adalah segala-gala di jagat raya.

  9. IWAN SATYANEGARA KAMAH  1 December, 2012 at 23:26

    Untuk sejauh ini, saya percaya Adam menurunkan manusia modern, termasuk saya. Tidak terpikirkan meski dalam hal apapun manusia keturunan kera. Ilmj pengetahuan akan menjawab semua misteri ini.

    Iqra. Bacalah.

  10. juwandi ahmad  1 December, 2012 at 23:25

    iya mas Iwan, manusia sungguh misterius, dan disitulah menariknya.

Terima kasih sudah membaca. Silakan tinggalkan komentar.

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.